
"Sayang mau opor ayam apa gulai" tanya Ambar pada keempat bocah kecil itu.
"Atu opol ayam ama upat ya my(aku opor ayam sama ketupat ya my)" ucap Galih.
"Ama atu uga my(sama aku juga my)" ucap Galah.
"Kalau Iqbal sama Kifli mau menu apa nak" tanya Ambar dengan lembut.
"Atu ama aja aya embal ante(aku sama aja kaya kembar tante)" jawab Iqbal.
"Ia ante atu uga(iya tante aku juga)" ucap Kifli juga.
Ambar mengambilkan ketupat dan opor ayam buat keempat bocah kecil itu bergiliran, kemudian mereka semua makan bersama setelah berdoa.
"Ucel atan upat uga ya ama ulai (uncle makan ketupat juga ya sama gulai)" tanya Galih.
"Iya dong uncle kan puasa nya full, gak setengah-setengah" ucap Brian yang duduk di dekat Marvel.
"Ucel idil ita yan uasa etega ali(uncle nyindir kita yang puasa setengah hari)" tanya Galah.
"Gak nyindir kok, kenyataannya kan emang gitu" jawab Brian.
__ADS_1
Membuat kedua bocah kembar itu menatap uncle nya dengan peperangan, tapi yang di tatap hanya acuh tak acuh.
"Sayang di habisin makannya ya" ucap eyang Nisa.
"Ia eyan, ucel Blian tu eyan belin (iya eyang, uncle Brian tuh eyang nyebelin)" aduh Galih pada sang eyang.
"Dasar tukang ngadu" ucap Brian.
Si kembar dan kedua temannya kembali menghabiskan makanan mereka, sedangkan para orang tua hanya menggeleng kepala melihat tingkah ke tiganya yang sebentar akur, sebentar ribut itu.
Tapi biarpun sering ribut gitu Brian tetap menyayangi kedua ponakan nakalnya itu.
"Alih elut amu to esal anet, amu atan upat lapa(Galih perut kamu kok besar banget, kamu makan ketupat berapa)" tanya Galah sang kembaran.
"Atu atan upat ya enan(aku makan ketupat nya enam)" jawab Galih.
"Anyat anet antes aja elut amu esal Alih(banyak banget pantes aja perut kamu besar Galih)" ucap Iqbal.
"Heehehe" Galih hanya terkikik geli.
"Yo ita onton(ayo kita nonton)" ajak si kembar, mereka berempat pun pergi ke ruang tv.
__ADS_1
Sedangkan Brian yang baru saja selesai makan tiba-tiba kebelet banget, ia pergi ke kamarnya terlebih dahulu sedangkan Marvel nanti menyusul karena ada hal yang akan mereka bicarakan, Brian melewati ruang tengah di mana para bocah itu asik menonton.
Tiba di kamar Brian langsung pergi ke kamar mandi tampa melihat isi kamarnya terlebih dahulu.
Sedangkan di lantai bawa suara tawa keempat bocah kecil itu memenuhi ruang tv, karena filem yang mereka tonton saat ini adalah Marsya end dhe Bird.
"Ucel Avel mau mana(uncle Marvel mau ke mana)" tanya Galah.
"Uncle mau ke kamar uncle Brian" jawab Marvel.
Galah kembali menonton, sedangkan Marvel menaiki tangga satu per satu. Ternyata tak ada yang berubah masih sama seperti mereka berkeliaran ke sana kemari dulu waktu kecil.
Clekk...
Marvel masuk melihat isi kamar ternyata Brian masi berada di kamar mandi, Marvel melangkah kearah sofa yang yang jaraknya 3 meter dari ranjang Brian.
Marvel mengernyit keningnya heran melihat sampah amplop yang berserah kan di lantai, di meja dan di atas sofa, Marvel sudah menduga pasti ini kerjaan si kembar dan kedua temannya.
Next....
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....
__ADS_1