
Agan dengan sigap mengambil jus jambu itu dan meminumnya dengan lahap tanpa merasa bersalah.
"Ah.. nikmat" ucap Agam.
Tentu kelakuan Agam itu mengundang tatapan sinis dari Indah dan Mei beserta Ratu ke arah Agam.
"Apa kalian lihat-lihat?!, emang gw pisang!" bentak Agam pada mereka.
"Haduh mau ke kamar mandi kan gw ah" lanjut Agam lalu pergi meninggalkan mereka sejenak.
"Kenapa sih cowok lu Rat?" tanya Indah.
"Tau, seperti orang kesurupan hih" gumam Mei yang kesal sambil membuang muka.
"Sorry ya" ucap Ratu yang malu menanggapi kritikan mereka.
Tak lama kemudian Agam kembali mengejutkan Ratu. datang tiba-tiba sambil menepuk pundak pacar kembarannya tersebut.
"Ayang! pergi dulu sana ke kasir tadi aku minum belum bayar" pinta Agam.
"Eh i.. iya sayang" Ratu yang mulai ketakutan pun langsung mengikatkan jaket Adam di pinggangnya dan beranjak dari kursi menuju kasir yang tanpa disangka Agam malah mengikutinya.
"Nih buat kamu, tadi aku udah kewarung beli itu" ucap Agam yang tiba-tiba menghalangi langkah Ratu sambil menyodorkan pembalut sachet'an yang sebelum nya ia beli.
Waw... sontak Ratu langsung melotot keheranan dibarengi senyum tipis tersipu malu. penuh tanda tanya kenapa Adam bisa tahu jika Ratu sedang bocor (datang bulan) sedari tadi saat duduk.
"Heran kamu kenapa aku bisa tahu? udah gak usah banyak bengong. sekarang kamu ke toilet dulu pakai ini nya" pinta Adam pada sang kekasih sambil tersenyum manis meluluhkan suasana.
"Gak apa-apa pakai jaket ku dulu untuk nutupin rok kamu itu. so jangan minum es juga kamu nya nanti makin kram tuh perut" jelas Adam yang begitu nampak khawatir pada Ratu.
"Oh ya tadi aku juga udah pesan teh hangat buat kamu. cocok itu buat perut kamu yang lagi sumilang pastinya kan" tutur Adam.
Ratu hanya bisa tersenyum manis saat menyadari dibalik sikap kasarnya Adam barusan. ternyata tersimpan sikap yang begitu gentle untuk seorang lelaki yang masih berstatus pacar baginya.
"Makasih ya sayang, yaudah aku pakai dulu" Ratu tersenyum manis dan mengambil pembalut itu lalu beranjak ke toilet.
Setelah dirasa tugas nya selesai, Adam pun beranjak keluar cafe sambil menjawab telepon dari Jery yang berbunyi tiba-tiba.
"Iya hallo lay? gimana burut cager?" celetuk Adam sambil tertawa kecil.
π± "Anjeng lu haha, ini gw mau ngabarin lu besok ngelamar kerja yuk? gw baru dapat info dari saudara gw kata nya PT. SGS dekat rumah gw lagi buka loker" tutur Jery dalam teleponnya.
"Wih lah siap itu mah haha bismillah rejeki pan* balas Adam yang nampak semangat.
π± "Wokeh besok gw telepon lagi ya biar berangkat bareng ya gak?"
"Asiap haha, calling-calling aja kita hehe"
π± "Yaudah sorry ganggu ya dam, assalamualaikum"
"Walaikumsalam".
__ADS_1
Setelah menelepon, Adam langsung mengantongi hapenya kembali. namun saat ia berbalik nampak Ratu sudah tolak pinggang di belakang Adam.
"Eh Astagfirullah ayang ih ngangetin aja!" kesal Adam.
"Abis telepon siapa?" tanya Ratu dengan tatapan sinisnya.
"Ehm, si Jery tadi ngabarin ada loker (lowongan pekerjaan) yang harus dijemput besok hehe" jelas Adam sambil menyodorkan hape nya ke Ratu.
"Ouh gitu, loker dimana?" lanjut introgasi Ratu ke Adam sambil meraih hape yang Adam sodorkan untuk kemudian Ratu check.
Mereka berdua pun bergabung kembali dengan Mei dan Indah di meja nya.
"Kak Adam gw boleh nanya gak?" tanya si Mei dengan canggung nya pada Adam yang baru saja duduk dengan Ratu.
"Lu gak risih apa hape lu di cek dan diperiksa sama si Ratu hehe?" ucap Mei sambil tersenyum tipis melirik Ratu yang sedang fokus memeriksa isi hape Adam.
"Risih kenapa Mei?" tanya Adam dengan santainya sambil tersenyum manis.
"Justru mereka yang takut atau risih jika hapenya di periksa pasangan nya. harus di pertanyakan hehe ada apa gitu kan sampai ketakutan gak boleh dipegang pacarnya." sambung Adam.
"Iya sih benar juga hehe" Mei langsung terdiam sambil mengingat kekasih nya yang kadang tidak mengizinkannya meminjam hapenya walau hanya sejenak.
Ratu melirik Adam diam-diam sambil tersipu malu mendengar jawaban bijak sang kekasihnya.
"Apa kamu senyum-senyum sendiri jeh" ucap Adam langsung menarik hidung mendem mungil milik Ratu.
"Aduh ih sakit ay!" Ratu langsung menatap Adam penuh amarah. tak peduli ada Mei dan Indah disana.
"Hm... muach" Adam melepas kecupannya di kening Ratu.
"Jangan marah mulu ah hehe, dah di lanjut ya ngobrolnya aku tunggu motor" ucap Adam yang langsung beranjak dari sana.
"Ya ampun ciye.. Ratu hahahah" ucap Indah yang salting sendiri mencubiti Mei.
"Aduh aw sakit b*go Indah haha" Mei ikut tertawa.
"Romantis banget sih cowok lu rat ih hehe" ucap Indah.
"Thanks, dia memang gitu orang nya hehe" ucap Ratu tersipu malu menunduk lalu menaruh hape Adam dan melanjutkan diskusi nya.
"Dibalik cuek mu, ternyata kamu sepeduli itu sama aku ay. aku bangga sama kamu sayang" ucap batin Ratu tersenyum sambil memandang Adam yang sedang menunggu di parkiran.
Next...
Beberapa jam kemudian, setelah mengantar Ratu dan meminta doa pada kekasihnya. Adam pun langsung putar balik untuk pulang menyiapkan berkas-berkas yang akan ia bawa dengan Jery untuk melamar pekerjaan esok hari.
...β’β’β’π IBG Season 2 π€β’β’β’...
Tiba diesok hari, nampak Adam sudah rapi memakai kemeja putih dan celana bahan berwarna hitam. menata rambut dan memakai sepatu yang baru dicuci. menggendong tas dan beranjak ke kedua orang tuanya untuk meminta doa dan restu.
"Mah, pah adek berangkat ya hehe doain semoga diterima loker kali ini" Adam mencium tangan kedua orangnya.
__ADS_1
"Iya dek hati-hati ya? mamah doain semoga cepat diterima dipabrik itu" ucap bu Tini sambil mengusap kepala anaknya.
"Iya dek bismillah berkah dan rejeki mu disana ya" sambung ucap pak Anwar.
"Makasih mah, pah. yaudah adek berangkat ah" ucap Adam sambil menghidupkan motornya dengan ceria.
"Assalamualaikum" ucap Adam lalu menarik tuas gas motornya.
"Walaikumsalam" balas bu Tini dan pak Anwar yang sedang duduk di teras.
Singkat cerita setelah menempuh jarak 2 kilometer. Adam yang sudah janjian dengan Jery pun kini tiba didepan PT. Silicine Gasket Solution. saling melirik dan memperhatikan pabrik itu dari luar.
Tiba-tiba, security menghampiri mereka dari balik gerbang besar.
"Maaf ada apa ya mas?" tanya ramah dari security pabrik itu yang sedang berjaga bernama pak Irfan.
"Ini pak saya baca dari Facebook di sini lagi buka lowongan katanya. saya mau nitip boleh?" ucap Adam dengan berani.
"Ouh ya benar disini lagi butuh tenaga. berkas boleh dititip disaya ya. nanti jika memenuhi kriteria dan syarat akan ditelpon oleh pihak HRD" jelas pak Irfan.
"Baiklah pak, terimakasih ya" ucap Adam sambil menyodorkan berkas persyaratan dia dan Jery pada pak Irfan.
"Oke sama-sama" balas pak Irfan.
"Mari pak" sapa Jery sambil menghidupkan motornya.
"Yo mari.. hati-hati" balas pak Irfan lalu menutup kembali pintu gerbang.
"Ehm... Bismillah semoga kali ini rejeki ya Allah" ucap Adam dalam batin sambil mengangkat telapak tangannya dan mengusap wajahnya.
Bersambung...
Thanks buat yang udah mampir lagi hehe maaf ya aku masih jarang up hehe lagi banyak kesibukan dan pikiran yang kacau.
Tapi selama nyari inspirasi, ku baca novel dan cerpen karya Ar Ariska terhibur banget loh guys hehe ceritanya benar-benar bikin hati berdebar layak nya Agam ketemu Ratu hihi.
Kalian coba mampir ke karya di bawah ini ya sumpah asik bangetπ€ππ ditambah lagi sering up tuh dia hehe. dan 1 lagi cerpen terbaru nya wah.. bener-bener bikin mata netesπ₯ΊππΌππ. salut aku sama author yang satu ini hehe.
Yang mau tau bagaimana keseruannya silahkan ketik sendiri judul nya di search box kalian yaπππΌπ₯³
Happy Anniversarry juga buat aku dan pasangan aku yang tembem nya seperti bakpau hihiβΊοΈ. aku hanya ingin dia sehat dan bahagia selalu sekalipun bukan melalui aku.
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak berupa like, koment, gift dan vote ya, atau mau tap love dulu juga ga apa-apa untuk dibaca di lain waktu.
Di share juga boleh sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda season 2".
__ADS_1
...See you on the next episode...ππ...