Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Keempat Bocah Kecil Ketiduran


__ADS_3

Terlihat beberapa kota makan yang di pesan oleh Leo sudah habis tak tersisa oleh keempat bocah kecil itu, Nicko dan Leo melihat mereka yang sedang mengusap perut masing-masing.


"Masih mau tambah" tanya kakek Nicko.


"Da ukup ke ita da enyan(udah cukup kek kita udah kenyang)" ucap Galah.


Disisi lain Brian dan Tio baru saja memasuki ruang keamanan cctv, Brian meminta seorang keamanan di sana untuk mengecek cctv rekaman cctv seisi kantor.


"Baik pak, saya periksa dulu" ucap seorang keamanan.


Brian dan Tio juga melihat langsung rekaman itu.


"Daddy?" ucap Brian.


"Ini kan pak Nicko bos" ucap Tio.


Mereka terus melihat rekaman cctv di mana keempat bocah kecil itu mengikuti sang daddy sampai masuk ke dalam lift.


"Lantai 10, mereka ada di bawa" ucap Brian yang melihat mereka memasuki sebuah ruangan yang Brian tau itu adalah ruang tempat santai yang biasa di gunakan sang daddy dan sang mommy.


"Kita ke bawa sekarang Tio" ucap Brian.


Brian dan Tio langsung keluar dari ruangan keamanan cctv masuk ke dalam lift untuk menuju lantai 10.


"Benar-benar nih daddy, bikin panik aja" ucap Brian.

__ADS_1


Ting...


"Hanya butuh waktu 2 menit saja lift yang di naikin oleh Brian dan Tio berhenti di lantai 10, kedua pria tampan itu keluar dari lift dan langsung melangkah menuju ruangan yang di tuju di samping ruang rapat bersama karyawan.


Brian langsung masuk begitu saja kedalam ruangan itu tampa mengetuk terlebih dahulu, membuat Nicko dan Leo yang sedang mengobrol melihat ke arah pintu.


"Boy, ternyata kalian" ucap Nicko dengan santai.


"Dad, kenapa sih daddy gak bilang sama aku kalau si kembar dan kedua temannya lagi sama daddy" ucap Brian dengan kesal.


Bukannya marah tapi daddy Nicko mala terkekeh geli melihat wajah kesal sang putra, membuat Brian semakin di buat jengah oleh sang daddy.


"Gak mungkin lah daddy gangguin kamu yang lagi kerja" ucap daddy Nicko.


"Tapi aku kan panik dad" ucap Brian.


"Ck dad, aku serius" ucap Brian.


"Iya-iya daddy minta maaf boy" ucap daddy Nicko.


"Aku selalu maafin daddy kok, sekarang di mana si kembar dan kedua temannya" tanya Brian.


"Tuh" tunjuk kakek Nicko pada arah sofa yang di tiduri keempat bocah kecil itu.


"What tidur" ucap Brian gak percaya.

__ADS_1


"Iya mereka kekenyangan habis makan jadi tidur" ucap kakek Nicko.


"Biarkan saja mereka tidur dulu nanti kalau udah bangun daddy ajak ke ruangan kamu" ucap daddy Nicko.


"Ya sudah aku sama Tio kembali bekerja lagi dad, om Leo ucap" ucap Brian pamit.


Brian dan Tio kembali ke lantai di mana ruangan mereka berada, sepanjang perjalanan Brian tak pernah berhenti mengomeli sang daddy yang sudah mengajak si kembar dan kedua temannya dan tidak memberitahu dirinya.


"Tio ke ruangan aku sebentar ya" ucap Brian saat mereka keluar dari lift.


"Baik bos" ucap Tio.


Keduanya masuk kedalam ruangan Brian, Brian duduk di kursi kerjanya sedangkan Tio duduk di depan Brian.


"Ada apa bos" tanya Tio.


"Semalam Rasya mengirim pesan kalau kemari dia baru saja tiba di indonesia, dia minta kita bertemu dia juga nanti akan mengajak ilham" ucap Brian.


"Boleh banget bos, Marvel gimana" tanya Tio.


"Loh tenang aja, Marvel akan segera balik ke indonesia karena kak Maura mau nikah" ucap Brian.


Keduanya mengobrol cukup lama sampai Tio kembali ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya.


Next....

__ADS_1


***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....


Jangan lupa mampir ke cerita Maura dan Jovian juga ya***...


__ADS_2