Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Makan Malam Bersama Sahabat


__ADS_3

Sesampainya di dalam kamar si kembar mengambil mainan pemberian om Raffa dan menunjukan nya pada kedua sahabatnya.


"Wah, adus anet ainan yaa ya Ibal(wah, bagus banget mainan nya ya Iqbal)" ucap Kifli.


"Ia elen anet, asti alga yaa ahal ya(iya keren banget, pasti harganya mahal)" ucap Iqbal.


"Ni om Laffa yan acih eman ucel Blian ama ucel Alvel(ini om Raffa yang kasih teman uncle Brian dan uncle Marvel)" ucap Galah.


"Yo ita ain alen di tana(ayo kita main bareng di sana)" ajak Galih.


Keempat bocah kecil itu pun bermain di karbet bulu yang ada di kamar si kembar, mainan baru mereka di pinjam oleh kedua temannya mereka bermain mainan yang di kasih sang kakek.


"Anti alo om Laffa te ual elgi agi au eli inan buat ita, anti ita asih ama alian uga ya(nanti kalau om Raffa ke luar negri lagi mau beli mainan buat kita, nanti kita kasih sama kalian juga ya)" ucap Galih.


"Enalan Alih(beneran Galih)" tanya Iqbal.


"Ia enal to(iya benar kok)" ucap Galah.


Galah dan Galih memili mainan yang sudah arang mereka mainan kan, lalu membagikan kepada kedua sahabat mereka Iqbal dan Kifli sangat senang mendapat mainan yang di kasih oleh si kembar.


"Ni enalan uat ita(ini beneran buat kita)"tnya Iqbal.

__ADS_1


"Ia ni uat alian(iya ini buat kalian)" ucap Galih.


"Maacih ya Alah, Alih aliran ait anet(makasih ya Galah, Galih kalian baik banget)" ucap Kifli.


"Ia ama-ama(iya sama-sama)" ucap Galah.


Tak lama kemudian mami Ambar datang untuk memanggil keempat bocah kecil itu.


"My, ita asi inan ama Ibal ama Ipli(my, kita kasih mainan sama Iqbal sama Kifli)" ucap Galih.


"Iya sayang gak papa kok, berbagi juga kan pahala sayang" ucap Mami Ambar tersenyum, ia sangat bersyukur kedua putranya punya hati mulia sejak dini, sama seperti uncle Brian sejak kecil selalu suka berbagi.


"Yo ita atan ulu ya lus alian di atal pak apam ulan(ayo kita makan dulu ya terus kalian di antar pak satpam pulang)" ucap Galah.


"Apii(papi)" panggil si kembar.


"Hay sayang, ayo sini ajak temannya kita makan malam bersama" ajak Gilang.


"Mau makan apa sayang" tanya Ambar pada keempat bocah kecil itu.


"Asi ama ayam dolen aja my, alo alian au atan apa(nasi sama ayam goreng aja my. kalau kalian mau makan apa)" tanya Galah.

__ADS_1


"Ita amain aja ante ama Alah(kita samain aja tante sama Galah)" ucap Kifli.


Setelah selesai mengambil menu sarapan para bocil, Ambar langsung mengambil menu makan sang suami sedangkan si kembar dan kedua sahabatnya langsung melahap makanan mereka setelah selesai berdoa.


"Atanan di uma alian enat anet(makanan di rumah kalian enak banget)" ucap Iqbal.


"Ni amy ita ya asat lo(ini mami kita yang masak loh)" ucap Galih.


"Alo di umah atu uma ada ahu ama empe ama asi uga(kalau di rumah aku cuma ada tahu sama tempe sama Nasi juga)" ucap Iqbal.


"Amu iap ali atan auk ahu ya(kamu tiap hari makan lauk tahu ya)" tanya Galih.


"Ia, lus au atan apa tan uma ada tu aja, api atu etap elsutul to asi isa atan, ata nenet ama akek ita alu etap elsutul ama Alloh(iya, terus mau makan apa kan cuma ada itu aja, tapi aku tetap bersyukur kok masi bisa makan, kata nenek sama kakek kita harus tetap bersyukur sama Allah)" ucap Iqbal.


Semua yang ada di situ merasa iba mendengar pengakuan Iqbal, terutama Ambar dan Gilang yang sudah mengetahui Iqbal hanya tinggal bersama nenek dan kakek nya.


Next...


**Like,,,,,


Komennnn....

__ADS_1


Vote**....


__ADS_2