Kejahatan Alexander Louise

Kejahatan Alexander Louise
Pertempuran


__ADS_3

Jason langsung terbahak mendengar suara ketakutan dari tuan Anton. Dengan cepat di dorongnya tubuh tuan Anton hingga membentur tembok. Pengawal pribadi tuan Anton segera menempelkan pistol yang sejak tadi sudah gatal ingin ditempelkannya di kepala Jason


“Kau lepaskan tuan Anton atau kepala mu aku pecahkan” geram bodyguard tersebut


“Coba saja. Alexander atau Junior yang akan lebih dulu mati jika kamu berani menyakiti orang ku” jawab Milena yang kembali menarik paksa tubuh Junior


Dengan cepat diseretnya tubuh Junior hingga keduanya berdiri di pinggir mercusuar


“Turunkan semua senjata kalian atau anak ini aku lempar ke bawah!!!” teriak Milena dengan suara lantang


Semua pistol yang semula mengarah kearah Jason sekarang berpindah kearah Milena


“Tuan Anton, pilih!. Akexander yang lebih dulu mati atau cucu tersayangmu ini?”


Tuan Anton menggeleng cepat sementara Alexander yang berada di bawah ancaman pistol Alvin mengepalkan tangannya dengan kuat, hingga tanpa disangka tangannya yang terkepal dilayangkannya ke wajah Alvin hingga lelaki itu terhuyung ke belakang. Dan dengan cepat pula Alexander melayangkan kakinya kearah kepala Alvin hingga membuat lelaki itu sekali lagi harus jatuh


“Lemparkan anak itu Milena!!!” teriak Jason


“Tidakkkkk!!!!” teriak Tuan Anton dan Alexander berbarengan


Milena yang telah mencengkeram tengkuk Junior saat ini telah menundukkan kepala anak kecil tersebut kearah bawah sehingga kembali Alexander dan tuan Anton berteriak lantang


“Buang semua senjata kalian!!!” teriak tuan Anton karena Milena kembali berteriak memintanya untuk memerintahkan seluruh anak buahnya membuang semua senjata mereka


Ratusan bodyguard tersebut tak punya pilihan lain selain menuruti perintah tuan mereka. Setelah ratusan pistol dilemparkan ke arahnya, Milena langsung tersenyum menyeringai


“Ternyata nyawa anak pelacur ini sangat berarti untuk anda tuan Anton” ucapnya sinis


“Jangan kamu berani sekali lagi mengatakan hal buruk tentang Milena!” geram Alexander


“Kenapa? Memang dia pelacur kan? Alvin sering memakainya” setelah berkata demikian baik Milena maupun Alvin sama-sama tertawa


“Kau tidak tahu latar belakangnya Milena. Jadi jangan asal menjudge Sania”


Kembali Alvin terbahak

__ADS_1


“Sania?. Wajar saja kita lama mencari keberadaan wanita itu. Saya mengenalnya dengan nama Nahla, bukan Sania. Tapi untunglah bodyguard papi kamu ada yang bisa kami ajak kerja sama” Alvin mengerling kearah Jason yang saat ini masih berdiri menatap tajam kearah tuan Anton


“Kita tidak punya banyak waktu Milena. Cepat kamu selesaikan pekerjaan ini. Saya sudah muak melihat dua orang ini, terutama tuan Anton. Pria yang tidak punya hati” ucap Jason kembali


“Jason, coba kamu ingat kembali. Apakah pernah kamu menemui saya dan mengatakan jika anak kamu dalam keadaan sakit parah, tidak pernahkan? Jadi dari mana saya tahu jika anak kamu sakit. Dan kamu sekalipun tidak pernah meminta bantuan saya”


Jason menyeringai


“Anda lupa tuan. Tapi saya tidak, hari itu saya sangat ingat. Hari dimana saya mengejar anda ketika anda akan keluar negeri. Tapi anda meminta saya menunggu sampai anda kembali, tanpa tuan mendengarkan penjelasan saya karena anda terburu naik ke helicopter pribadi anda. Anda tidak tahu jika saat itu anak saya sedang meregang nyawa di meja operasi. Tapi saya terlambat menyelamatkan anak saya, sehingga anak saya harus mati. Itu semua karena anda tuan Anton. Dan sejak hari itu saya bersumpah, bahwa saya akan menghabisi keturunan anda. Dan akhirnya hari itu tiba ketika anda mengirim saya menjaga cucu anda” selesai bicara seperti itu Jason tersenyum sinis


“Anda saksikan bagaimana cucu anda mati di depan anda”


Tuan Anton kembali menggeleng


“Maafkan saya Jason jika memang kematian anak kamu disebabkan oleh kejahatan saya. Tapi cucu saya tidak tahu apa-apa Jason. Bahkan kamu sendiri tahu, saya mengetahui mempunyai cucu baru beberapa bulan ini saja”


Jason menggeleng. Wajahnya masih datar seperti tadi, sedikitpun tidak terpengaruh dengan ucapan tuan Anton


“Persetan dengan waktu kapan anda mengenal cucu anda. Tapi karena anak inilah Alexander meninggalkan saya. Padahal Alexander tahu, saya telah banyak berkorban untuknya. Lahir bathin saya berkorban untuknya. Tapi ternyata pengorbanan saya sedikitpun tidak ada artinya di mata Alexander”


“Milena, jika kamu tidak bisa melempar anak tersebut biar aku yang melemparnya!!” kembali Jason membentak


Alexander membuang wajahnya melihat papinya berlutut di depan Jason, orang yang selama ini menjadi anak buahnya. Harga dirinya sebagai seorang anak rasanya terkoyak melihat papinya mengorbankan harga dirinya di depan bekas anak buahnya


“Tuan jangan berlutut di depan Jason. Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa Jason akan mati di tangan saya” geram bodyguard pribadi tuan Anton dengan mata merah menahan emosi


Jason tertawa sinis mendengar ucapan mantan rekan kerjanya. Tapi kemudian Jason menundukkan sedikit kepalanya, kemudian dengan kasarnya dia mengangkat dagu tuan Anton dan mencengkeramnya dengan keras


“Ambil tali, ikat orang ini!” ucapnya pada salah satu anak buah Milena yang sejak tadi menodongkan pistol kearah barisan para bodyguard yang sejak tadi tetap memasang wajah angker


Salah satu anak buah Milena berlari menuju tali dan dengan segera menarik kedua tangan tuan Anton kebelakang


Saat dua oranga bodyguard tersebut mengikatkan tali ke tangan tuan Anton, bodyguard yang lain yang sejak tadi sudah memasang siasat melalui lirikan mata mereka langsung beraksi. Secepat kilat bodyguard pribadi tuan Anton yang sejak tadi berdiri di belakang tuan Anton langsung menerjangkan kakinya kearah Jason disusul yang lain. Sementara yang lain segera salto dan melompat menghindari tembakan bodyguard Milena saat mereka mengambil pistol yang tadi mereka lemparkan ke tengah tempat tersebut


Bodygaurd bayaran tuan Anton yang dari luar negeri yang ternyata menyimpan pisau di tangan mereka segera melemparkan pisau mereka kearah Alvin dan juga Milena. Sandra yang menyadari jika semuanya kacau, berusaha melarikan diri. Tapi langkahnya dengan cepat dihentikan oleh pasukan bodyguard tuan Anton.

__ADS_1


Dengan sekali hentakan tangan, langkah Sandra sontak terhenti. Dan dengan cepat sebuah pisau langsung melukai lehernya. Dan Milena yang tangannya terkena lemparan pisau salah satu bodyguard tuan Anton tetap berusaha mempertahankan Junior dengan terus menekan kuat tangannya di dada anak kecil tersebut


Dorrrr!!!! Doorrr!!! Doorrr!!


Suara tembakan memenuhi puncak mercusuar yang tak luas tersebut. Para pilot yang menunggu di bawah mendongakkan kepala mereka ketika terdengar suara tembakan bersahut-sahutan di atas. Dengan segera mereka langsung masuk kedalam helicopter dan langsung menerbangkan helicopter kedekat mercusuar dimana di atas sana sedang terjadi perkelahian sengit antara Alvin dan Alexander


Tuan Anton yang diselamatkan oleh bodyguardnya terlebih dahulu, segera membawa tuan Anton turun dari puncak mercusuar dan meminta pada tuan Anton untuk segera masuk kesalah satu helicopter. Dan jika masalah semakin tak terkendali, bodyguard tersebut meminta pada tuan Anton untuk pergi menyelamatkan dirinya


“Papaaaaa……..!!!!” lengking suara Junior mampu menghentikan keributan antara Alexander dan seluruh yang ada di atas tempat ini


Sementara tiga buah helicopter yang sudah naik terus berputar yang mengakibatkan tempat tersebut kian tak terkendali. Orang-orang yang ada di sana seakan hendak melayang akibat kerasnya angin yang dihasilkan dari baling-baling tiga buah helicopter tersebut


“Junior!!!!” pekik Alexander ketika melihat bagaimana sekarang anaknya sudah tergantung di luar mercusuar


Beberapa bodyguard yang masih siaga dan yang tidak terluka segera mengacungkan senjata mereka kearah Milena yang saat ini sedang memegangi satu tangan Junior


“Kalian maju, tangan anak ini saya lepas!!!” ancam Milena


“Tidak Milena. Jangan lepaskan tangan anakku. Aku mohon Milena. Kasihani anakku. Anakku tidak bersalah Milena. Akulah yang bersalah, jika kau ingin membunuh orang maka bunuhlah aku. bukan anakku”


“Kamu memang akan aku bunuh Alexander, tapi sebelum kamu mati, kamu harus menyaksikan bagaimana aku membunuh anakmu. Kamu harus merasakan bagaimana rasa sakit yang aku rasakan karena kamu campakkan”


Alexander menggeleng, dan berjalan perlahan walau kesusahan karena dia juga mengalami luka tembak akibat tertembak oleh Alvin. Sementara anak buah Milena dan juga Jason saat ini sudah bisa dilumpuhkan. Bahkan kepala Jason pecah oleh tembusan peluru yang bersarang di kepalanya dari bodyguard pribadi tuan Anton yang menepati janjinya pada tuan Anton


Bodyguard yang terluka dibawa menyingkir oleh bodyguard yang lain dan memberi kode pada helicopter untuk mendekat agar bisa membawa rekan mereka yang terluka pergi dari tempat tersebut


“Papa…….”kembali Junior berteriak yang membuat Alexander kembali menghentikan langkah kakinya karena Milena kembali mengancam hendak melepaskan tangan anaknya


Tuan Anton yang sudah tiba di bawah, melihat cucunya bergelantungan panik bukan kepalang. Dia berteriak pada para pilot untuk menyiapkan parasut dan apa saja yang bisa mereka pakai untuk menangkap tubuh Junior jika Junior benar-benar dijatuhkan oleh Milena


“Jika kamu ingin anak kamu selamat. Beri kami satu helicopter!” teriak Alvin yang berusaha untuk berdiri menahan sakit akibat luka tembakan yang juga bersarang di bahunya


Alexander langsung menempelkan hp ke telinganya. Memghubungi helicopter yang ada di bawah untuk naik dan mendekati tubuh anaknya. Liam menit kemudian telah ada satu buah helicopter yang terbang dekat tubuh Junior. Dengan segera Milena dengan dibantu Alvin menarik tubuh Junior.


Alexander terus memberi kode pada pilot untuk mendekat dan membawa Milena beserta Junior dan Alvin pergi. Pilot tersebut mengangkat jempolnya dan lebih mendekat lagi. Milena segera bersiap hendak melompat kedalam helicopter dengan pistol yang terus mengarah kearah Junior

__ADS_1


Setelah Milena bisa naik, dengan cepat Milena mengulurkan tangannya kearah Junior yang tangannya dituntun oleh Alvin, lalu dengan cepat Alvin mengangkat tubuh Junior dan melemparkannya kearah Milena


Melihat anaknya dilempar kasar oleh Alvin, kembali Alexander berteriak kaget. Tapi Alvin tidak mempedulikan teriakan Alexander, dia pun akhirnya segera naik keatas helicopter, dan segera mengarahkan pistol yang ada di tangannya kearah kepala pilot yang segera menuruti perintahnya


__ADS_2