
"Lah kamu mau kemana dek?" ucap Adam berdiri dengan panik menanyakan hal tersebut.
Next…
"Lah kak Adam ga tau emang?aku kan ikut eskul Taekwondo kak yaudah aku pamit dulu ya mau latihan, assalamualaikum". ucap Ratu dengan polos menghampiri Roy yang sebelumnya kita tahu bahwa Roy memang senior tertinggi di eskul Taekwondo itu sendiri.
Destroy dengan mata melotot saling menatap melirik satu sama lain penuh kekhawatiran setelah tahu bahwa junior nya mengikuti eskul yang sama dengan Roy Cs yang sering mengganggu Destroy selama ini.
"Haduh lay gimana ceritanya itu si Ratu ikut eskul yang sama seperti Roy haduh!" panik Dafa.
"Anj*r kacau kalau begitu mah dam, perlu kita keluarin dia dari Destroy kah?" ucap Axel lemas menepuk pundak Adam.
"Jangan xel, Destroy paling menentang melanggar hak anggotanya, jika memang Ratu suka dengan eskul itu kita ga bisa melarang dia, karena ini masalah kebebasan bre." ucap Adam menegaskan.
"Tapi dam kalo Ratu di apa-apain gimana?" Dafa khawatir.
"Gw bunuh si Roy" ucap Adam singkat sambil beranjak dengan penuh emosi di kepalan tangannya.
"Wih mau kemana dam? mau mantau si Roy kan?" Ferdi bertanya dengan wajah senang karena Adam ingin langsung bertindak.
Adam menoleh ke arah Ferdi kembali "Tidak kemana-mana, cuma mau kencing gw kebelet, mau ikut lu? hayu.." gumam Adam dengan singkat.
"Kaga lah suwe!, gw kira mau bertindak langsung any*ng haha" ucap Ferdi dengan nada kesalnya.
Axel sambung bicara mengingatkan Ferdi "Ya lu lagi ada ada aja, kek ga tau si Adam haha sejak kapan sih dia langsung bertindak. karena memang sedari dulu selalu penuh analisa haha".
"Iya juga ya haha lupa gw maaf maaf" balas Ferdi.
Akhirnya mereka berempat pun pulang tanpa menunggu Ratu kali ini.
Sesampainya di rumah, Adam perlahan menghampiri ibunya dan menceritakan bahwasanya dia kini sedang dekat dengan seorang wanita yang tak lain kita kenal adalah Ratu.
Mamah nya yang sedang adem hati pun tak melarangnya, hanya menasehatinya bahwa Adam tak di izinkan pacaran terlebih dahulu selama masih duduk di bangku sekolah apalagi belum bisa menghasilkan uang sendiri.
Adam yang mendengar itu tak membangkang sama sekali karena dia memahami betul apa yang dimaksud dari ucapan mamahnya tersebut.
"Makasih ya mah kalo aku dibolehin deket sama dia" ucap Adam senyum terharu karena akhirnya mamahnya bisa bersikap lembut dan memahami isi hati anaknya.
"Iya sama-sama tapi lain waktu ajak ke sini dong hehe mamah juga kan mau kenal sama calon mantu mamah hehe" canda mamah Adam.
"Iya mah nanti lagi atuh hehe kan aku baru kenal beberapa bulan, belum deket banget juga sama orang tuanya hehe" balas Adam tersipu malu.
"Yaudah asal jangan sampai engga kenalin ke mamah ya dan jangan sampai karena dia pelajaran sekolahmu terganggu oke" sambung mamahnya.
"Siap mah" balas Adam.
Di malam yang sunyi itu Adam asik terus bercerita dengan mamahnya tentang latar belakang Ratu.
Setelah puas berbincang dan waktu pun menunjukan pukul 22.00 wib. Adam merindukan sosok Ratu hingga membuatnya tak tahan ingin menelpon Ratu.
Malam-malam berlalu begitu indah karena Adam semakin dekat dengan Ratu, baik secara langsung saat bertemu disekolah, maupun di rumah walau sekedar chat ringan menanyakan kabar masing masing.
__ADS_1
Di suatu malam di tengah perbincangan mereka lewat telepon, Ratu memberitahu Adam bahwa dua hari lagi dirinya akan berangkat ke Bandung selama tiga hari tiga malam untuk mengikuti seminar pengetahuan tentang Table Maneer yang memang menjadi salah satu materi basic untuk kejuruan Akomodasi Perhotelan.
(Table Manner itu sendiri merupakan suatu aturan yang menjabarkan perihal sikap dan tata cara selama jamuan atau makan besar disuatu acara atau restorant).
📞 "Serius Ratu selama tiga hari?"
📞 ……
📞 Yaudah deh pokoknya kamu jaga kesehatan ya disana, awas jangan nakal nakal okey.
📞 ……
Adam yang mendengar hal itu pun begitu kaget bercampur khawatir, namun Adam tak bisa berbuat banyak karena memang itu salah satu acara kejuruan Ratu dari sekolah, tentu Adam hanya bisa merelakan kepergian Ratu kelak.
...……...
Keesokan hari nya seperti biasa di Basecamp Uks, para Destroy berkumpul. ada Adam yang masih berdiri depan Uks melirik kiri kanan mencari Ratu yang tak biasanya datang telat.
"Mana ya si Ratu bre..tumben banget belum datang nih hm.." gumam Adam khawatir.
"Ya sabar bre...buset dah panikan banget haha" ucap Axel meledek.
Tak lama kemudian Ratu datang menghampiri para seniornya itu.
"Haduh kamu kmana aja sih?, aku khawatir" Adam menepuk pundak Ratu.
"Iya kak hehe, maaf ya aku bangun kesiangan tadi" ucap Ratu sambil meraih tangan Adam.
"Yaudah ayo" Adam gandeng tangan adiknya itu menghampiri ketiga temannya.
"Ayo sparing bola dam..berani ga haha" tantang Angga penuh kesombongan.
"Engga ah sorry nga, kita kita ga bisa main bola hehe" ucap Adam santai menganggapinya.
"Ah cemen lu lemah nama doang keren haha main bola ga bisa, gini deh taruhannya kalo lu menang lawan tim gw lu dapet kecupan dari si Ratu yang jurusan Aph kan" melirik Ratu dengan tatapan jahatnya.
"Kalo lu kalah, ya cewek lu harus siap kecup gw hahah" mereka berdua tertawa puas.
Adam yang mendengar taruhan itu pun tentu membangkang, namun tiba tiba Ratu ikut menjawab yang entah karena apa sontak membuat semua anggota Destroy kaget bukan kepalang.
"Deal..!!!" ucap Ratu tiba tiba ditengah obrolan mereka.
"Hah!?" Destroy kaget serentak.
Angga yang dengan bahagia pun menghampiri Ratu dan berbicara " Ehm..siap siap lu kecup gw ya hahah".
Ratu balik tersenyum jahat "Dengan senang hati kak haha, kalau lu masih hidup tapi ya hehe"
Angga dan temannya saling melirik tidak tahu maksud ucapan Ratu itu apa. "Gw tunggu pulang sekolah nanti dilapangan ya" sambung Angga dengan sombong.
Setelah mereka berdua beranjak pergi. Destroy langsung memojokkan Ratu untuk menanyakan maksud hal tersebut.
__ADS_1
"Eh udah gila ya lu?!" bentak Axel.
"Tau lu ih Ratu bener bener lu parah! diri lu jadi taruhan nya sob!" Ferdi pun tak kuasa menahan emosinya.
"Ayo Ratu jawab apa maksud kamu?" Adam mencoba mengontrol emosinya sambil mengepal kuat tangannya.
"Santai aja sih kak apa yang kalian panikin hah?" Ratu bicara dengan santai sambil berjalan ke tempat duduk awal.
"Lagi pula hanya futsal, and so kalian kan cowok masa iya ga bisa main sama sekali hehe" sambung Ratu dengan senyum kecilnya.
"Ya tapi ga begini bambang" ucap kesal Dafa menunjuk Ratu.
Adam menghampiri Ratu duduk di sebelahnya " Kamu kan tau dek Destroy paling ga bisa main yang berhubungan dengan bola kaki, kenapa kamu dengan percaya dirinya menerima tantangan dia?apa sengaja kamu nerima itu karena ingin mencium dia?" Adam bicara tanpa sadar merendahkan Ratu.
Ratu berdiri dan menggenggam kerah seragam Adam dengan mata melotot. "Kak denger ya?! gw berani ngomong gitu karena gw yakin kita akan menang, Destroy ga selemah yang mereka kira, gw ga mau Destroy selamanya dianggap lemah, gw mau buktiin bahwa Destroy ga ada kelemahan termasuk sekedar main bola kaki! dengar ya dan jangan sesekali lagi lu ngomong gitu paham!" bentak Ratu depan wajah Adam yang sedang mematung terdiam.
Adam hanya mampu mengangguk, dan ketiga teman nya pun ikut mengangguk tak menyangka Ratu bisa setegas itu, karena sikapnya berbeda 180 derajat dengan sikapnya pada awal pertemuan waktu lalu.
"Yaudah sekarang kita cabut dulu ke kelas, jam istirahat nanti kita kumpul di Bc toilet belakang ya..bye !" sambung Ratu dan perlahan beranjak meninggalkan para seniornya itu.
"Ketuanya siapa sih fer?" Dafa bertanya sambil melirik Ferdi dengan kondisi tubuh masih mematung karena bentakan Ratu sedari tadi.
"Adam lah bre" jawab Ferdi.
"Lah kok dia diem aj" belum selesai Dafa bicara langsung dipotong oleh Adam.
"Bacot" ucapnya singkat, padat dan jelas.
Akhirnya mereka pun beranjak ke kelas sambil terus memikirkan bagaimana bisa mengalahkan tim Angga yang jelas jelas akan lebih unggul karena dia sering menjuarai turnament futsal antar sekolah.
Di dalam kelas.
"Gimana dam? lu ada analisa atau perhitungan apa kek gitu hah?" Ferdi bertanya sambil memainkan pulpen di mejanya.
"Tau lu dam, biasanya lu ada aja ide hah?" sambung Dafa.
"Masa iya lu rela junior satu satunya kita harus nyium orang yang seperti nasi kucing begitu" ucap Axel yang tak mau kalah ikut menyudutkan Adam.
"Ya sabar ngapa, lu kata ga pusing gw nih hah, ga rela iya gw tentu ga rela anj*r dah diem lu pada..pusing gw nih" Adam menggebrak meja yang membuat mereka bertiga seketika diam.
Saat pelajaran dimulai pun Adam masih kepikiran selalu bagaimana dia dan teman teman nya bisa jago bermain futsal dalam hitungan jam saja.
"Bel istirahat pun berbunyi"
Destroy langsung beranjak menuju Bc toilet sesuai permintaan Ratu.
sesampai nya disana, Ratu sudah stay dengan membawa...
Bersambung…
Ratu mau ngapain tuh sama Destroy di toilet bekas? and so ada apa dia ngajak Destroy ngumpul di Bc toilet? ya jawabannya di episode selanjutnya dong hehe..di tunggu ya guys.
__ADS_1
Thanks buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment dan share ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".
See you on the next episode...