
Di pinggir jalan, terlihat seorang pemuda yang tak lain dan tak bukan adalah Adam.
Dengan kaki yang pincang sebelah, ia terus berjalan menyeret kaki kiri nya dengan rasa sakit beserta ngilu yang terus menemaninya.
"Ah ... ehm.." Adam meringis sendirian menahan semua derita yang ia rasa.
Beralih sejenak ke rumah sakit, ada Ratu yang sudah semakin membaik keadaannya. bahkan kini ia sudah bisa mengetik serta bermain ponsel seperti biasanya.
"Ayang pasti lagi kelilit biaya rumah sakit nih hm ..." Akhirnya Ratu yang seharusnya memikirkan kesembuhan dirinya pun harus kembali di hantui tentang masalah yang menimpa keluarga kecilnya.
Sambil melirik ke langit-langit ruang IGD dan memutar mutar ponsel di tangannya, akhirnya Ratu nekat untuk menghubungi teman kerja dan teman sekolahnya dulu satu persatu.
"Aduh Ratu cepat sembuh ya sayang"
"Maaf banget Rat gw baru aja pakai buat bayar calo untuk masuk kerja"
"Sorry Rat gw mau bantu lu banget sebenarnya, tapi uang gw lagi di pakai saudara gw juga, gimana dong?"
Ya begitulah kira-kira balasan pesan yang Ratu terima dari teman-teman nya.
"Huft ... benar kata mu ay, gak semua teman bisa bantu kita di saat kita susah. tapi saat mereka butuh kita selalu ready" Ucap Ratu yang kesal lalu menaruh ponselnya di ranjang dan ia pun melatih kaki nya untuk bergerak.
Namun tak lama dari itu, notif dari whatsapp berbunyi yang membuat Ratu langsung meraih ponselnya kembali.
"Eh kak Ramon?" Ucap Ratu sambil membaca balasan pesan dari senior kerjanya dengan wajah serius.
📩 "Nanti gw jenguk lu ya pulang kerja dek, gw pengen tau kondisi lu"
"Lah tumben banget nih orang perhatian haha" Ucap Ratu sambil membalas pesannya untuk mempersilahkan Ramon menjenguk.
...•••| Introvert Berjiwa Ganda Season 3 |•••...
Di rumah Tia, kini Ferdi sedang asik di manja oleh Tia yang mengobati memar serta lebam di wajah kekasih barunya itu.
"Aw.. ah pelan-pelan dek" Ucap Ferdi yang meringis.
"Gak apa-apa sayang, nanti juga nikmat kok" Jawab polos Tia sambil menatap wajah Ferdi dengan penuh maksud.
Ferdi yang sedang menahan perih pun akhirnya mau tidak mau tersenyum lebar mendengar celetukan polos kekasihnya.
"Ahahaha ih apaan sih kamu dek haha aw .. aw aduh" Tawa Ferdi yang terbahak-bahak sambil menahan perih.
"Eits ... maaf kak hehe aku kan polos" Senyum Tia dengan begitu manis dan menggoda.
"Yaudah tunggu sebentar ya aku rebusin air hangat lagi kak" Tia pun beranjak sejenak ke dapur untuk memasak air.
"Siapa ya tuh jambret yang berani-berani nya ganggu calon mertua gw" Ucap Ferdi dalam batin.
"Gw gak bakal tinggal diam pokoknya, gw pengen tuh jambret dapat di tangan gw. lihat aja nanti gw bakal minta bantuan Adam untuk mimpin pencari tuh jambret." Sambung Ferdi dalam batin yang di penuhi dendam.
Tak berselang lama, Tia kembali datang dan memecahkan lamunan kekasihnya.
"Kasay ke rumah sakitnya agak sorean aja ya?" Pinta Tia sambil menyiapkan bubur dan air panas di panci yang ia bawa.
"Kasay? siapa itu? siapa dia hah?" Tanya Ferdi dengan nada berat karena terbawa emosi.
__ADS_1
"Lah yaitu kakak sayang. Aku singkatnya Kasay hihi" Jawab Tia yang menjelaskan.
"Aduh ahaha ada-ada aja kamu ini dek ... Desay ya hehe" Sahut Ferdi kembali.
"Dedek sayang?" Tanya Tia yang menebak.
"Seratus buat kamu hehe" Sambung Ferdi.
Dan mereka yang baru jadian itu pun kembali bahagia di tengah luka yang semakin memerih diwajah Ferdi.
Kembali ke rumah sakit, tak terasa waktu terus berjalan menggelintirkan matahari yang bersinar cerah kini meredup menjadi senja yang indah.
Di parkiran, Ramon yang baru sampai dengan motor trial nya langsung bercermin di kaca spion untuk memperbaiki rambutnya yang bergaya comma hair.
"Nah sip lah gans ini mah haha" Ucap nya dan beranjak masuk ke dalam rumah sakit.
Menelusuri lorong dan mengetuk pintu ruangan Ratu.
"Misi selamat sore Ratu" Ucap nya.
"Masuk aja Mon" Balas Ratu dari dalam.
Ramon masuk dan betapa bahagia bercampur kesalnya dia saat melihat Ratu kini semakin sehat wal a'fiat.
"Hallo cantik juniornya kakak hehe" Ucap Ramon yang menunjukan ekspresi senang walau dalam hatinya berkata lain.
"Hay, bagaimana kabar di kerjaan kak?" Ucap Ratu sekedar basa basi.
"Baik kok syukur alhamdulilah dek, ya walau sedikit garing sih karena gak ada lu haha" Balas Ramon dan duduk di ujung ranjang tempat Ratu bersandar.
"Mau ngajak pasangan kan belum punya" Sahut Ramon kembali.
"Iya ya hehe" Jawab Ratu tersenyum kecil.
"So sekarang gw yang balik tanya, lu mau minjam uang untuk apa dek?" Tanya Ramon yang memulai obrolan serius.
"Ehm ... buat ini loh kak apa sih um" Ratu sempat gugup untuk berkata jujur pada Ramon.
"Biaya rumah sakit ya?" Celetuk Ramon yang peka.
"Iya kak, kira-kira lu punya gak berapa gitu untuk bantu bayar rumah sakit." Tutur Ratu.
"Jujur sebenarnya gw ada sih" Ucap Ramon.
"Alhamdulilah, syukurlah kak boleh kan gw pinjam?" Tanya Ratu dengan senyum manis di bibirnya.
"Tapi ini untuk DP motor bokap gw Rat" Sahut Ramon yang tentu saja membuat senyum Ratu pudar seketika.
"Ayo dong kak gw pinjam dulu ya, gw udah coba pinjam ke pak Yuda tapi gak dapat karena kan gw masih karyawan harian lepas ehm" Ratu langsung cemberut karena bingung harus bagaimana lagi.
"Ya gw bisa aja mengutamakan lu dulu ya Rat" Ramon melangkah mendekat Ratu.
"Tapi ada syarat nya" Ucap Ramon yang berbisik di telinga Ratu.
"Apa itu?" Ucap Ratu.
__ADS_1
"Gw minta ciuman lu sekali aja, nanti gw pinjamin cash 5 juta buat lu" Ucap Ramon yang gak neko-neko sambil mengeluarkan 5 pack uang yang masing-masing berjumlah satu juta rupiah.
"Gila lu kak! gak mau lah gw!" Gertak Ratu yang terkejut mendengarnya.
"Emang apa istimewanya gw sih hah sampai segitunya lu?!" Sambung Ratu yang kesal.
"Hey Rat asal lu tau ya. lu satu-satu nya junior yang di kagumi banyak pria." Balas Ramon.
"Hampir semua cowok produksi suka sama lu, umur muda tapi sudah body goal. bahkan Kiana incaran si Okto pun gak ada apa-apa nya di banding kan body lu" Tutur Ramon sekaligus memuji kemolekan tubuh Ratu.
Antara senang dan kaget bercampur kesal wajah Ratu sedikit memerah mendengar penuturan Ramon barusan.
"Ya tapi gw gak akan jual diri lah hanya demi uang. suami gw masih bisa nafkahin lahir dan batinnya gw" Ucap Ratu yang membela sang suami.
"Tapi mana buktinya? sampai lu sendiri yang harus nyari pinjaman uang kan dek. mikir orang mah ke situ" Ucap Ramon yang semakin memanaskan emosi di ruangan itu.
"Gak. gw tetap gak sudi jika harus begitu hanya demi uang kak" Ucap Ratu dengan tegasnya walau hati dan pikiran nya berdebat.
"Yaudah gw mah gak maksa kok, hanya menawarkan" Sambung Ramon dan memasukkan kembali uangnya ke tas slempang yang ia bawa.
"Gw pulang ya Rat, besok kan harus kerja pagi" Ramon pamit dan beranjak meraih gagang pintu.
Namun, langkah nya terhenti saat Ratna berubah pikiran dan kembali memanggil namanya.
"Hanya ciuman kan? gak lebih. sekali kiss doang dapat 5 juta lumayan lah" Batin Ratna ikut hadir di waktu yang tidak tepat.
"Kak Ramon" Ucap Ratu.
"Iya dek kenapa?" Tanya Ramon yang menoleh.
"Tapi lu jangan bilang siapa-siapa ya tentang hal ini?" Ucap Ratu yang memastikan kembali.
"Ya gak akan lah dek haha gila lu ya. gw juga tau kok" Ramon kembali menghampiri Ratu perlahan.
"Walau lu lagi sakit, wajah lu tetap fresh bagi gw dek hm.." Ucap Ramon yang mengelus bakpau yang seharusnya hanya untuk Adam.
"Lu yakin gak keberatan?" Tanya Ramon meyakinkan.
"Ehm ... demi bantu kamu ay, maaf" Ucap batin Ratna sambil menghela nafas.
Ratu menggelengkan kepalanya dan memejamkan mata perlahan.
Tapi tiba-tiba dari luar ada seseorang yang tak sengaja ingin menjenguk Ratu juga di waktu yang bersamaan.
Namun melihat adegan mesra yang akan Ratu lakukan dengan pria lain, tentu orang itu langsung menyiapkan kamera ponselnya dan mencoba mengambil gambar moment tersebut.
Dengan wajah bahagia, perlahan Ramon memiringkan kepalanya karena sudah tak sabar ingin melahap daging seksi di hadapannya.
"Akhirnya hehe ..." Ucap Ramon dalam hati sambil terus mendekati bibir Ratu.
Dan ...
Bersambung...
Thanks banget buat yang sudah mampir dan yang selalu setia nunggu update novel ini, Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment dan vote ya sebagai dukungan buat aku untuk lebih semangat lagi update novel ini yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda 'Setelah Nikah'".
__ADS_1
...🤵🏻👰🏻Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...🎉👏...