Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Semua Karena Galih


__ADS_3

Tak terasa lebaran sebentar lagi, si kembar saat ini sedang antusias menemani sang mami untuk berburu baju lebaran. Saat ini mereka sedang berada di mall terbesar di jakarta.


"My, ni adus uat Ibal ama ipli(my, ini bagus buat Iqbal dan Kifli)" ucap Galah, mereka ingin memberi hadiah buat kedua sahabatnya itu.


"Ia myy, ni adus uat eleta(iya my, ni bagus buat mereka)" ucap Galih juga.


"Ya sudah kalian ambil dua ya terus kita cari yang lain lagi" ucap Ambar.


Si kembar ingin membelikan baju lebaran buat kedua sahabatnya itu, karena kedua sahabatnya itu berasal dari keluarga tidak mampu jadi mereka ingin berbagi, si kembar juga tidak lupa membelikan baju gamis untuk mereka buat di pakai sholat eid nanti.


Setelah berkeliling hampir selama 3 jam, saat ini ketiganya berhenti di depan tokoh sepatu, si kembar melihat jejeran sepatu yang terpajang dengan rapi di atas rak kaca.


"Mau beli sepatu juga" tanya Ambar yang melihat ara pandang kedua putranya tak lepas dari sepatu-sepatu itu.


"Ia my yo ita iat(iya my ayok kita liat)" ajak Galih.


Ambar dan kedua putranya masuk kedalam tokoh sepatu itu, mencari-cari mana yang cocok untuk mereka.


Tiba-tiba arah pandang Galih tertuju pada dua orang yang sedang memilih-milih sepatu di rak sebelah, bocah kecil itu tau betul siapa mereka.


"Alah, oba amu iat tu(Galah coba kamu liat tuh)" ucap Galih menunjuk kerah dua orang itu.


"Ucel ama tata elah(uncle sama kaka Sheila)" ucap Galah.


"Ita tana yo(kita ke sana yuk)" ajak Galih.


Kedua bocah kembar itu pergi mendekati uncle mereka yang sedang memili sepatu dengan di temani sang pujaan hati.

__ADS_1


"Ucel(uncle)" panggil si kembar, membuat Brian dan Sheila melihat ke arah si pemanggil.


"Kalian sama siapa ke sini" tanya Brian kaget mendapatkan kedua ponakan kembarnya sudah berdiri di dekat mereka.


"Tu ama amy(tuh sama mami)" ucap Galah menunjuk ke arah sang mami yang masi sibuk memili-mili sepatu.


"Kak" panggil Brian membuat Ambar melihat ke arah si pemanggil.


Ambar melihat sang adik dan juga kedua putranya dan seorang gadis manis yang ada di dekat sang adik, Ambar mendekati mereka berempat.


"Kak" sapa Sheila dengan ber cipika-cipiki.


"Cel, ana uci obil atu(uncle mana kunci mobil aku)" ucap Galih langsung meminta kunci mobilnya yang masih di pinjam uncle nya awal bulan Ramadhan.


"Ada boy, kan masi di pinjam sama uncle" ucap Brian.


"To injam yaa ama anet cih cel(kok pinjam nya lama banget si uncle)" tanya Galih.


"Sayang gak mau liat sepatunya" tanya Ambar mengalihkan pembicaraan si kembar.


"Auh don my(mau dong mi)" ucap si kembar.


"Ya udah ayo kita liat-liat, uncle sama kaka Sheila juga mau liat-liat sepatu" ucap Ambar.


Tiba-tiba si Galih mendekati Sheila dan meminta untuk menunduk karena ia ingin membisikkan sesuatu, Brian mengernyit keningnya heran ia berpikir apa lagi yang akan di katakan oleh bocah nakal itu.


Selesai membisikkan sesuatu Sheila memandang Brian dengan kesal, sehingga membuat Brian ingin tau apa yang di katakan ponakan nya itu.

__ADS_1


"Yo my ita iat patu agi(ayok my kita liat sepatu lagi)" ucap Galih mengajak mami dan juga kembaran nya.


"Sayang bocah itu bilang apa" tanya Brian.


"Gak tau" jawab Sheila dengan nada jutek.


Brian berpikir pasti bocah itu sudah mengatakan sesuatu yang gak-gak buat gadisnya.


Sementara itu Galah kepo ingin tau apa yang di katakan Galih tadi pada kak Sheila, sampai membuat gadis itu kesal.


"Alih amu ilan apa ama tata ela(Galih kamu bilang apa sama kaka Sheila)" tanya Galah.


"Atu ilan alo ucel uka iat poto ewe esi hehehe(aku bilang kalau uncle suka liat foto cewek **** hehehe)" ucap Galih tertawa di ikuti juga oleh sang kembaran, sehingga membuat Ambar menggeleng kepala mendengarnya.


Sedangkan Brian sibuk harus membujuk sang gadis bagaiman lagi, karena saat ini Sheila sedang ilang mood.


"Sayang bocah nakal itu bulang apa sih, sampai bikin kamu jadi marah gini sama aku" tanya Brian tak henti-hentinya.


"Kata Galih kamu suka liat foto cewek-cewek **** di kamar" ucap Sheila, membuat Brian kaget bukan main.


"Sayang itu gak benar, sih Galih cuma ngerjain kita" ucap Brian.


"Gak tau ah, aku mau pulang aja" ucap Sheila.


Brian pun membujuk gadisnya sampai jungkir balik, karena ulah ponakan nakalnya itu.


Next....

__ADS_1


**Jangan lupa like, komen sama vote ya,, maaf baru up maklum lagi ngerayain lebaran😊


Aku mau ngucapin Minal aidin walfaidzin ya, Mohon maaf lahir bathin, Selamat lebaran semuanya🙏🙏**


__ADS_2