Introvert Berjiwa Ganda

Introvert Berjiwa Ganda
S2: Isi Amplop


__ADS_3

"Oh itu aplikasi MeStory ay, semacam untuk baca-baca cerita karya orang gitu. kita juga bisa ikut bikin kok kalau ada ide dan inspirasi" tutur Ratu.


"Oh gitu, lalu kamu ikutan bikin?" tanya Adam kembali dengan wajah datarnya.


"Iya ay, kamu download lah biar bisa baca cerita karya aku hehe" sahut Ratu.


"Iya deh, nanti aku baca ya" Adam tersenyum kecil menanggapi permintaan Ratu itu.


"Yank keluar yuk nyari angin atau cemilan gitu hehe" ucap Ratu yang nampak begitu manja didepan Adam.


"Um next time aja ya ay. takut kemalaman nanti aku pulang" jawab Adam yang merasa tak enak karena baru kali ini dia berucap bohong pada kekasihnya.


Bukan karena takut kemalaman, tapi seperti yang kita tau sisa uang Adam didompet kini tinggal tiga puluh ribu rupiah yang harus ia irit-irit sampai tanggal gajian tiba.


"Yaudah deh gak apa" ucap Ratu nampak kesal dengan jawaban Adam.


"Sayang jangan cemberut gitu dong" respon Adam mengusap pipi tembem kekasihnya itu.


"Iya ay engga kok hehe" Ratu melontarkan senyum palsunya menutupi rasa badmood yang mulai muncul.


"Yaudah ay aku pulang dulu ya, see you again next time" Adam tersenyum dan menghampiri bu Nisa untuk berpamitan.


"Bu saya pamit pulang dulu ya assalamualaikum" ucap Adam setelah mencium punggung tangan bu Nisa.


"Walaikumsalam bang, neng si abang bawain Yukalt tuh jangan lupa" titah bu Nisa.


"Oh iya siap mah" Ratu bergegas ke kulkas dan menyiapkan apa yang di pinta momy nya tadi.


Adam melangkah ke teras sambil memakai jaketnya.


"Dah ay ku pulang ya" ucap Adam menghadap Ratu.


"Iya ayang hati-hati ya semangat kerjanya besok" Ratu meraih tangan Adam dan menciumnya.


"Sini.." pinta Adam.


Ratu pun mendekatkan wajahnya yang hanya setinggi dada Adam. lalu dengan refleks Adam mengecup keningnya.


"Muach"


"Kamu juga semangat selalu ya besok di sekolah" sambung Adam.


"Iya ay dadah" balas Ratu.


"Dadah assalamualaikum"


"Walaikumsalam"


Setelah menatap kepergian Adam dari teras rumah nya, Ratu baru masuk kembali dan mencuci muka serta kaki sebelum ia naik ke kasur untuk bersiap tidur.


"Apa sih ini ay hehe" ucap Ratu yang langsung masuk kamar lalu menaruh buket bunga itu di meja riasnya dan mengambil amplop yang Adam berikan tadi.


Duduk di bibir kasur menyilangkan kedua tangannya kebelakang untuk melepaskan kaitan mahkota gunung kembarnya.


"Ah.. " ucap Ratu yang merasa lega saat gunung kembarnya bebas bergerak tanpa penghalang lagi.


Ratu mencoba membuka amplop itu dengan perlahan sedikit demi sedikit.

__ADS_1


Dan ternyata itu sebuah kartu ucapan dari Adam.


"Karena cintamu aku merasa bahagia dan karena ketulusanmu aku mampu menjadikan hidup ini lebih bermakna. Terima kasih sayang telah ada di saat-saat sedih dan bahagia ku. Selamat anniversary untuk kita berdua."


Ucap Ratu dalam hatinya membaca petikan puisi yang Adam tulis diselembaran kertas itu.


"Owalah so sweet bingit pacar gw hahah" Ratu tertawa kecil membaca puisi itu.


"Sayang, terima kasih ya sudah menemani ku selama ini, hubungan yang tak ku sangka sudah sejauh ini. berbagai halau rintang sudah kita lewati bersama tolong kamu jangan pernah tinggalkan aku ya cantik"


"Aku sayang banget sama kamu, kini kamu sudah menjadi target besar dalam hidupku. kamu harus sehat terus ya jaga pola makanmu. aku minta maaf kalau selama 12 bulan ini aku belum bisa jadi yang terbaik, belum bisa jadi yang se'sempurna inginmu. atau mungkin aku masih kalah jauh dibanding kekasihmu yang dulu."


"Aku sengaja sisihkan uang dari hasil keringatku akhir bulan kemarin, untuk beri sedikit kejutan di hari spesial kita ini. semoga kamu terima dan dijaga dengan baik ya sayang, ku harap hubungan kita langgeng terus sampai menuju bahtera rumah tangga kelak Aamiin."


"One more Happy Anniversarry Ratu Permata Sari, I love you forever and i need you in my life"


Begitulah isi surat Adam yang Ratu baca dalam hati hingga tanpa sadar airmata nya menetes ke surat itu.


"I love you too Adam Pratama Sanu" ucap Ratu sambil memeluk erat kertas yang ia baca.


Untuk pertama kalinya Ratu merasa begitu disayangi dan dicintai oleh seorang pria.


Yang jika dibandingkan dengan perjuangan Arya, Reno dan Indra dulu, tentu lah tidak sebanding dengan perjuangan Adam sejauh ini.


Ratu begitu bangga dan bersyukur memiliki kekasih seperti Adam, yang bisa menerima dia apa adanya tanpa memandang fisik maupun rupa dan yang terpenting Adam begitu sopan pada kedua orang tuanya.


...•••| Introvert Berjiwa Ganda Season 2 |•••...


Keesokan hari nya di pagi hari tepatnya di kelas APH 2, nampak Ratu yang sudah stay di kelas dengan earphone yang sudah menyangkut ditelinga.


Mendengarkan musik sejenak sebelum otak nya berperang dipelajaran Fisikanya bu Riris.


Begitulah kira-kira pesan manis Ratu yang kirim untuk mengabari jagoannya.


Tak lama kemudian jam pelajaran pun dimulai, semua murid bersiap berdoa dan memulai pelajaran.


Singkat waktu kini sudah jam 09.00 wib. setelah bu Riris puas menyiksa kelas XI APH 2 dengan materi menghitung tinggi bayangan dari cermin cekung, cembung dan datar.


Masuk lah pak Zilda membawa beberapa lembar kertas di tangannya.


"Assalamualaikum selamat pagi anak-anak" ucap pak Zilda dengan riangnya.


"Walaikumsalam pagi pak" teriak para murid.


"Bapak sudah menentukan tempat untuk kalian PKL, ada beberapa yang memang sudah list Pkl di tempat saudara nya dan ada juga yang mau terima beres aja kan haha" celetuk pak Zilda.


Mereka yang mendengar celetukan pak Zilda hanya bisa senyum-senyum sendiri menyadari bahwa wali kelasnya peka dengan para muridnya.


"Benar kan? benarlah itu buktinya kalian ketawa tawa haha" lanjut pak Zilda meledek para muridnya.


"Yaudah ini sudah bapak buatkan list nama kalian dan tempat Pkl yang sekolah tentukan untuk kalian ya, bapak tempel di depan kelas kalian" tutur pak Zilda.


"Tuh kan pas banget bel istirahat bunyi, selamat istirahat ya" sambung pak Zilda lalu keluar kelas menempel jadwal Pkl anak muridnya lalu kembali menuju kantor guru.


Siswa siswi yang sudah penasaran pun langsung bergegas menuju luar kelas untuk melihat list nama mereka ditempatkan dihotel mana.


Namun beda hal nya dengan Ratu yang dengan santai nya beranjak melewati kerumunan itu dan menuju kantin seorang diri.

__ADS_1


"Pada heboh banget begitu doang haha" celetuk Ratu dalam hatinya.


Ratu memesan ketoprak dan mengabari Adam bahwa kini ia sudah istirahat dan sedang mengisi perutnya agar tidak maagh.


Seperti biasa juga, beberapa pap pun Ratu berikan untuk Adam tanpa dipinta.


Memang sulit dipungkiri itu sudah menjadi rutinitas Ratu semenjak pacaran.


Memberi foto-foto nya agar Adam tidak khawatir tentang keadaannya.


Setelah beberapa menit melahap ketoprak, Bagas datang menghampiri Ratu secara mengejutkan.


"Duar.. mem.." mulut Bagas langsung terdiam saat refleks tangan Ratu langsung menyiram wajahnya dengan es kobok yang ia beli sebelumnya.


"Ih lu lagi ngapain sih ah!" bentak Ratu sambil menaruh kembali gelas yang sudah kosong itu.


"Selow sih rat hehe, buset dah sampai di guyur gw" gumam Bagas dan duduk di sebrang kursi Ratu sambil membersihkan wajahnya yang pasti sudah lengket karena seboran es tadi.


Seboran \= Siraman


"Eh lu tau gak?" tanya Bagas kembali membuka obrolan dengan Ratu.


"Gak lah! kan lu belum ngasih tau" balas Ratu dengan nada kesal nya.


"Sabar sih ih ngomel-ngomel mulu lu ih, lagi PMS lu?" balas Bagas yang mulai kesal.


"Bac*ot"


"Tempat Pkl kita sama, bareng si Mei juga tuh" ucap Bagas to the point.


Ratu langsung terdiam seakan kaget dengan informasi itu.


"Hah masa iya? males banget lagi gw kudu bareng sama si kutu kupret Bagas itu" dalam hati Ratu merasa jengkel.


Dengan segera ia meninggalkan kantin dan bergegas menuju kelasnya kembali untuk melihat jadwal yang pak Zilda tempel tadi di depan kelas.


"Oh iya gw belum liat tempat PKL gw dihotel mana tuh" ucap Ratu dengan rasa penasaran di sepanjang langkahnya menuju kelas.


Sesampai nya didepan kelas, Ratu langsung menerobos kerumunan itu perlahan.


"Misi woy, geser dikit sih buset dah!" celetuk Ratu di tengah ramainya teman kelasnya yang masih memperhatikan jadwal itu.


Ratu ikut memperhatikan jadwal itu untuk mencari urutan absen namanya dan ketemu lah ternyata...


Bersambung...


Yuk ikuti terus kisah menarik mereka di novel kesayangan kalian yang berjudul "Introvert Berjiwa Ganda Season 2".


Jangan lupa juga untuk...


...🎊🎊🎊 LIKE 🎊🎊🎊...


...🤴🏻🤴🏻 KOMENT 🤴🏻🤴🏻...


...🐝 SHARE 🐝...


...Dan...

__ADS_1


...💕💕💕 Tap Love 💕💕💕...


...See you on the next episode...🎉👏...


__ADS_2