
Galah, Iqbal dan Kifli tiba di lantai bawa, mami Ambar dan papi Gilang melihat kurang satu personil yang tidak ada.
"Sayang, adik kamu mana" tanya mami Ambar pada sang putra.
"Alih agi andi mi, Alih anun elat(Galih lagi mandi mi, Galih bangun telat)" ucap Galah.
"Ia ante Alih alu aja anun(iya tante Galih baru aja bangun)" ucap Iqbal.
"Ya sudah ayo ke kita tunggu Galih di meja makan saja ya" ucap Ambar yang mendapat anggukan dari ketiga bocah kecil itu.
Sementara itu di lantai atas tepatnya di dalam kamar Galih terlihat baru saja keluar dari kamar mandi, bocah kecil itu keluar tampa mengenakan handuk karena buru-buru.
"Du adut ya di amal andi agi atu upa(adus handuknya di kamar mandi lagi, aku lupa)" ucap Galih kembali berlari lagi masuk ke dalam kamar mandi mengambil handuknya.
Galih keluar lagi dengan handuk yang melilit di dadanya, Galih mengambil baju yang sudah di siapkan di atas ranjang.
Selesai berganti pakaian Galih membawa sepatu miliknya ke lantai bawa, ia pikir nanti di pakai di bawa saja kalau udah mau ke rumah kakek.
"Ami, ami(mami, mami)" panggil Galih menuruni tangga.
"Ada apa sayang, jangan lari-lari nanti jatuh)" ucap Ambar.
__ADS_1
"Mi, Alah ama Ibal dan Ipli ana(mi. Galah sama Iqbal dan Kifli mana)" tanya Galih.
"Udah nunggu di meja makan" ucap Ambar.
"Aap ya mi, Alih anun elat emalam tan idul ya elat(maaf ya mi. Galih bangun telat semalam kan tidurnya telat)" ucap Galih.
"Iya gak papa, ayo kita sarapan" ajak mami Ambar.
Galih melihat ketiga sohibnya sudah menunggu di meja makan bersama papi Gilang, Galih duduk di dekat sang kembaran tampa memakai sepatu.
"Epatu amu ana(sepatu kamu mana)" tanya Galah.
"Di uan egah lum atu ake(di ruang tengah belum aku pake)" ucap Galih.
Para bocil pun menyantap nasi goreng buatan mami Ambar, jangan lupakan telur dadar kesukaan si kembar yang ada di atas tumpukan nasi goreng, terlihat ada beberapa potong udang juga membuat keempat bocah kecil itu melahap nasi gorengnya dengan lahap.
"Asi dolen yaa enat anet ya(nasi goreng nya enak banget ya)" ucap Kifli.
"Ia ni ami atu ya asat, ia tan mi(iya ini mami aku yang masak, iya kan mi)" tanya Galih melihat sang mami.
"Iya sayang" jawab Ambar sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ayo di habisin sarapannya sam susu nya, nanti papi yang akan mengantar kalian ke rumah kakek Nick" ucap Gilang.
"Enal pi(benar pi)" tanya Galah.
"Yes boy" jawab papi Gilang.
Keempat bocah kecil itu pun menghabiskan sarapan mereka, juga susu mereka.
"Aahhww... tutu ya enat( aahhkk,, susu nya enak)" ucap Galih.
Selesai menghabiskan sarapan, semuanya pergi ke ruang tengah, Galih memakai sepatunya yang belum sempat ia pakai setelah selesai mereka semua pamit pada mami Ambar.
Rencananya Mami Ambar nanti akan menyusul siang nanti ke ruang orang tuanya, sedangkan si kembar dan kedua sahabatnya di antar oleh papi Gilang terlebih dahulu.
"Ita amit ya mi(kita pamit ya mi)" ucap si kembar.
"Iya sayang hati-hati ya kalian" ucap Ambar.
Ambar melihat sang sumi dan keempat bocah kecil itu masuk ke dalam mobil, lalu mobil pun keluar dari pintu gerbang besar.
Next...
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...