Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Lomba Makan Kerupuk & Joget


__ADS_3

Selesai sarapan kak Dev dan keempat bocah kecil itu pamit pada mami Ambar dan papi Gilang, si kembar dan kedua sahabatnya membawa bendera kecil seperti yang di pegang oleh ke dua sahabatnya.


Kak Dev mengenakan celana jeans biru navy dan kaos puti lalu di lapisi jaket kulit berwarna hitam, membuat penampilan kak Dev terlihat begitu keren, jangan lupakan kacamata hitam dan juga masker menutupi separuh wajahnya.


"Ayo" ajak kak Dev.


"Wa tat Dep elen anet ya ais(wah kak Dev keren banget ya guys)" ucap Galih.


"Ia aya emelan ilam(iya kaya pemeran pilem)" ucap Galah.


"Iyalah kakak kan ganteng" ucap kak Dev bangga.


"Ish, antenan uga ita ia ga ais(ish, gantengan juga kita iya gak guys)" ucap Galih, yang mendapat anggukan dari ketiga sohibnya.


Sedangkan kak Dev menatap ke empat bocah kecil itu dengan kesal, kak Dev selalu kalah kalau bersama keempat bocah kecil itu.


Keempat bocah kecil itu bersama kak Dev berjalan kaki ke lapangan yang di adakan lomba, panas matahari mulai naik tapi tak mematahkan semangat keempat bocah kecil itu.


Sedangkan kak Dev wajahnya sudah memerah karena karena sinar matahari, untung saja ia mengenakan kacamata hitam dan juga masker.


Terlihat kerupuk sudah tergantung, ada lomba balap karung juga dan lomba mengisi paku dalam botol, ada lomba panjat pinang dan lomba bergoyang.


"Wa amei anet ya(wah ramai banget ya)" ucap Galah dengan antusias.


"Ia amei, ita itut omba atan eluput ya ama omba dodet(iya ramai kita ikut lomba makan kerupuk ya sama lomba joget)" ucap Galih.


"Ga a atu alu alo dodet(gak ah aku malu kalau joget)" ucap Iqbal.


"Ya uda alo alian ga au ial atu aja(ya udah kalau kalian gak mau biar aku aja)" ucap Galih.


Kak Dev dan keempat bocah kecil itu masuk ke dalam lapangan, dan para bocah itu pun mulai mendaftar diri buat ikut lomba, karena lomba makan kerupuk memang khusu anak-anak kecil.


"Kalian yakin mau ikut lomba" tanya kak Dev.


"Ia la tat, tu iat eluput ya ayat anet(iya lah kak, tuh liat kerupuk nya banyak banget)" ucap Galah.

__ADS_1


"Oke sekarang mulai mengambil tempat masing-masing ya, waktu makan kerupuk sampai 5 menit ya siapa yang paling banyak makan kerupuk dia adalah pemenangnya" ucap panitia lomba.


1 2 3 dalam hitungan ketiga para bocah kecil itu langsung menekan kerupuk dengan cepat, terlihat si kembar dan kedua sahabatnya gak mau kalau, dengan semangat mereka memakan kerupuk nya.


"Jangan ada yang pegang kerupuk ya, tangan harus di bawa" ucap emsi lomba.


Terlihat Galih belum habis kerupuk nya mala pindah lagi ke kerupuk yang lain, membuat kak Dev yang sedang mengambil vidio mereka tersenyum di buatnya.


"Ayo cepat sedikit lagi waktunya habis, ayo ayo" ucap emsi.


Suasana di lapangan semakin ramai dengan teriakan para penonton yang melihat anak-anak kecil sedang makan kerupuk dengan cepat, Galah terlihat dengan antusias menghabiskan kerupuk nya yang terakhir, sampai seorang emsi mengatakan stop karena waktunya sudah habis.


"Wah hebat ya kalian, bisa makan kerupuk banyak" ucap emsi melihat si kembar dan kedua sahabatnya.


"Ia don tat(iya dong kak)" ucap Galih masih memakan kerupuk yang tersisa.


"Uda Alih to asi di atan ci(sudah Galih kok masi di makan sih)" ucap Iqbal.


"Ayan au ajil(sayang mau bazir)" ucap Galih di selah mengunyah.


Galah memakan 6 kerupuk, Galih memakan 5 kerupuk, Iqbal 5 kerupuk juga dan Kifli 4 kerupuk sama seperti anak-anak yang lain.


"Maaci ya tat(makasih ya kak)" ucap si kembar dan kedua sahabatnya.


"Iya sama-sama" ucap emsi.


"Tat ita apat uit(kak kita dapat duit)" ucap Galih.


"Iya, simpan aja" ucap kak Dev.


Galih melihat kak Dev yang sedang mengabadikan momen yang ada di lapangan, sekarang lomba lari karung yang hanya bisa di ikuti orang dewasa, tidak untuk anak-anak kecil.


"Tat Dep ga itut omba(kak Dev gak ikut lomba?)" tanya Galih.


"Gak, kakak gak bisa lari dalam karung" ucap kak Dev.

__ADS_1


"Ita itut omba dodet aja tat(kita ikut lomba joget aja kak)" ucap Galih.


"Gak gak, kaka malu banyak orang" ucap kak Dev.


"Enapalus alu ci, ni iat atu ya tat(kenapa harus malu sih, nih liat aku ya kak)" ucap Gali sambil berjoget dengan asik.


Membuat kak Dev melihat kiri dan kanan, di mana orang-orang sibuk dengan lomba lari karung.


"Ditu tat dodet ya(gitu kak jogetnya)" ucap Galih.


"Gak kaka gak mau" ucap kak Dev.


Lalu keempat bocah kecil itu melihat lomba balap karung, si kembar dan kedua sahabatnya bersorak senang ikut berteriak juga.


Ada beberapa orang yang terjatuh dengan karung karena larinya terlalu cepat, membuat si kembar dan kedua sahabatnya tertawa kuat karena itu terlihat sangat lucu, tak hanya kempat bocah kecil itu, para penonton pun ikut tertawa.


Selesai lomba balap karung, sekarang lomba joget dan mengisi paku dalam botol, tapi si kembar dan temannya mengikuti lomba joget, awalnya Galah, Iqbal dan Kifli tak mau tapi karena paksaan dari Galih pun akhirnya mereka mau.


Terlihat ada banyak ibu-ibu juga yang ikut lomba joget, dan juga anak-anak kecil si kembar dan kedua sahabatnya berdiri di barisan yang satu, dan musik mulai di putar.


Galih berjoget dengan asik, sedangkan Galah, Iqbal dan Kifli terlihat malu-malu berjoget karena di tonton banyak orang.


Kak Dev mengambil momen itu dengan merekam video, nanti akan ia tunjukan pada kakak sepupunya di rumah.


"Ayo Ibal dodet don ana uma iam(ayo Iqbal joget dong jangan cuma diam)" ucap Galih sambil berjoget.


"Atu alu(aku malu)" ucap Iqbal.


"Iat ni atu dodet ya eemm asit(liat nih aku joget nya eemmm asikk)" ucap Galih sambil mengajukan jempolnya.


Membuat semua penonton tertawa lepas melihat semua peserta yang berjoget, apa lagi ibu-ibu yang berjoget.


Suasana lapangan terlihat sangat ramai, karena banyak penonton yang datang hanya sekedar menonton anak-anak yang sedang asik berjoget.


Sedangkan kak Dev di buat geleng kepala melihat Galih yang tak merasa malu berjoget di depan banyak penonton, sesekali Galih menggoyangkan badan kecilnya dengan lincah.

__ADS_1


Next....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....


__ADS_2