
"Nih gw balikin hutang si Aceng pas dan cash tanpa lebih atau pun kurang" Ucap Agam yang menyodorkan amplop cokelat ke dada si Samsul.
"Okey terima kasih kawan hahah" Sahut Samsul sambil mengepakkan amplop yang berisikan uang cash itu ke pundak Adam.
Namun saat Samsul ingin membalikkan badan, tiba-tiba Agam menahan pundaknya agar tetap di hadapannya.
"Tunggu dulu" Ucap Agam.
"Apalagi hah?" Jawab Samsul dengan wajah yang begitu ngeselin.
"Urusan lu sama anak buah gw sudah selesai. tapi anak buah lu udah nyari perkara sama gw dan gw mau selesaiin itu sekarang." Ucap Agam dengan tatapan sinis.
"Lah siapa? gw gak tau tentang hal itu men sorry" Sahut Samsul dengan begajulan dan berusaha pergi dari pandangan Agam.
Namun Agam tetap keras kepala dengan menarik jaket denim Samsul dan mendorong nya hingga terjatuh.
"Di mana anak buah lu itu anjing?" Gertak Agam sambil melototi Samsul.
"Apaan sih lu bang*sat?!" Samsul kembali berdiri dan membalas tatapan iblis dari ketua Destroyer itu.
"Gw nanya dimana anak buah lu itu monyet.." Ucap Agam sambil mendekati Samsul lagi berniat untuk memberi gertakan kembali.
Belum sempat Agam menarik kerah jaket Samsul, anak buah Heynater pun dengan sigap menghadang Agam bahkan tak segan untuk mendorongnya balik, walau itu tak terlalu ber'efek pada tubuh Agam.
"Wih selow kau bos haha emosian kali kau" Ucap Heynater.
"Santai aja maka nya" Sambung yang lainnya.
"Gw gak ada urusan sama lu pada, minggir lu" Perintah Agam.
"Jeh banyak bacot lu ya, serang men" Ucap mereka dan langsung melayangkan dua pukulan sekaligus ke arah kiri kanan wajah Agam.
Tapi dengan santai nya Agam menundukkan kepala dan pukulan itu pun langsung di balas oleh Roy dan Axel yang siaga dari belakang Agam.
"Brrrugh!"
"Ah anjir sia*lan lu pada ya! serang woy!!" Teriak nya dan para Heynater pun langsung mengepung Destroyer.
Hingga pertarungan antar genk pun tentu tak bisa mereka hindarkan lagi.
Baku hantam saling pukul dan menendang pun membuat keadaan semakin rusuh.
Ada yang serangannya berpola mengikuti bela diri yang mereka pelajari masing-masing seperti silat, taekwondo, karate, muang thai serta yang gerakannya asal pukul seperti ibu-ibu gak di kasih jatah bulanan pun ada.
Ratu mengerahkan Eka dan Tia untuk ikut bertarung dengan taekwondo yang mereka pelajari semasa sekolah dulu.
"Tia hati-hati, Eka jaga belakang terus jangan sampai terpisah!" Teriak Ratu sambil kewalahan menghadapi para Heynater yang mencoba menyerangnya.
Tak hanya Ratu, Agam pun berkali kali di serang dengan maksud untuk menghilangkan fokusnya. namun refleks insting Agam dan Adam mampu menandingi serangan-serangan dadakan itu.
Samsul yang kesal dengan Agam langsung berlari ke arah Agam dan menyerangnya.
Ibarat kata orang Betawi "lu jual gw beli", akhirnya Agam tak segan-segan untuk membalas dan menangkis serangan dari ketua Heynater itu.
"Bbruugh!"
"Bragh"
"Gubrak.."
"Ah.. sia*lan lu babi semua" Ucap anggota Heynater yang baru saja terpental oleh Ferdi.
Keadaan semakin di buat ricuh saat anggota Heynater yang berhadapan dengan Ratu harus mengeluarkan golok yang begitu tajam.
Walau agak merinding, Ratna tetap meyakinkan Ratu bahwa mereka bisa menghadapi pria itu.
"Huft.. sini maju lu" Ratna menyiapkan kuda-kudanya sambil menantang.
__ADS_1
"Okey siap cantik haha" Ucap si pria dengan percaya diri.
Ia berlari ke arah Ratu sambil melayangkan serangan dengan golok itu, dan dengan sigap Ratu meraih genggaman tangan itu.
Memutarkan tubuhnya hingga masuk ke dalam pelukan si pria itu dan...
"Ssreeet.."
Ratu berhasil membalikkan serangan golok itu untuk menyayat pundak si Heynater.
Ia berlari dan langsung menendang ke arah belakang untuk melepaskan diri dari pelukannya.
"Brrugh!"
"Hah dapat!" Ucap Ratna sambil mengatur nafas.
"Aaarrghh... berdarah anjeng woy argh.." Panik si pria itu.
"Bang*sat lu dasar cewek jab*lay!" Teriak nya dan berlari ke arah Ratu bersiap untuk menggorok lehernya hingga...
"Bbuuurggh!.."
"Gubrakkk.. aarrggh.."
"Cuih.."
Tepat sesaat sebelum bilah golok itu mencium leher Ratu, Agam dengan sigap menendang perut si Heynater sekeras mungkin dari samping yang membuat pria itu terpental beberapa meter ke belakang dan memuntahkan darah.
"Hati-hati sayang" Ucap Agam dengan wajah yang begitu khawatir saat menoleh ke arah istrinya.
"Hehe" Tawa Ratna tanpa merasa bersalah sedikit pun dan langsung memeluk Agam untuk memberikan ciuman panas sejenak.
Setelah membalas ciuman manis istrinya, Agam menoleh ke arah junior gadisnya yang sedang di hadang oleh si Jangkung dan Pitak.
Merasa bahwa dua pria itu adalah pria yang melecehkan juniornya, Agam pun meninggalkan Ratu sebentar untuk menghampiri Eka dan Tia.
"Oh ini toh cewek yang mencari ku ya haha?" Ucap si Pitak yang begitu naf su melihat Eka.
"Siap haha" Jawab si Pitak yang berusaha melepas jaket Destroy yang Tia pakai.
Namun tiba-tiba, Agam datang dan langsung mendagorkan/mengadukan batok kepala si Pitak dan Jangkung yang membuat mereka berdua kesakitan luar biasa hingga terkapar.
"Aduh anjeng berdarah hidung gw sat!" Teriak Pitak yang mengusap hidungnya karena mengeluarkan darah.
"Balas kan apa yang seharusnya mereka tanggung jawabi" Ucap Agam pada Eka dan Tia.
Mereka berdua tersenyum dan langsung mengeroyok Pitak dan Jangkung.
Berbagai pukulan dan tendangan mereka layangkan dengan mengincar belut yang bersembunyi di balik celana dua baj*ingan itu.
Eka terus menginjak-injak benda pusaka itu tak memperdulikan teriakan histeris dari si Pitak dan Jangkung.
"Ehm rasain lu! sok mau memperkaos gw sih lu hah!" Dengan semangat nya Eka menginjak sesuatu di tengah antara kaki si Pitak.
"Lu makan nih karma buat lu sendiri ya heh!" Tia pun tak mau kalah dengan terus menyerang Jangkung.
Hingga betapa terkejutnya Agam saat melihat Eka mengambil salah satu golok yang tergeletak dan mengarahkan nya ke si Pitak yang sedang terbaring kesakitan.
"Dan ini penutupan buat lu anjing!" Teriak Eka sambil melayangkan golok itu untuk menghabisi Pitak.
Di waktu yang tepat, Agam yang menyadari niat junior nya itu pun dengan segera meraih pinggang Eka dan menariknya menjauhi si Pitak.
"Awas kak awas jangan pisahin gw!" Teriak Eka yang sudah dibutakan oleh setan.
"Hey.. hey.. sadar Eka! sadar!" Gertak Agam yang masih menahan tubuh langsing Eka di dekapannya.
"Lepasin kak ih!" Sambungnya yang terus memberontak dari dekapan Agam.
__ADS_1
"Hey you listen me now hey!" Agam yang terlanjur kesal pun langsung membalikkan tubuh Eka dan kini mereka berdua berpelukan hadapan bahkan saling menatap dalam satu sama lain.
Sebagai seorang istri yang normal, tentu saja hal itu menimbulkan rasa panas hati di dalam tubuh Ratu saat melihat suaminya memeluk wanita lain sekalipun itu tetangganya sendiri.
"Hadeh apaan sih ay malah nyari kesempatan gitu ish.." Gerutu Ratu yang kesal melihat pemandangan itu.
"We are Destroyers! not a killer! your understand my mind?" Ucap Agam yang terus memberikan gertakan pada Eka.
Akhirnya, Eka pun tersadar dan mengucapkan lafaz Allah agar bisa mengendalikan emosinya.
"Astagfirullah.. maaf kak, gw terlanjur emosi" Ucap Eka yang menundukan kepala.
Setelah melepas dekapannya dan melihat ke sekeliling, Agam pun kini menyadari bahwa pada akhirnya Destroyer mampu membuat semua anggota Heynater babak belur.
Terdengar banyaknya suara lirihan anggota mereka yang menahan rasa sakit. namun Agam tak menghiraukan nya dan terus berjalan menghampiri Samsul yang terduduk diam meratapi kekalahannya.
Dengan emosi yang masih tertahan Agam menarik kerah jaket denim si Samsul dan mengangkatnya hingga Samsul kembali berdiri dengan sisa tenaga yang ada.
"Gw gak akan mulai kerusuhan ini kalau anak buah lu gak memulainya duluan. gw cuma mau lunasin hutang dan harga diri anggota gw yang udah anak buah lu lecehkan tempo hari" Ucap Agam dan melepaskan kerah jaket Samsul.
"Gw harap ini akhir dari permusuhan kita bro" Sambung Agam dan beranjak pergi yang langsung di ikuti oleh para Destroyer.
"Aaaaaarrrrrgghh.. anjing lu semua bang sat argh!" Teriak Samsul yang tidak terima dengan kekalahannya.
"Gw akan balas semua ini Dam, awas lu ya" Ucap Samsul sambil melototi kepergian para Destroyer dari markasnya.
...®#👊🏻 We Are Destroyers 👊🏻#®...
Beberapa saat setelah Destroyers sampai di markasnya. semua anggota merasa senang dan puas karena berhasil menunjukkan tanduknya di hadapan para Heynater.
Tak lupa juga ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Adam, Axel, Dafa, Ferdi dan Jery selaku senior Destroy yang mampu mengajarkan pola dan strategi mereka dalam bertarung.
Untuk merayakan kemenangan mereka, Roy pun berniat untuk menyewa Cafe tempat Adam mencari uang sampingan.
Mendengar hal itu, tentu Adam tidak keberatan dengan niat Roy. selain bisa memper'erat tali persaudaraan mereka, itu pun tentu saja akan meningkatkan keuntungan si owner Cafe yang akan kedatangan banyak pengunjung dari anggota Destroyer.
"Tapi gw gak mau ada pesta amer atau pun perjudian ya?" Ucap Adam.
"Waduh masa pesta gak ngamer bos? hambar atuh mulut hehe" Celetuk Malik.
"Betul Lik hehe, no amer no party haha" Sahut salah satu temannya.
"Dari dulu Destroy gak pernah yang namanya merokok dan mabuk. kalau mau begitu ya sana lu keluar dari Destroy" Sahut Adam.
"Sekali pun lu mau minum atau ngerokok ya silahkan gw gak ngelarang, asal jangan sesekali melakukan hal itu saat masih pakai jaket atau atribut Destroy di luar sana. ngerti lu?" Sambung Adam.
"Siap bos.." Malik menjawab dengan tegas.
Dan tak lama dari itu, mengingat jam pun sudah mulai larut malam. akhirnya para Destroy memutuskan untuk bubar pulang ke rumah masing-masing kecuali Ratu yang ikut pulang dengan Adam.
Singkat cerita keesokan harinya, di kerjaan Adam mengobrol singkat dengan Salim membicarakan tentang teman-temannya yang ingin menyewa Cafe tempat biasa mereka bernyanyi.
Mendengar niatan itu, Salim pun tentu saja tidak menolaknya. dengan senang hati Salim akan membantu Adam untuk meminta izin pada sang Owner nanti malam.
"Untuk kapan Dam acaranya?" Tanya Salim.
"Besok malam, kan malam minggu tuh haha cocok lah ya" Jawab Adam.
"Okey nanti malam gw ke sana untuk ngomong sama owner nya ya" Ucap Salim.
"Thanks ya hehe" Ucap Adam.
Bersambung...
..."Jangan pernah merasa sendiri, aku selalu hadir dalam sanubari mu, Happy Monthversarry sayang🤗🥰🌹"...
...-Salam 0804-...
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian berupa Like, koment, Rate dan tap Favorit agar tidak ketinggalan update dari novel kesayangan kita ini.
...🤵🏻👰🏻Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...🎉👏...