
Di selah menunggu sholat taraweh semua keluarga berkumpul di ruang tengah, Brian duduk di salah satu sofa dekat sang mommy tercinta yaitu Nisa, sedangkan si kembar duduk di atas pangkuan sang kakek Galih bersama kakek Nicko sedangkan Galah bersama kakek Reza.
Si kembar melihat uncle mereka yang begitu manja pada sang eyang membuat mom Nisa mengelus kepala putra bungsunya itu.
"Ish, ucel anja anet ama eyan(ish, uncle manja banget sama eyang)" ucap Galih.
"Suka-suka uncle dong, ini kan mommy nya uncle" ucap Brian.
"Eyan ita uga to, ia tan akek(eyang kita juga kok, iya kan kakek)" tanya Galih pada kakek Nicko.
"Iya boy" jawab Nicko.
"Tu egal apa ata akek(tuh dengar apa kata kakek)" ucap Galih.
"Iya-iya" jawab Brian mengalah karena sampai kapanpun si kembar tidak pernah mau mengalah.
"Jagoan uncle sini deh" panggi Brian kepa si kembar.
"Enapa ecel(kenapa uncle)" tanya si kembar antusias.
__ADS_1
"Uncle pinjam mobil kalian dong" ucap Brian, membuat si kembar saling pandang.
"Injam obil itu(pinjam mobil kita)" tanya Galah.
"Iya pinjam mobil" ucap Brian.
"Obil ucel enapa to ijam obil ita(mobil uncle kenapa kok pinjam mobil kita)" tanya Brian.
"Mobil kalian itu harus di panasin kalau gak nanti mesinnya bermasalah" ucap Brian.
"Enal dita ya akek(benar gita ya kakek)" tanya Galah pada kakek Reza.
"Benar boy, apa lagi mobil kalian hanya di simpan di garasi saja" ucap kakek Reza.
"Hari ini uncle pinjam mobil Galah, besoknya lagi pinjam mobil Galih gitu, biar mobilnya skali-skali jalan gak mungkin kan nunggu kalian gede" ucap Brian.
Si kembar berpikir sejenak, apa yang di bilang uncle nya benar juga nanti kalau mobil sport mereka rusak gimana.
"Ya uda de ita bil unci ulu di amal(ya udah deh kita ambil kunci dulu di kamar)" ucap Galah.
__ADS_1
Kunci mobil si kembar saja mereka yang simpan, si kembar pergi ke kamar untuk mengambil kunci mobil milik mereka.
Kunci mobil keduanya tersimpan di dalam kota yang ada di laci meja nakas, karena kedua kakek mereka sudah menyiapkan kotaknya buat simpang kunci mobil.
Tak lama kemudian si kembar kembali dengan membawa kunci mobil mereka dan memberikan kepada uncle Brian.
"Ni ucel unci obil ita, agal ampe usat ya obil ita cel(ni uncle kunci mobil kita, jangan sampe rusak ya mobil kita cel)" ucap Galih.
"Gak lah, kalian pikir uncle gak bisa ngemudi mobil apa" ucap Brian.
Suara Zikir di masjid sudah terdengar, pertanda sebentar lagi sholat taraweh akan segera di mulai, semua anggota keluarga itu bersiap-siap untuk pergi ke masjid sholat taraweh bersama, si kembar pun dengan antusias untuk berganti pakaian sholat mereka yang senada.
"Nanti di masjid jangan tidur ya sayang" ucap Ambar saat ini berjalan keluar rumah bersama si kembar dan yang lainnya.
"Ia myy(iya my)" jawab si kembar.
"Boy, sini sama papi mau nyebrang jalan" panggil Gilang.
Si kembar pun mengandeng tangan sang papi untuk menyeberangi, terlihat orang orang sudah mulai banyak berdatangan untuk sholat taraweh bersama di masjid.
__ADS_1
Next....
Jangan lupa tinggalkan Like, Komen dan Vote ya..