
...π Happy Reading π...
Dengan perlahan dan tepat, Adam menekan pinggul nya perlahan hingga akhirnya jebol lah segel kesucian Ratu yang selama ini ia jaga.
"Aw... Huft... Sakit ay" Ringis Ratu yang langsung mencengkram lengan suaminya.
"Hust.. iya sayang gak apa. Ini hanya pertama nya aja kok" Rayu Adam pada istrinya.
"Tahan ya?" Sambung Adam dengan lembut.
Ratu hanya merespon permintaan Adam dengan sebuah anggukan di kepalanya.
Adam pun melanjutkan aksinya dengan perlahan ia memaju mundurkan pinggulnya.
"Waw.. Hah! Sempit banget di gigit kuat terong gw njir" Ucap pelan Adam yang baru pertama kali merasakan sensasi jepitan jeruk perempuan.
"Lebih sempit dari pada tangan gw yang pakai sabun haha" Celetuk Adam dalam hatinya.
"Ehm.. pelan-pelan ya sayang" Pinta Ratu yang nampak nafasnya mulai normal kembali.
"Iya sayang, sini deh" Ucap Adam sambil menyambar leher Ratu dan membuat tanda cinta di sana seperti sebelumnya.
...β’β’β’π€΅π» IBG Season 3 'Setelah Nikah'π°π»β’β’β’...
Beberapa menit kemudian, ringisan yang tadi terdengar kini berubah menjadi suara nakal yang sedang Ratu tahan dari pita suaranya.
"Benar ya ucap teman-teman aku yang udah pada nikah hehe" Ucap Ratu di tengah peradukan terong suaminya dengan jeruk legitnya.
"Apa tuh?" Tanya Adam yang sengaja meladenin obrolan Ratu agar terus lupa dengan rasa perih yang barusan sempat menyiksanya.
"Iya itu sakitnya di awal doang hehe" Ucap Ratu dengan senyum nakal nya.
"Ya iyalah, pasti enak sayang haha" Celetuk Adam.
"Hilih Iya deh haha, ehm ayang kamu tau gak?" Tanya Ratu.
"Apa sayang?" Tanya Adam yang penasaran.
"Punya kamu besar banget loh hehe, sampai penuh jeruk aku nelen nya tau" Celetuk Ratu yang begitu polos.
"Masa sih hehe?" Tanya Adam yang menahan dirinya karena seakan mau terbang karena pujian manis dari istrinya.
"Yeah honey, enak banget ini ngaduk punya aku nya" Ucap Ratu sambil menggigit bibir bawah.
"Hanya segini memang besar ay?" Adam langsung menyabut terongnya dari jeruk Ratu dan memperlihatkan nya.
Ratu yang sekilas tak sengaja melihat batang coklat besar ber'urat itu pun langsung memejam kan mata seakan masih malu untuk berkenalan dengan terong yang sedari tadi membuat dirinya merem melek.
"Ih sayang malu tau ah!" Teriak Ratu yang langsung salting menutup matanya.
"Anjir!, Gede banget punya kamu sayang. Timun Belanda juga lewat kayanya" Ucap Ratu dalam hati.
Setelah 5 menit lama nya Adam mengaduk kembali jeruk sempit itu, suara-suara manja memenuhi seisi kamar di barengi dengan merdunya suara rintik hujan.
Ratu memeluk dan menarik pinggul suaminya dengan kedua kakinya yang sedang melebar agar Adam bisa lebih dalam bermain di bawah sana.
Merasa mendapat lampu hijau dari istri nya, Adam pun semakin cepat memacu gerakan pinggul nya agar lebih masuk tertelan oleh jeruk istrinya.
Menambah tempo dan mempercepat ritme Adam memanjakan jeruk istrinya dengan sangat penuh sensasi yang membara hingga tiba-tiba Ratu berteriak...
"A.. ah sayang aku keluar maaf!!.. Ah!!" Teriak Ratu yang mencengkram lengan suaminya saat menahan getaran hebat yang kembali merasuki dirinya.
Ya, Ratu kini sudah mencapai pelepasannya yang ke empat kali nya namun terong besar Adam belum sekali pun memuntahkan santan kentalnya.
"Aa.. aaah" Suara manja Ratu terdengar merdu di telinga Adam menandakan Ratu sangat puas dengan benda pusaka milik suaminya.
Adam tersenyum saat melepas sejenak terong yang sudah di penuhi oleh lendir istrinya.
Suaminya pun kembali bermanja dengan meny*su pada melon yang masih membulat kencang di hadapannya.
"Am.. am.. am.. nyam" Adam menghisap, melu mat dan memilin boba di ujung melon tersebut dengan lidahnya yang membuat Ratu kembali merem melek merasakan sensasi yang baru ia rasakan.
"Sayang udah keluarkan? udah puas belum?" Tanya Ratu sambil mengusap rambut yang ber'stylish under cut milik suaminya.
"Belum honey" Senyum licik Adam menatap Ratu.
"Hm.. Kok belum ay?" Tanya Ratu dengan wajah heran serta panik.
"Ya memang belum hehe" Ucap Adam.
"Ayo sini deh ayang" Sambung Adam dan menuntun Ratu untuk kembali bertumpu pada kedua tangannya.
"Hm.. mau apa lagi sayang?" Tanya Ratu yang menuruti permintaan suaminya.
"Udah nikmati aja hehe" Ucap Adam yang ingin mencoba gaya Dog gy style di siang yang terasa dingin di luar karena hujan, namun terasa panas di dalam rumah karena pergulatan mereka.
Adam memperhatikan sejenak lubang jeruk yang begitu cantik jika di lihat dari belakang, ia mengusapnya sejenak dan menampar manja bumper bulat nan padat di hadapannya.
__ADS_1
"Plakk!"
"Aw.. sakit ayang hih" Gerutu Ratu yang menoleh ke belakang.
"Eh iya sayang hehe maaf ya" Ucap Adam yang langsung menj*lati bongkahan padat milik istrinya.
"Benar kata orang ya, kalau lagi sa**e pasti tak ada rasa ji*jik sama sekali" Ucap Ratu dalam hatinya sambil merasakan lidah hangat suaminya yang masih asik menyapu bahkan membuat tanda cinta di bumper nya yang putih berisi.
"Bulat banget sayang sumpah, kencang lagi hehe" Ucap Adam yang terus-terusan memuji kemolekan tubuh Ratu.
"Biasa aja ah sayang" Sahut Ratu dengan pipi yang memerah.
Namun senyum manis Ratu harus terganggu saat terong ber'urat suaminya kembali mendongkrak jeruk sempitnya dari belakang.
"Ouh... Sayang apa itu? Penuh banget ay sumpah" Ucap Ratu sambil menggigit bibir bawahnya.
"Pejam kan matamu sayang" Pinta Adam yang tersenyum dan memulai permainannya kembali.
Ratu mengangguk dan menutup matanya sambil bertumpu pada kedua tangannya.
Mereka berdua serasa terbang bersama, begitu menikmati permainan yang lebih memanas dari gaya sebelumnya.
"Ah.. aw.. uum.." Ratu menggigit kuat bibir bawahnya karena saking gelinya saat terong Adam mengaduk lebih dalam jeruknya.
"Huft... e .. enak banget ay" Ucap Adam yang begitu semangat menghantam tubuh istrinya.
Tubuh Ratu terus berguncang hingga Adam yang menyadari kedua melon istri nya menggantung indah tanpa penghalang pun tak mau membuat hal itu menjadi mubazir.
Dengan lembut Adam menekan lebih dalam terongnya ke bagian tubuh istrinya dan memetik kedua melon di bawah sana.
"Um mainan aku kasihan di anggurin aja ya hehe" Ucap Adam yang kembali mengusap dan mere*as melon bulat istrinya.
"Waw sayang please jangan lagi deh um.." Ratu berusaha menahan suara manja nya keluar dari mulutnya saat jemari Adam memilin dan memeli**tir boba pink kecokelatan nya dengan sangat lembut.
"Ih kenapa ini sayang haha?" Tawa Adam saat merasa boba istrinya lebih mengacung dan mengeras dari sebelumnya.
"Hih ayang ah apaan sih" Gerutu Ratu yang sebenarnya malu mengakui bahwa dirinya sudah sangat panas karena sentuhan yang terus Adam berikan pada area terlarangnya.
Tak mau membuat mood Ratu menjadi jelek Adam pun menggenggam kedua melon istrinya untuk di jadikan pegangan saat ia mulai mempercepat tempo gerakan terongnya yang terselip ditengah bongkahan bumper yang padat dan bulat.
"Pook.."
"Pook"
"Plokk"
"Plok"
Suara peraduan paha Adam dan bumper Ratu terdengar begitu jelas saat Adam mempercepat tempo gerakannya.
Suara yang dulu ia anggap mitos saat menonton video biru, kini Adam tau asal suara itu dari mana.
"Ahh.. aw.. sa..sayang!" Pekik Ratu yang tiba-tiba bergetar hebat tubuhnya dan langsung jatuh tengkurap di kasurnya hingga terlepas lah pagutan terong suaminya dengan barang miliknya.
Akhirnya ia mencapai pelepasannya yang ke lima kali, kini Ratu sudah tak bisa membayangkan kenikm atan yang dari tadi ia rasakan. Semua tubuhnya terasa lemas karena telah mengeluarkan 5 kali pencapaian nya.
Kedua tangannya meremas bantal dan guling yang berada di dekatnya.
"Huft... Ah.. um.." Ratu mencoba mengatur nafas sejenak.
Melihat tubuh istrinya yang semakin glowing karena di banjiri keringat, bukan nya merasa jijik namun Adam malah menyesap keringat itu mulai dari leher, pundak hingga punggung Ratu.
"Ah.. aayang" Suara letih Ratu yang mencoba menahan sensasi yang mungkin akan kembali on.
Melirik lagi ke arah terong yang masih menjulang tinggi dengan lendir yang masih setia menyelimutinya, Adam kembali menarik bumper istrinya ke belakang agar membuka jalan menuju jeruknya yang semakin tembem.
"Kuat banget sih ayang. Aku udah lima kali dan burung mu belum muntah sama sekali huft.." Ucap Ratu sambil menoleh ke arah jam dinding yang ternyata sudah hampir satu jam ia bertempur dengan suaminya di ranjang.
"Ya gak tau ay hehe" Celetuk Adam yang sebenarnya bangga pada terong nya sendiri yang bisa bertahan selama ini untuk memuaskan Ratu.
"Jleebb"
"Pokk"
"Plok"
Adam kembali memompa batang ber'uratnya ke dalam jeruk sempit yang sangat menggigit.
Baru saja melakukan pelepasan yang ke lima kali jeruk Ratu di paksa lagi untuk menghisap kuat terong suaminya yang berukuran jumbo.
Ia sudah benar-benar diambang kenikmatannya hingga semua suara-suara nakal dan merduanya pun tak ia tahan lagi, Ratu lepaskan hingga memenuhi seisi kamar bahkan rumah yang hanya ada mereka berdua di dalamnya.
Bahkan sampai menyebut nama suaminya sudah Ratu lakukan berkali-kali saking hebat nya kocokan terong Adam yang tiada lelah keluar masuk dari jeruk tembemnya.
"Ouh sayang, Adam udah dong a.. ah um.." Ratu kewalahan sendiri sambil menutup matanya.
Namun suaminya hanya tersenyum manis menanggapinya.
Adam meraih tubuh Ratu dari belakang sambil mengusap perut serta kedua melon yang menggantung bebas dari tadi.
__ADS_1
"Um.. kiss me" Pinta Ratu yang menolehkan kepalanya kebelakang dan dengan peka Adam langsung melahap bibir istrinya.
Permainan mereka semakin memanas di posisi itu karena semua bagian tubuh Ratu tak lepas dari tangan suaminya yang langsung bergerilya.
Kedua bibir mereka sibuk dia atas saling bertukar saliva, kedua tangan Adam sibuk meremas melon yang kini sudah menjadi mainan favoritnya dan terong Adam masih terus sibuk beradu memanjakan jeruk milik Ratu. Sungguh kenikmatan dunia yang tiada tara bagi mereka.
Suara khas berkembang biak pun tak pernah berhenti keluar dari kedua celah bibir yang sedang beradu sampai tak sadar kini tubuh mereka berdua sudah bermandikan keringat cinta di atas kasur.
"Sayang... Ayo keluar bareng?" Ajak Adam yang melepas ci uman panasnya dan berbisik manja ke telinga Ratu.
"Ye.. yeah.. Cepetin lagi sayang, aku juga mau" Balas Ratu yang masih memejamkan mata menikmati batang besar suaminya di bawah sana.
Adam pun dengan segera mempercepat tempo gerakannya hingga suara peraduan paha dan bumper istrinya pun kembali terdengar nyaring.
"Sayang aku gak kuat!" Teriak Adam yang refleks memeluk erat tubuh montok Ratu saat tubuhnya bergetar sampai pinggul dan...
π§π§
π§π§
Muntah lah lava putih yang begitu hangat membanjiri rahim Ratu.
"E.. ehem.. ah aw.." Suara nakal Ratu yang ikut mencapai puncak dan merasakan cairan hangat menyiram rata ke bagian dalam jeruknya bahkan sampai terasa ke dalam rahimnya.
"Aku titip sesuatu ya sayang" Adam mengecup pucuk kepala Ratu.
Ratu pun tersenyum manis dan mengangguk dengan mata yang masih terpejam.
Merasa semua lava kentalnya sudah tertuang ke tempat yang seharusnya, Adam pun langsung menjatuhkan diri ke kasur dan rebahan telentang dengan tubuh yang masih berkeringat.
Seperti pada pria umumnya, terong yang dari tadi berdiri gagah pun kini perlahan mengecil bahkan menciut setelah memuntahkan benih cintanya.
"Lemas ya ay hehe" Ledek Ratu yang menoleh ke arah wajah tampan suaminya.
"Hm... Nikmat" Ucap Ratu yang merasakan hal yang sama dengan Adam.
Namun ekspresi Ratu langsung berubah saat merasakan ada cairan hangat yang akan mengalir keluar dari jeruknya.
Dengan mata yang melotot Ratu langsung menadahkan tangan nya di tengah kedua kakinya dan benar saja dugaannya, lava hangat yang tadi menembak dua kali ke dalam rahimnya kini sampai harus keluar lagi saking banyaknya santan yang Adam tembakan ke dalam.
"Ouh ayang hehe!" Teriak Ratu dengan wajah yang sumringah.
"Gila ayang banyak banget kamu keluarnya ih.. jorok hahah" Tawa Ratu sambil memperhatikan cairan putih kental di telapak tangan nya.
Ratu tersipu malu karena ini pertama kalinya ia melihat dan memegang cairan hina di atas tangannya.
"Hihi.. jorok banget ih suami aku!" Ratu salah tingkah sendiri sambil mencubit paha Adam.
Namun karena Ratu seorang wanita yang bar-bar, tentu terlintas lah hal-hal yang menjijikan di otaknya.
Tanpa di pinta atau di suruh, Ratu menjulurkan lidahnya dan menjilat lava kental suaminya sendiri dengan lahap.
"Ooek! Asin manis sedikit haha" Ucap Ratu sambil terus membersihkan tangannya dengan lidahnya sendiri.
Ratu ikut rebahan dan memeluk tubuh kekar suaminya.
Adam pun bergeser kesamping dan membalas pelukan hangat dari istrinya yang membuat Ratu langsung mengumpat di dekapan dada suaminya.
"Makasih ya, kamu sangat luar biasa" Bisik Adam dan mengecup pucuk kepala Ratu.
"You too, jagoan mu sangat besar dan perkasa hehe" Balas Ratu yang memuji barang suaminya juga.
Awal nya Ratu canggung berpelukan tanpa mengenakan busana sama sekali, tapi dinginnya cuaca di luar yang masih tersiram hujan membuat Ratu mau tak mau harus bertanggar nyaman dalam dekapan Adam.
Setelah melakukan hubungan suami istri yang sangat melelahkan, akhirnya mereka berdua pun tidur dalam pelukan hangat satu sama lain di temani suara gemercik hujan yang menenangkan hati sepasang pengantin yang baru saja berkembang biak.
Bersambung...
Gimana? puas dan senang dengan permainan RaDam?π π€, Pusing nih Rindu nyaring bahasa-bahasa nakal nya haha sampai ngebul loh nih kepala karena di tolak 4 kali reviewπͺππΌπ₯Ί.
Ditolak sekali aja sakit, apalagi ini 4 kali ya kan hehe. Itu alasan nya jadi lama Up ya guys, episodenya mah udah aku siapkan dari beberapa hari lalu ya cuma terhalang review yang di tolak (terus) heheππΌπ€π.
Tapi gak apa πͺπ», emang itu udah tugas Rindu sebagai author untuk terus melanjutkan karya yang selalu kalian tunggu heheπ .
Makanya yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang tak lain dan tak bukan berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 3 'Setelah Nikah'".
Jangan lupa juga untuk...
...πππ LIKE πππ...
...π€΄π»π€΄π» KOMENT π€΄π»π€΄π»...
...π SHARE π...
...Dan...
...πππ Tap Love πππ...
...π€΅π»π°π»Sampai Jumpa di Episode Selanjutnya...ππ...
__ADS_1