
Terlihat keempat bocah kecil sedang mengangkat kandang untuk di pindahkan ke halaman samping.
"Alih elan-elan anti imci ya anun agi(Galih pelan pelan nanti kelincinya bangun lagi)" ucap Galah.
Ternyata keempat bocah kecil itu sedang mengangkat kandang kelinci, kelinci itu keempat bocah kecil itu dapatkan dari kakek Nicko, kemarin si kembar meminta untuk di belikan kelinci-kelinci kecil.
"Inci ya tan ga idul Alah(kelinci nya kan gak tidur Galah)" ucap Galih.
"Tu yan atu agi idul eyat(itu yang satu lagi tidur nyenyak)" ucap Galah.
Keempat bocah kecil itu meletakan kandang kelincinya di halaman samping, lalu Galah pergi untuk mengambil sesuatu.
"Alah amu awa apa tu(Galah kamu bawa apa itu)" tanya Iqbal.
"Ni otel atanan inci(ini wortel makanan kelinci)" ucap Galah, ternyata kakek Nicko juga membeli se kardus wortel untuk makanan kelinci.
"Yo ita asi atan inci ya(ayo kita kasi makan kelinci nya)" ucap Galah.
Keempat bocah kecil itu pun mengeluarkan 4 ekor kelinci dari dalam kandangnya, lalu memberikan wortel yang sudah mereka pegang, kelinci-kelinci itu memakan wortelnya dengan lahap, membuat Galih tertawa.
"Inci ya laap anet atan ya(kelinci nya lahap banget makan nya)" ucap Galih.
"Ia ni ama atu uga(iya nih sama aku juga)" ucap Kifli.
"Aya ya ama atu inci ya tewe de ni alu-alu(kayak nya sama aku kelinci nya cewek deh nih malu-malu)" ucap Galah.
"Ama atu ga to(sama aku gak kok)" ucap Galih.
"Inci amu tewe ya(kelinci kamu cewek ya)" tanya Galah.
Tapi kelinci yang di tanyain Galah hanya memakan wortelnya dengan lahap sambil menunduk, yang di kira oleh Galah malu-malu.
Tiba-tiba kelinci milik Galih kabur ke arah taman bunga, membuat Galih reflek mengejar kelinci miliknya dan menangkapnya dengan cepat.
"Amu akal ya abul-abul ali atu(kamu nakal ya kabur-kabur dari aku)" ucap Galih.
Selesai memberi makan kelinci-kelinci itu, Keempat bocah kecil itu pun memberikan kelinci minuman, lalu kembali memasukan kelinci ke dalam kandangnya.
"Etalan alian idul ya tan da atan(sekarang kalian tidur ya kan udah makan)" ucap Galih.
__ADS_1
"Alah elan-elan anti inci ya anit agi(Galah pelan-pelan nanti kelincinya nangis lagi)" ucap Galih.
Selesai memasukan kelinci dalam kandang, keempat bocah kecil itu pun kembali mengangkat kandang kelinci itu buat di taruh di tempatnya lagi, karena sudah selesai di kasih makan.
"Uda yo ita asut(udah ayo kita masuk)" ajak Galih.
Keempat bocah kecil itu pun pergi masuk ke dalam rumah, terlihat mami Ambar baru saja keluar dari dapur.
"Sayang kalian habis dari mana?" tanya mami Ambar.
"Ita bis asi atan inci mi(kita habis kasi makan kelinci mi)" ucap Galih.
"Terus udah?" tanya mami Ambar.
"Uda mi, etalan inci ya agi idul ian(sudah mi sekarang kelincinya lagi tidur siang)" ucap Galah.
Mami Ambar hanya tersenyum mendengar jawaban kedua putra kembarnya, si kembar emang seperti itu.
"Sekarang cuci tangan kita makan siang oke" ucap mami Ambar.
"Ote mi, yo ais ita uci anan(oke mi, ayo guys kita cuci tangan)" ucap Galih mengajak ketiga sohibnya pergi kearah dapur.
"Ay bibi antit(hay bibi cantik)" ucap Galih memutar kran air untuk mencuci tangan.
Bergantian dengan Galah, Iqbal dan Kifli yang mencuci tangan, sedangkan Galih sudah terlebih dahulu kembali ke ruang makan dan duduk di kursi meja makan.
Galih melihat semua menu yang ada di atas meja, seperti ada yang kurang tapi apa ya dan Galih pun mengingatnya, dan langsung melihat sang mami.
"Mi to ga ada ayam dolen ci(mi kok gak ada ayam goreng sih)" tanya Galih.
"Gak sayang, mami bikin daging" ucap mami Ambar.
Galih pun memayunkan bibirnya karena tak ada ayam goreng kesukaannya, tak lama kemudian Galah, Iqbal dan Kifli kembali dan langsung duduk di kursi dekat Galih.
"Alih amu enapa(Galih kamu kenapa)" tanya Galah sang kembaran.
"Atu alau ga ada ayam goreng (aku galau gak ada ayam goreng)" ucap Galih.
"Hehehe da ga usa alau ita atan ya ada aja ote(hehhehe,,, udah gak usah galau kita makan yang ada aja oke)" ucap Iqbal.
__ADS_1
"Ia de(iya deh)" ucap Galih.
Mami Ambar pun mengambil menu makan siang buat keempat bocah kecil itu, mami Ambar menjanjikan es krim buat mereka kalau selesai makan siang.
"Yo ais epat bisin atanan ya ami atan asi ita es tim(ayo guys cepat habisin makanan ya mami akan kasih kita es krim)" ucap Galah.
Dengan semangat empat lima keempat bocah kecil itu menghabiskan makanan mereka, karena mami Ambar sudah mengambilkan kotak es krim yang ada di dalam kulkas.
"Wa et tim ya enat anet (wah es krimnya enak banget)" ucap Galah, padahal bocah kecil itu belum merasakan es krim itu
"Mi tu iat ita mua ya(mi itu buat kita semua ya)" tanya Galih.
"Iya sayang" ucap mami Ambar.
Galih, Galah dan kedua sahabat nya pun menghabiskan makan siang mereka, mami Ambar meminta keempat bocah kecil itu untuk mencuci tangan terlebih dahulu.
"Mi uda mi(mi udah mi)" ucap Galih dengan cepat mendekati sang mami.
"Ni mami udah siapin, ini buat Galah, ini buat Galih dan ini buat Iqbal ini buat Kifli" ucap mami Ambar.
"Maaci ya mi, maaci ante(makasih ya mi, makasih tante)" ucap si kembar dan kedua sahabatnya.
"Yo ita atan et tim ambil onton(ayo kita makan es krim sambil nonton)" ajak Galah, Galih dan kedua sohibnya pun mengangguk.
Keempat bocah kecil itu duduk di depan TV sambil memegang es krim yang ada di dalam mangkuk, sambil bersantai para bocil menonton filem kartun kesukaan mereka.
"Et tim ya enat ya(es krimnya enak ya)" ucap Galih.
"Ia enat anet(iya enak banget)" ucap Galah juga.
"Alah oba don atu au asa et tim amu(Galah coba dong aku mau rasa es krim kamu)" ucap Galih mengangkat sendok miliknya.
"Ama amu tan ada, to inta uya atu ci(sama kamu kan ada, kok minta punya aku sih)" tanya Galah.
"Ish uma inta uga elit(ish cuma minta juga pelit)" ucap Galih menatap sang kembaran dengan kesal.
Sedangkan Iqbal dan Kifli hanya tertawa melihat kedua sahabat kembarnya yang selalu berdebat, entah soal apa itu mereka selalu saja berdebat.
Next....
__ADS_1
***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....
Lanjut Jovian & Maura***....