Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Sayur Bayamnya Enak


__ADS_3

""Kalian memang anak yang pintar, kak Dev bangga sama kalian" ucap Dev.


"Ia don tata ita tan anat ait(iya dong kak kita kan anak baik)" ucap ucap keempat bocah kecil itu.


Papi Gilang, mami Ambar dan kak Dev tersenyum melihat tingkah keempat bocah kecil itu.


"Tapi kok kalian ke sini sayang?" tanya mami Ambar pada keempat bocah kecil itu.


"Pagi-pagi udah gangguin tidur aku kak ipar, minta di anter ke sini" ucap Dev.


"Kak bilang apa semalam sama kamu" ucap papi Gilang sambil tertawa melihat adik sepupunya itu.


Dev adalah anak dari adik perempuan daddy Reza yang sudah lama menetap di Jerman, Dev memiliki seorang kaka yang saat ini sudah menikah dan punya dua anak.


"Kak apa gak sebaiknya pulang dan istirahat di rumah?" tanya Dev.


"Ia api apa ata tat Dep enal(iya papi apa kata kak Dev benar)" ucap ucap Galah.


"Iya sayang, kita pulang ya istirahat di rumah" ucap mami Ambar juga.


"Iya sayang" ucap papi Gilang.


Mami Ambar meminta Arman untuk mengantar mereka pulang, sedangkan keempat bocah kecil itu naik mobil sport yang di bawa kak Dev lagi.


"Gila cewek-cewek jakarta cantik-cantik ya" tanya kak Dev pada Galah yang duduk di dekatnya.


"Iasa aja(biasa aja)" ucap Galah.


Membuat Dev menatap bocah itu yang fokus melihat ke depan dengan kacamata hitam miliknya, sedangkan di belakang Galih, Iqbal dan Kifli sedang asik berbincang, entah apa yang mereka obrolin.


"Galih" panggil Dev melihat ke samping.


"Enapa tat Dep angil atu(kenapa kak Dev panggil aku)" tanya Galih dari belakang, membuat Dev melihat ke arah Galih, lalu melihat ke samping.


"Atu utan Alih tat(aku bukan Galih kak)" ucap Galah.


"Enapa ti tata ga isa ya edain ita(kenapa sih kaka gak bisa ya bedain kita)" tanya Galah.


"Iya, habis wajah kalian sama banget sih" ucap Dev.


"Ama-ama anti isa to(lama-lama nanti bisa kok)" ucap Galih.


Mobil yang di kendaraan Arman memasuki pintu gerbang rumah Gilang, lalu di susul oleh mobil sport yang di naikin Dev dan keempat bocah kecil itu.


Mami Ambar membantu sang suami turun dengan hati-hati, karena kepala papi Gilang masi terasa pusing.

__ADS_1


Ambar membawa sang suami duduk di sofa ruang tengah, meminta sang suami berbaring di sana, Dev dan keempat bocah kecil itu masuk kedalam.


"Api ita iditin ya(papi kita pijitin ya)" ucap si kembar.


"Boleh boy" ucap Gilang.


Keempat bocah kecil itu memijit papi Gilang, si kembar memijit di lengan papi nya, sedangkan Iqbal dan Kifli memijit betis papi Gilang.


Mami Ambar sudah berlalu ke dapur, untuk meminta para bibi memasak menu makan siang karena tak lama lagi daddy Nicko dan mommy Nisa akan datang, begitu pun dengan daddy Reza dan mommy Sinta.


"Di ana pi, eenat tan iditan ita(gimana pi enak kan pijitan kita)" tanya Galih sambil memijit.


"Enak banget boy" ucap papi Gilang.


Sedangkan Dev sibuk dengan ponsel pintar miliknya, saat ini pria bule itu sedang bertukar pesan dengan para sahabatnya yang berada di Jerman.


"Dev, nanti mommy sama daddy datang" ucap Gilang melihat adik sepupunya itu.


"Aduh, bisa-bisa aku di jewer sama aunty Sinta ini, kan aku gak bilang tinggal di rumah kaka" ucap Dev.


Gilang hanya tersenyum melihat pria yang lebih mudah darinya itu, lalu melihat keempat bocah kecil yang sedang asik memijitnya.


Suara deru mobil terdengar dari halaman depan, pertanda kalau ada yang datang. Kalau gak Deddy Nicko ya daddy Reza.


"Assalamualaikum" ucap mommy Nisa sambil menenteng sebuah rantang.


"Sayang gimana keadaan suami kamu" tanya daddy Nicko.


"Masi pusing mom, tuh lagi baring di ruang tengah di pijitin sama kembar dan temannya" ucap mami Ambar.


"Ini sayur bayam nya nanti di panaskan lagi ya sayang" ucap mom Nisa.


"Iya mom" ucap mami Ambar mengajak kedua orang tuanya masuk.


Daddy Nicko dan mommy Nisa melihat cucu-cucu nya yang sedang memijit papi Gilang.


"Akek, eyan(kakek, eyang)" panggil si kembar.


"Hay cucu-cucu eyang" sapa mom Nisa.


"Dev" sapa Nicko.


"Hay om" sapa Dev juga.


"Nak, masi pusing" tanya mommy Nisa.

__ADS_1


"Iya mom, pusing dan pengen mual" ucap Gilang.


Membuat mommy Nisa dan daddy Nicko saling pandang, Nicko akan meminta Vero untuk datang memeriksa keadaan sang menantu.


"Sayang bangun yuk ini sayur bayam nya mumpung masi hangat" ucap Ambar.


Dengan semangat empat lima, Gilang meminta keempat bocah kecil itu berhenti memijitnya, Gilang bangun dan langsung mengambil mangkuk sayur bayam itu dan melahapnya dengan cepat.


Membuat semua yang ada di situ menatap heran, apa lagi si kembar yang duduk di dekat sang papi.


"Api elan-elan(papi pelan-pelan)" ucap Galah mengingatkan sang papi.


"Habis enak banget sih boy" ucap papi Gilang masih melahap sayur bayam nya.


Deh hanya menggeleng kepala melihat kaka sepupunya makan begitu lahap, tapi Ambar di buat bingung dengan sang suami.


"Mom sayurnya enak banget" ucap Gilang.


"Makasih sayang" ucap mom Nisa.


"Sayang masih ada gak, aku mau nambah dong" ucap Papi Gilang lagi melihat sang suami.


"Kamu serius" tanya mami Ambar.


"Iya sayang, aku pengen lagi sayur nya enak" ucap Gilang.


Sedangkan mom Nisa menatap gelagat aneh dari sang menantu, karena sudah lanjut usia jadi ia bisa melihat itu, tapi baru menebak saja biar nanti ia obrolin dengan sang besan ya itu mom Sinta.


"Enat anet ya pi(enak banget ya pi)" tanya Galih.


"Enak banget boy, coba deh kalian coba" ucap papi Gilang.


"Anti aja pi, api atan aja ulu(nanti aja pi, papi makan aja dulu)" ucap Galih.


Dev yang mendengar suara deru mobil yang baru saja tiba bisa menebak kalau itu mobil uncle dan aunty, dengan cepat Dev pamit pada semuanya untuk ke kamar.


Sedangkan papi Gilang sudah tau, kalau adik sepupunya itu telah melarikan diri, karena kedatangan daddy dan mommy nya.


"Assalamualaikum" ucap mom Sinta dan daddy Reza.


"Waalayikumsalam" ucap semua yang ada di ruang tengah.


Mom Sinta dan daddy Reza melihat putra mereka sedang makan dengan lahapnya di dekat si kembar, pasangan suami dan istri itu pun duduk di dekat besan mereka, melihat kelakuan Gilang yang tiba-tiba saja aneh hari ini, seperti orang yang sedang ngidam.


Next....

__ADS_1


***Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...


Lanjut up Jovian & Maura,,, jangan lupa mampir yo***...


__ADS_2