
"Ini rat ibu terkesima dengan kemampuan kamu dalam fight tadi hehe padahal baru naik sabuk kuning loh tapi bisa melawan beladiri silat, itu sesuatu yang luar biasa nak" ucap bu Astari.
"Ah sabem bisa aja hehe" jawab Ratu tersipu malu.
"Begini rat, ibu mau daftarkan kamu ke kejuaraan Taekwondo yang di adakan oleh Transm*rt di Jakarta Timur sana. kamu mau kan ikut seperti yang lainnya untuk mewakili sekolah?" pinta bu Astari tersenyum manis.
Ratu yang mendengar itu sangat terkejut dan senang bukan main.
"Serius bem? tapi kan saya baru kemarin naik ke sabuk kuning bem?" ucap Ratu dalam bahagianya nampak terpancar diwajah manisnya.
"Nanti akan di tandingkan dengan sabuk kuning juga kok rat kamu tenang aja ya? kamu mau ya oke?" pinta bu Astari yang begitu mengharapkan kontribusi Ratu dalam kejuaraan itu.
Ratu melirik ke arah Ferdi dan dibalas lah senyum manis oleh kakak kelasnya itu.
"Berangkat lah..harum kan nama Destroy di kejuaraan itu. buktikan bahwa Destroy tak pernah kalah." ucap Ferdi dengan bangga dan menyodorkan tangan nya mengajak Ratu salaman ala Destroy.
Ratu pun membalas salaman kebanggaan itu dan menyetujui dirinya akan diikut sertakan dalam kejuaraan tingkat Smk se-Jakarta.
"Iya bem..saya bersedia mengikuti kejuaraan itu hehe." balas Ratu.
"Baik lah Ratu kejuaraan itu kan akan berlangsung seminggu lagi, jadi selama seminggu kedepan kamu harus latihan dilapangan sama yang lainnya ya hehe di pimpin sama kak Roy dan senior lainnya juga nanti" jelas bu Astari.
"Tapi bem, saya ingin belajar bareng eskul taekwondonya tiga hari saja ya?" pinta Ratu pada bu Astari.
"Lah kenapa?" tanya bu Astari dengan mimik wajah keheranan.
"Karena sisa waktunya saya mau belajar sama kak Ferdi aja hehe" jelas Ratu.
Tentu bu Astari agak kesal dan tak terima mendengar permintaan Ratu, apa maksudnya taekwondo dan silat belajar bareng yang sudah jelas dari gerakan maupun peraturannya berbeda jauh.
"Loh kok begitu Rat, gerakan taekwondo dan silatkan berbeda sayang apa yang kamu pelajari dari Ferdi hm?" tanya bu Astari pada Ratu berniat memojokkan keinginannya.
"Saya belajar arti kekuatan tanpa kelemahan sama kak Ferdi bem" ucap Ratu.
"Baiklah terserah kamu deh, yaudah nanti pulang kamu ke ruangan saya dulu untuk mengambil formulir dan surat ijin untuk orang tua mu ya." balas bu Astari yang langsung beranjak dari situ.
"Siap bu..hehe" tawa Ratu.
"Kak Ferdi mau kan ajarin adekku yang pesek ini latihan?" pinta Ratu dengan manja ke Ferdi.
"Mau lah..kalo ga mau nyawa gw terancam sama Adam hah wkwkw" balas Ferdi sambil beranjak ke Uks.
"Dah cepet sana ke ruangan bu Astari, gw tunggu Uks ya" jelas Ferdi.
Ratu pun berlari ke arah ruangan bu Astari untuk mengambil formulir itu.
Hingga singkat waktu malam pun tiba, di tengah hangat nya makan malam Ratu perlahan mencoba meminta izin pada kedua orang tuanya untuk mengikuti kejuaraan taekwondo. tapi untungnya, kedua orang tuanya tak keberatan walau sejujurnya mereka khawatir sama Ratu jika berangkat sendiri kesana ditambah momy dan papahnya pun tak bisa menyaksikan anak nya bertanding karena kesibukan mereka.
__ADS_1
"Si abang ga bisa anter kamu neng?" tanya bu Nisa pada anak nya.
"Ketemu aja belum mah apalagi minta anter, kan abang masih ikut lomba" jelas Ratu.
"Yaudah kamu hati-hati ya sayang jaga kesehatan pokoknya, nanti kamu di dampingi siapa aja disana?" ucap bu Nisa.
"Guru pelatih aku, para sabem dan kak Ferdi kali mah" ucap Ratu sambil menghitung menggunakan jari.
"Oh yaudah sebelum nya momy dan papah minta maaf ya jika ga bisa dampingi Ratu ke kejuaraan itu" jelas bu Nisa sambil mengusap pucuk kepala anak sulungnya itu.
"Iya mah ga apa-apa kok, mom restui dan doain Ratu aja itu dah buat Ratu semangat, makasih ya mom, pah" balas Ratu dengan berpura-pura tegar.
"Teteh pulang arus bawa mendali ya hehe?" ucap Nila ikut menyemangati kakak perempuannya itu.
"Iya dek, doain ya hehe" balas Ratu begitu bahagia.
...****************...
Keesokan hari nya saat jam istirahat di sekolah, Ferdi dan Ratu jajan bakso dikantin dan makan berdua bak sepasang kekasih yang sedang kencan.
"Eh rat, nanti lu eskul dulu dong ya latihan kan buat minggu depan?" tanya Ferdi membuka obrolan sambil menyeruput kuah bakso yang cukup membuat matanya merem melek.
"Iya kak hehe...lu pulang duluan aja ya?" balas Ratu.
"Iya siap hehe hati-hati inget" sambung Ferdi.
Tak berselang lama ditengah obrolan mereka, Roy mendatangin keduanya tanpa anak buah nya sama sekali. duduk di samping Ratu dan menjabat tangan Ferdi.
"Apa kabar fer sehat ya? leher masih aman setelah kemaren di fitting Ratu hehe" canda Roy sok asik dengan anggota Destroy itu.
"Ya sehat alhamdulilah" sambil membuang muka Ferdi menjawab singkat.
"Ratu nanti lu eskul ya sama gw, kita latihan berbagai jurus dari sabuk hijau strip biru akan gw ajarkan ke lu sebagai junior spesial gw ya ga haha" jelas Roy depan Ferdi dengan sombongnya.
"He'em iya ya kak" ucap Ratu dengan ngelengos.
"Sip deh haha, yaudah ini bakso lu sama Ferdi biar gw yang bayar ya hehe" ucap Roy yang langsung beranjak untuk membayar makanan Ratu dan Ferdi.
Tentu itu menaruh rasa curiga ada apa di balik kebaikan Roy. tapi Ferdi tak mau mengambil pusing masalah itu dan ingin selalu fokus untuk mempersiapkan adik kelasnya yang seminggu lagi akan menuju kejuaraan Taekwondo.
Waktu bergulir meng-gelonjongkan matahari ke ufuk barat, bel sekolah pun berbunyi membuat Ratu langsung bergegas menuju toilet dan berganti baju.
Setelah selesai berganti baju dia ke Uks sejenak untuk menemui Ferdi. dan meminta restu untuk latihan di eskul nya saat itu.
"Ya ampun Ratu kek sama siapa aja lu ah wkwkw ya latihan-latihan aja kali, kenapa izin sama gw hehe" jawab Ferdi dengan terharu mengetahui ternyata sosok dirinya penting bagi Ratu.
"Iya setidaknya kak haha Destroy tetap keluarga gw kan hehe" balas Ratu sambil tertawa.
__ADS_1
"Yaudah hati-hati sana latihan ya, kalau capek istirahat dulu dan inget jangan selalu ngincer 'Burung' senior lu kalo latihan wkwk" ngakak Ferdi begitu keras.
"Eh iya ya hahah ga lah itu mah kan khusus materi Destroy haha" ucap Ratu.
"Yaudah kak Ferdi hati-hati juga pulang nya jangan ngebut ya" sambung Ratu yang nampak makin dekat dengan Ferdi.
Mereka pun berpisah dan Ratu segera bergegas menuju lapangan untuk mengikuti latihan khusus kejuaraan yang pasti nya latihan kali ini lebih meluas jangkauan materi dan prakteknya.
Berbagai pembahasan bu Astari jelaskan dengan lisan dan menggunakan Roy sebagai media praktek nya.
"Jadi disini sabem akan mengajarkan beberapa teknik dasar pada Taekwondo diantaranya ada kuda-kuda, tendangan, pukulan, tangkisan dan sabetan atau biasa disebut juga tusukan." jelas bu Astari.
"Semua itu akan ibu kupas tuntas dalam 3 hari kedepan ya jadi ibu harap kalian memahami dengan betul setiap materi dan praktek yang saya ajarkan maupun bem Roy praktekan paham semua?" lanjut bu Astari.
"Paham bem" serentak menjawab bersamaan.
"Yang pertama adalah kuda-kuda fungsinya adalah untuk menjadi pondasi ketika melakukan penyerangan maupun pertahanan. Kuda-kuda yang baik juga akan menjadi kunci keseimbangan" ucap bu Astari.
"Kuda-kuda dalam taekwondo terbagi menjadi enam teknik, diantaranya ada Ap koobi, Ap seogi, Moa seogi, Dwit koobi, Joochoom seogi, dan Beom seogi." jelas bu Astari dengan serius.
"Roy silahkan praktekan semua teknik kuda-kuda itu satu persatu didepan junior mu" pinta bu Astari.
"Siap bem" jawab Roy serius.
Roy pun memperagakan semua teknik-teknik yang sebelumnya sudah di sebutkan oleh bu Astari tadi dengan gerak tubuh yang begitu lihai terbentuk.
Ratu memperhatikan dengan seksama setiap gerakan Roy bak merekam dengan kedua matanya, tanpa kedip Ratu benar-benar fokus.
"Ehm..paham-paham, berarti si kaki kiri itu ke depan, kaki kanan nyerong kebelakang ya" ucap batin Ratu berbicara menganalisa sendiri dalam otaknya.
"Nah lanjut untuk materi selanjut nya itu ada tendangan." ucap bu Astari melanjutkan penjelasannya.
Bersambung…
Yoi guys gimana-gimana nih hah?hah? masih penasaran kah akan seperti apa persiapan dan kematangan dari Ratu Permata Sari untuk mengikuti kejuaraan itu? sekeras apa sih latihan yang akan di berikan Destroy? apa kah akan sesuai prosedur teknik taekwondo atau melenceng ga jelas ngalor ngidul?
Entah lah hanya Sang Perindu yang nanti malam mau berangkat ketemu keluarga besar kekasihnya lah yang tau hehe, ini serius guys aku ijin sehari dua hari untuk tidak Update dulu ya hehe mau ada acara sama keluarga besar sang Kekasih hihi.
Tapi jangan risau, gelisah galau merana.. karena selama nunggu aku kembali up kalian bisa mampir ke karya yang berjudul 'Cinta Gadis Broken Home' yang menceritakan kisah pilu seorang gadis korban dari perceraian orang tuanya, hingga menjadikan nya pribadi yang kuat, dia seorang gadis namun seakan jiwanya itu lelaki nah kan dari pada penasaran coba ketik deh judul itu di kolom Search karya author Ar Ariska.
Selain itu ada kisah beberapa orang yang ketemu secara halu atau online dari sebuah grup chat guys, dari berbagai umur dan kalangan mereka membentuk sebuah pemikiran untuk menciptakan karya realistis yang dibumbui sedikit fiksi dalam sebuah novel.
Gimana tuh hasil cerita nya? dengan menyatukan berbagai usia dan bedanya pemikiran akan seperti apa hasil nya hehe? search aja novel berjudul 'The Story Of Rasar Family' karya Ar Ariska dan kalian ikuti ceritanya sendiri ya hehe, Itu dua novel favorit Rindu juga buat nyari-nyari inspirasi dikala gabut melanda.
...----------------...
Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca dilain waktu.
__ADS_1
Share juga boleh ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
...See you on the next episode......