Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Abang Ojek


__ADS_3

Si kembar turus bergandengan tangan melewati trotoar, sampai gedung kantor sang uncle terlihat kecil dari tempat berada sekarang.


"Alih tu tantol ucel(Galih itu kantor uncle)" ucap Galah menunjuk kearah gedung tinggi di ujung sana.


"Ia tu tantol ucel(iya itu kantor uncle)" jawab Galih.


"Lus ita ulan yaa dimana don, tan ita ga au alan ulan(terua kita pulang nya gimana dong, kan kita gak tau jalan pulang)" ucap Galih.


Galah melihat tiga pria dewasa yang berjaket hitam duduk di atas motor di bawa pohon besar.


"Yo ita te tana(ayo kita ke sana)" ucap Galah menarik tangan kembaran nya.


Kedua bocah kembar itu berjalan mendekati tiga pria itu.


"Abang.." panggil Galah.


Ketiga pria yang duduk di atas motor melihat ke asal suar, mereka melihat dua bocah kembar yang berjalan mendekati mereka.


"Abang..." panggil Galah lagi.


"Ada apa dek" tanya pria yang satunya.


"Abang utan odet ya(abang tukang ojek ya)" tanya Galah.

__ADS_1


"Iya dek, kenapa" tanya pria yang tadi.


"Atelin ita don ban, ita au tembali te tantol ucel api ga au alan(anterin kita dong ban, kita mau kembali ke kantor uncle tapi gak tau jalan pulang)" ucap Galah.


Ketiga pria itu saling pandang, kemudian melihat sekitar tak ada siapapun pertanda kalau kedua bocah kecil itu hanya berdua.


"Memangnya kalian habis dari mana" tanya pria yang satunya.


"Ita bis edal alon pombop api alon yaa da elban auh anet(kita habis kejar balon spongebob tapi balon nya udah terbang jauh banget)" ucap Galih.


"Aban au atal ita tan, anti alo da ampe atol ita ayal de(abang mau anter kita kan, nanti kalau udah sampe kantor kita bayar deh)" ucap Galih lagi.


"Memangnya itu kantor siapa" tanya pria yang satunya.


"Kamu antar aja deh Hans kasian mereka kesasar nanti" ucap salah satu ojek.


"Nganter nya cuma ke kantor itu kan" tanya Hans yang akan mengantar mereka.


"Ia bang" jawab Galah.


Tukang ojek yang bernama Hans pun menghidupkan motornya, lalu meminta si kembar naik ke belakang.


"Udah" tanya Hans.

__ADS_1


"Udah abang" ucap Galah memeluk sang adik dari belakang karena Galih berada di tengah.


"Pegangan yang kuat ya" ucap ojek Hans.


Motor itu pun berjalan di jalan raya menuju kantor Wijaya Group,si kembar terlihat sangat lucu memeluk jaket tukang ojek.


Sementara itu di kantor, Brian sedang di landa cemas mencari dua ponakan kembarnya. Setelah mengecek cctv semua kantor menunjukan kalau si kembar keluar kantor satu jam yang lalu, entah pergi ke mana mereka.


Brian sudah menyuruh orang suruhannya untuk mencari keberadaan si kembar, Sheila melihat pria pujaannya sedang di landa kuatir, Sheila tau biarpun si kembar nakal dan sering membuat Brian kesal, tapi Brian sangat menyayangi kedua ponakan kembarnya itu.


Brian menyesali karena sudah mengikuti permintaan si kembar tadi nanti masuk belakangan, tak taunya itu semua cuma akal-akalan kedua bocah kembar itu untuk bisa kabur.


"Kamu gak ngabarin kak Gilang dan kak Ambar" tanya Sheila.


"Kita tunggu kabar dari orang suruhan ku dulu sayang kalau belum ketemu baru aku kasih tau Kaka" ucap Brian dengan wajah frustasi atas hilangnya si kembar.


Next...


**Like...


Komen...


Vote....

__ADS_1


Terimakasih..❤❤❤**


__ADS_2