Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Raffa Datang Ke Kantor Wijaya Group.


__ADS_3

Selesai membantu sang kakek, Iqbal mencari keberadaan si kembar. Bocah kecil itu bertanya pada bibi yang sedang bersi-bersi di halaman samping.


"Bi, ebal ana bi(bi, kembar mana bi" tanya Iqbal.


"Eh nak Iqbal, kembar ada di lantai atas nak lagi main" ucap bibi.


"Maaci ya bi(makasih ya bi)" ucap Iqbal kembali mencari keberadaan si kembar.


"Alah, Alih(Galah, Galih)" panggil Iqbal.


"Ibal, amu da elesai antu akek(Iqbal, kamu udah selesai bantu kakek)" tanya Galih.


"Ia da lesai to(iya udah selesai kok)" jawab Iqbal.


"Ya da yo ita ain alen(ya udah ayok kita main bareng)" ajak Galah dan Iqbal pun ikut bermain dengan si kembar.


"Ibal amu ape ya bis antu akek(Iqbal kamu capek ya habis bantu kakek)" tanya Galih melihat sang sahabat.


"Apek yaa itit aja to, man napa(capek nya dikit aja kok, emang kenapa)" tanya Iqbal.


"Ga ita acian aja ama amu Ibal, ia tan Alah(gak kita kawin aja sama kamu Iqbal, iya kan Galah)" ucap Galih.


"Ia" jawab Galah.


"Ga apa atu enan to antu akek, atu alus eltelima aci ama akek ama nenet yan da lawat atu ali ayi(gak papa aku senang kok bantu kakek, aku harus berterima kasih sama kakek sama nenek yang udah rawat aku dari bayi)" ucap Iqbal panjang lebar.

__ADS_1


"Amu yan abal ya, ita atan elus adi eman to(kamu yang sabat ya, kita akan terus jadi teman kok)" ucap Galih.


"Ia maaci ya Alah, Alih(iya makasih ya Galah, Galih)" ucap Iqbal.


"Ia ama-ama(iya sama-sama)" jawab si kembar bersama.


Ketiga bocah kembar itu kembali bermain bersama, kali ini tampa Kifli hanya ada Iqbal saja yang bersama si kembar.


Tak lama kemudian bibi datang menemui tiga bocah kecil yang sedang asik bermain itu.


"Da apa bi(ada apa bi)" tanya Galah.


"Di panggil ibu den, katanya mau makan siang sekalian sama nak Iqbal juga" ucap bibi.


Galah dan Galih mengajak Iqbal untuk makan siang bersama mereka, sedangkan kakek sudah pulang ke rumah karena nenek pasti sudah memasak menu makan siang buat mereka.


☘☘☘☘


"Gak ada yang berubah" ucap Raffa dalam hati.


Raffa baru saja tiba di kantor Wijaya Group, pria tampan itu masuk ke dalam lift yang akan mengantarkannya menuju lantai di mana ruangan pemilik perusahaan berada.


Tingg...


Raffa Keluar dari lift tampa melepas kacamata hitam miliknya, Kevin menyapa ramah sahabat dari bosnya itu.

__ADS_1


Tampa mengetuk pintu Raffa langsung masuk begitu saja, terlihat Brian sedang sibuk dengan berkas yang ada di atas meja.


"Sibuk amat loh, sampai gak nyambut gue datang" ucap Raffa langsung duduk di salah satu sofa.


Brian menatap sekilas sahabatnya itu lalu kembali fokus dengan pekerjaannya.


"Kok gak bilang kalau mau datang bro" tanya Brian masih sibuk dengan berkas nya.


"Pengen ngasi kejutan buat loh" ucap Raffa.


"Sekalian bawa makan siang kek buat gue" ucap Brian.


"Loh lagi nahan lapar atau gimana" tanya Raffa.


"Lagi nanggung nih kerjaan banyak" ucap Brian.


"Gimana pacaran terus" ucap Raffa sambil tersenyum.


"Loh belum rasain sih bro, gimana rasanya jatuh cinta" ucap Brian melihat ke arah sang sahabat.


Raffa hanya mengangkat kedua bahunya, lalu mengajak sang sohib untuk makan siang bersama, Brian pun menyudahi kerjaannya lalu pergi makan siang bersama Raffa sang sahabat.


Next...


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya guys....

__ADS_1


__ADS_2