Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Kembar Kembar Nakal


__ADS_3

Si kembar menyambut kepulangan sang papi, papi Gilang baru saja pulang kantor dan si kembar langsung menyambutnya.


"Api lu ulan antol ya(papi baru pulang kantor ya)" tanya Galah.


"Iya boy, kalian cepat besar ya biar bisa gantiin papi di kantor" ucap papi Gilang memeluk kedua putra kembarnya.


"Asti don pi(pasti dong pi)" ucap si kembar bersama.


"Mami kalian mana, kok gak keliatan sih" tanya papi Gilang.


"Ami agi di amal pi(mami lagi di kamar pi)" ucap si kembar.


"Ya sudah papi ke kamar dulu ya, mau mandi udah gerah" ucap papi Gilang.


"Ote pi(oke pi)" ucap Galah dan Galih bersama.


Papi Gilang pergi ke kamar, sedangkan si kembar kembali bermain di ruang tengah, Iqbal dan Kifli sudah pulang dari satu jam yang lalu dan saat ini tersisa hanya si kembar saja.


"Alah atu ijam obil ten amu ya(Galah aku pinjam mobil tank kamu ya)" ucap Galih.


"Ia ni(iya nih)" ucap Galah.


"Maaci ya Alah ait de(kasih ya Galah baik deh)" ucap Galih sambil terkikik.


"Atu tan eman ait, amu aja yan ga au(aku kan memang baik, kamu aja yang gak tau)" ucap Galah.


"Ia tat Alah (iya kak Gala)" ucap Galih dengan jahil.


"Ililan da au ya aja angil atu tata(giliran ada maunya aja manggil aku kaka)" ucap Galah.


"Hihihihi" Galih terkikik melihat wajah kembaran nya yang kesal.


Kak Dev datang dengan membawa lap top miliknya, lalu meletakan di atas meja kaca di depan kedua bocah kembar itu yang sedang asik bermain.


"Yes mom, aku baik-baik saja di sini" ucap kak Dev melihat layar lap top nya.


Membuat si kembar saling pandang, lalu penasaran mereka pun mendekati kak Dev, si kembar melihat sorang wanita bule yang sedang berada di dalam laptop milik kak Dev.


"Tat tu iapa (kak itu siapa)" tanya Galih.


"Eyang kalian ini" ucap kak Dev melihat si kembar.


"Eyan to ita ga elna liat ci(eyang kok kita gak pernah liat sih)" tanya Galah.


"Dev, itu si kembar?" tanya mommy kak Dev.

__ADS_1


"Yes mom" ucap kak Dev.


"Ai eyan, pa abal(hay eyang apa kabar)" sapa si kembar melihat layar lap top.


"Hey, adu kalian lucu-lucu ya" ucap mommy kak Dev.


"Ia don eyan ita ucu anet tan(iya dong eyang kita lucu banget kan)" ucap si kembar.


"Dev mereka lucu-lucu ya mommy jadi gemes deh" ucap mommy kak Dev.


"Lucu apaan tiap hari bikin rusuh" ucap kak Dev melirik si kembar.


"Duh mommy pengen kasih kamu adik lagi deh liat mereka" ucap mommy kak Dev.


"Gak mom, aku gak suka ya" ucap kak Dev dengan bahasa Jerman.


Membuat si kembar saling pandang, tak mengerti apa yang di katakan oleh kak Dev.


"Eyan tat Dep ilan apa(eyang kak Dev bilang apa)" tanya Galih.


"Tanyakan sama kak Dev sayang" ucap mommy kak Dev.


"Tat, tat Dep lan apa ci(kak, kak Dev bilang apa sih)" tanya Galah.


"Kepo deh" ucap kak Dev.


"Eyan to ga elna te uma ita ci(eyang kok gak pernah ke rumah kita sih)" tanya Galih.


"Iya sayang eyang kan jauh di jerman" ucap mom Kak Dev.


"Eyan ita oleh ga te elman(eyang kita boleh gak ke jerman)" tanya Galah.


"Boleh dong sayang" ucap mom kak Dev.


"Tat alo tata au te elman ita itut ya tat(kak kalau kaka mau ke jerman kita ikut ya kak)" ucap Galih.


"Kalian pikir ke jerman kaya pergi ke taman hiburan apa" ucap kak Dev.


Si kembar pun melihat ke arah laptop, dan mengadu pada wanita paru baya di layar lap top.


"Eyan tat Dep ga ua adat ita(eyang kak Dev gak mau ajak kita)" ucap Galah.


"Nanti eyang pukul kak Dev ga sayang" ucap mom kak Dev.


"Anan utul eyan di ewel aja di inga tat Dep aya eyan Inta(jagan di pukul eyang di jewer aja di telinga kak Dev kaya eyang Sinta)" ucap Galih.

__ADS_1


"Iya sayang kalian benar" ucap mom kak Dev.


Lalu si kembar melihat kak Dev dengan tersenyum licik, kedua bocah kembar itu sudah berhasil menghasut eyang baru mereka, membuat kak Dev melihat si kembar dengan malas.


"Ya udah udahan ya mom, nanti telpon lagi" ucap kak Dev kesal.


"Oke sayang, baik-baik ya di sana, kembar laporin eyang ya kalau kak Dev nakal" ucap eyang.


"Iap eyan(siap eyang)" ucap si kembar bersama.


Panggilan vidio call pun mati, kak Dev lalu melihat si kembar bergantian, membuat si kembar tersenyum jahil melihat kak Dev.


"Tat to iat ita ditu ci(kak kok liat kita gitu sih)" tanya Galih.


"Dasar kalian ini nakal ya" ucap kak Dev.


"Tat Dep uga akal(kak Dev juga nak)" ucap Galah.


"Di bilangin malah ngeyel ya" ucap kak Dev.


"Abul(kabur)" ucap si kembar lari dari hadapan kak Dev dengan cepat.


Si kembar lari ke ruang tamu sambil tertawa lepas karena sudah berhasil mengerjai kak Dev, kedua bocah kembar itu duduk di belakang sofa sambil terkikik geli, tak hanya bersama kedua sahabat nya si kembar usil, berdua pun bisa asal ada mangsa.


"Asain tata Dep hihihi(rasain kaka Dev hihihi)" ucap Galih sambil terkikik.


"Ia bis embal di awan hehehe(iya habis kembar di lawan hehehe)" ucap Galah.


"Ia ita tan embal-embal akal(iya kita kan kembar-kembar nakal)" ucap Galih, yang mendapat anggukan dari sang kembaran.


Galah berdiri melihat situasi di ruang tamu, apa kah kak Dev mengejar mereka atau tidak, rupanya aman, kak Dev tidak mengejar mereka.


"Yo tat Dep ga ejal ita(ayo kak Dev gak kejar kita)" ajak Galah.


Kedua bocah kecil itu pun keluar dari tempat persembunyian, mereka kembali berjalan ke arah ruang tengah mencari keberadaan kak Dev di sana, dan ternyata kak Dev sudah tidak ada di sana.


"Alah tat Dep da ga ada(Galah kak Dev udah gak ada)" ucap Galih.


"Ia yo ita ain agi(iya ayo kita main lagi)" ajak Galah.


Kedua bocah kecil itu pun kembali bermain, Galih mengambil mobil tank yang tadi ia pinjam pada Galah, begitu pun dengan Galah.


Next....


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....

__ADS_1


***Guys mampir ke cerita baru aku ya judulnya CINTA SEJATI ABDI NEGARA. Bisa langsung masuk ke profil.🙏


Terimakasih***...


__ADS_2