Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
Agam Juga Manusia


__ADS_3

Codet pun bersiul dan anak buahnya membawa Ratu yang masih terikat ke hadapan Adam dan Ferdi. betapa emosi nya Adam ketika melihat kondisi Ratu lesu tak berdaya membuat raga dan jiwa nya pun berganti seketika menjadi Agam Pratama Sanu.


"Lu lepasin dia sekarang!" pinta Agam dengan nada yang begitu berat menahan emosi yang membara dalam jiwa dan pikirannya.


"Wey santai bos haha, ikuti aja permainannya. lu selamatin dia tapi jangan melawan sedikit pun."dengan senyum iblisnya Codet berbicara.


Agam pun perlahan berjalan mendekati Ratu dengan sangat hati-hati. namun anak buah Codet langsung ingin menghajar Agam tapi untungnya Ferdi mampu menggagalkan aksinya.


Saat Agam menoleh ke Ferdi, nampak suara Ratu meringis kesakitan dan saat Agam kembali menoleh kearah Ratu sudah ada luka sayatan dilengan adik kelasnya itu. Agam langsung menatap tajam bos dari kelompok itu dengan penuh Amarah dan dendam.


"Kan gw udah bilang, lu jangan melawan atau cewek lu yang akan tersiksa." ucap Codet tanpa merasa bersalah.


Agam mengisyarat kan Ferdi untuk menuruti permintaan Codet, karena ia tak mau Ratu kenapa-napa. dengan perlahan Agam melanjutkan langkahnya, benar saja baru beberapa langkah dia berjalan Agam langsung dipukuli dengan balok besar oleh anak buahnya Codet.


"Ehm..!"


Hanya erangan itu lah yang mampu Agam ungkapkan untuk menahan sakit yang dia rasakan tanpa bisa melawan sedikit pun.


Dengan masih merasakan sakit, Agam meneruskan langkahnya mendekati adik kelas yang dia cintai itu. namun anak buah Codet tak cukup sampai disitu mereka terus menghajar, memukul dan menghantam Agam dengan berbagai benda keras seperti kursi, balok, batu bata bahkan tongkat baseball yang terbuat dari besi.


Ditengah keripuhan nya yang sudah bonyok tak karuan darah dimana-mana. Agam mengumpulkan semua tenaga nya untuk terus berjalan mendekati Ratu Permata Sari.


Suasana haru itu membuat air mata Ratu tak dapat ia bendung lagi, dengan isak tangis dia melihat Adam seripuh itu. Ratu tahu bahwa Adam bisa saja menghabisi orang-orang tersebut dengan mudah. namun demi keselamatan dirinya, Adam rela di bully dipukuli ditendangi tanpa melawan sedikitpun.


Tak hanya Ratu, Ferdi yang masih diam ditempat tak kuasa melihat kejadian itu hingga tetesan airmata terus membanjiri pipinya. begitu tak tega melihat ketua nya kini sedang dipermainkan oleh sekelompok orang yang tak punya hati nurani.


"Waw...benar-benar cinta ya dia sama lu haha" ucap Codet didepan wajah Ratu.


"Kak Adam udah kak, please pulang aja jangan kamu nyiksa diri sendiri demi aku" dalam hatinya Ratu berucap sambil terus menangis dengan masih diposisi terikat disebuah kursi. betapa terpukul nya hati Ratu melihat kakak kelas kesayangannya harus babak belur di depan mata kepalanya sendiri.


Dan tiba-tiba mata Ratu melotot di barengi Ferdi yang meneriaki Adam untuk memberitahu bahwa sebuah tongkat baseball mengarah ke kepalanya.


"Dam....awas!!" teriak Ferdi begitu keras.


Hingga saat Agam menoleh ke belakang...


"Pank...!!!"


Layaknya sebuah besi menghantam kayu, seperti itu lah suara tongkat baseball saat mengenai kening Adam Pratama Sanu.


Seperti yang kita tau, walau Agam hadir saat raga Adam merasa tersakiti dan tersiksa, tapi mau bagaimana pun juga Agam tetap lah hanya jiwa lain dari sosok Adam itu sendiri. yang masih bisa merasakan sakit dan luka pada satu raga yang sama.


Dengan sedikit drama Codet melepas lakban dimulut Ratu dan menendang kursinya hingga Ratu ikut terjatuh disamping Adam.


"Jagoan lu akan mati malam ini" ucap Codet sambil memberi kode kepada anak buahnya untuk menghabisi Ferdi.

__ADS_1


"Wey wey jangan keroyokan lu semua bang*sat!!" teriak Ferdi yang panik dan mencoba memberi perlawanan kepada 6 orang yang mengeroyoki sekaligus.


"Kak..kak Adam ayo bangun kak kamu ga seharusnya ngelakuin ini semua demi aku kak hem..please kak please hik-hik" ucap Ratu dalam tangisnya yang membuat airmatanya tak berhenti mengalir.


"Gam ayo bangun gam ayo bangun! lu sisi terkuat dari diri gw gam ayo bangun! liat noh Ratu udah nyemangatin lu sebegitu tulusnya. masa lu ga mau berjuang demi dia gam ayo bangun!" ucap Adam sambil mencoba menyadarkan kembarannya itu.


Namun Agam masih saja tak bergerak. nafasnya pun semakin lama semakin berhembus pelan yang membuat Adam panik sendiri ditambah melihat Ferdi yang sedang dipukuli oleh anak buah suruhan Codet itu.


Tentu bisa kalian bayangkan betapa pusing dan kelengernya Agam saat dipukul sebuah tongkat keras yang terbuat dari besi itu. sungguh tak bisa Author bayangkan.🥲


"Please ayo gam lu kuat gam lu kuat!" Adam terus memberi semangat untuk dirinya sendiri.


"Aku udah mulai mencintai kamu kak, ayo please bangkit untuk aku, bangkit lah demi Destroy. ya allah tolong hambamu ini aku mohon" Ratu hanya bisa menangis mencoba memohon pada sang penciptanya.


Hingga perlahan Agam berusaha menyadarkan jiwa dan batinnya kembali, menguatkan seluruh raganya untuk kembali bangkit menyelamatkan wanita yang sedang ia perjuangkan cintanya.


"Hey ingat, adik aku ga pernah nangiskan ?" ucap Agam segera mencari cara untuk melepaskan ikatan di tubuh adiknya itu.


"Tapi tidak untuk sekarang kak liat diri kamu. aku masih punya perasaan ga tega ngeliat kamu begini hanya untuk aku" Ratu terus menangis apalagi saat melihat wajah Adam yang sudah tak karuan dipenuhi oleh memar, luka bahkan beberapa bercak darah.


"Tapi aku sayang kamu, aku cinta kamu setulus mungkin aku ga rela kalo kamu kenapa-napa sayang" ucap Agam dengan wajah yang begitu kelelahan menahan rasa sakit disekujur tubuh maupun wajahnya.


"Ini semua salah aku, seharusnya aku anterin kamu sampai rumah. bukan depan gang seperti kemarin" tutur Agam yang begitu menyesali kesalahan kecilnya. tak menyangka bisa menimbulkan masalah sebesar ini.


Ratu semakin down mendengar penuturan Agam barusan hingga tiba-tiba Ratu terkejut saat tubuh Agam di tendang oleh Codet didepan mata Ratu hingga Agam terpental kearah Ferdi yang sudah sama ripuhnya oleh Agam.


"Kebanyakan drama lu kek Ftv S*TV haha" semua anak buah Codet ikut menertawakan Adam dan Ratu.


Dengan dendam dan amarah yang memuncak Agam mengepal tangan yang sudah gatal ingin memukul bengeut (wajah) Codet. menatap tajam bagai seekor cheetah yang siap menyergap mangsanya.


"Ouh jagoan ku marah ya?wkwkwk santai bos!" ucap Codet dengan nada ngeselin meledek Agam.


"Masih ada satu permainan lagi hahaha turunin guys!" teriak Codet yang entah apa yang dia maksud.


Perlahan seutas tambang turun dari atas gudang tersebut, dan betapa terkejutnya Ferdi, Agam bahkan Ratu saat melihat Nindi sudah tergantung di tambang tersebut.


"Kak Nindi!" ucap Ratu dengan mata besarnya yang terbuka jelas melihat senior APH nya tergantung diatas sana.


"Ya allah cobaan apalagi yang kau berikan untuk menguatkan hambamu ini" ucap Agam meneteskan airmata nya sampai kakinya pun lemas untuk berdiri.


Hingga kini Agam hanya bisa menunduk dengan posisi berlutut. entah dia harus berbuat apa sekarang. seakan harapan telah sirna dalam kondisi ini.


Dilanjut anak buah Codet yang menghidupkan api dengan kayu bakar yang cukup banyak tepat dibawah posisi Nindi yang sedang tergantung.


Nindi pun mulai menjerit dengan kondisi mulut dilakban saat api mulai menyala dan berkobar di bawah kakinya. dengan wajah bangganya Codet menunjuk ke arah Adam dengan sebilah pisau.

__ADS_1


"Sekarang lu pilih!" teriak Codet menggelegarkan kesunyian digudang itu.


"Lu pilih cewek China yang lu sayangi itu terbakar kulit mulusnya?"


"Atau ngeliat adik kesayangan lu harus tertusuk dibagian perut cantiknya ini hah?!" Codet mengangkat dengan sedikit paksa kaos Ratu hingga tersingkap dan memperlihatkan perutnya yang begitu bersih tanpa luka sedikitpun.


"Jangan coba-coba lu ngelukai dia, anj*ng!" teriak Agam membentak Codet.


"Semua pilihan ada di tangan lu bang*sat! ga usah banyak bacot!" Codet balik membentak Agam, dan mulai memainkan pisaunya di perut Ratu.


"Ayo pilih" dengan senyum yang tidak berperi kemanusiaan itu Codet menantang Agam.


Ratu yang melihat kondisi itu seakan pasrah jika nasib nya harus mati tertusuk pisau, karena ia menyadari dengan masih ada nya rasa cinta untuk Nindi. Adam pasti akan lebih memilih menyelamatkan wanita idamannya itu dibanding dia.


"Bismillah ya allah beri hamba keyakinan untuk memilih diantara pilihan sulit ini dan kuatkan hamba untuk melakukan semua ini" Agam nafas yang kelelahan, Agam meminta bantuan pada sang kuasa memasrahkan diri dan kondisi ini pada yang maha Esa.


Namun tiba-tiba terdengar suara besi berjatuhan dari arah depan gudang yang membuat semua yang berada di dalam gudang itu menengok ke arah pintu masuk.


Tak berselang lama suara yang sama pun kembali terdengar dari arah samping gudang dan terus berbunyi mengelilingi gudang tersebut.


Takut kelompoknya di teror oleh orang lain atau polisi semacamnya. dengan sigap Codet mengerahkan semua seluruh anak buahnya untuk menengok keluar gudang.


Setelah beberapa menit mengecek lokasi sekitar akhirnya mereka semua kembali kedalam gudang untuk memantau Adam, Ferdi, Ratu serta Nindi yang tergantung diatas.


"Aman bos, cuma tumpukan besi doang tadi jatuh" tutur anak buah Codet.


Codet pun lega mendengar penuturan anak buahnya itu, dan segera melanjutkan permainannya.


"Ayo jagoan, pilih lah salah satu dari mereka hahah" ucap Codet yang masih memegang pisau tajam disamping Ratu.


"Hem...ehm..em!!" saat kaki nya mulai merasakan panas, hanya suara itulah yang terdengar dari mulut Nindi yang dilakban.


Dalam keadaan yang begitu pasrah dan tubuh yang sudah sangat ripuh, Agam tetap menguatkan hatinya dan mencoba untuk melangkah...


Bersambung...


Ya tuhan makin miris aja liat Adam, disaat kondisinya sudah ga karuan penuh luka. dan kini dia harus milih salah satu dari dua gadis yang ia cintai🥲🙏🏼. jujur kalo Rindu diposisi itu mungkin lebih pilih gantung diri kali ya dibanding milih dua hal tersulit itu hehe. siapa yang akan Adam selamatkan ya? Tunggu kelanjutannya di Next Episode ya😭


...😎***Introvert****Berjiwa👊🏻****Ganda*****😈...


Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Sehat-sehat selalu ya kalian semua sekeluarga.


Jangan lupa juga tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.


Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda".

__ADS_1


...See you on the next episode......


__ADS_2