
Keluarga kecil Gilang saat ini sedang bersantai di ruang keluarga, ke dua bocah kembar itu sedang duduk di sofa dekat sang papi.
"Myy, ata pa utas ita au uasa ya(myy, kata pak ustad kita mau puasa ya)" tanya Galah
"Iya sayang, kita sebagai umat islam harus menjalankan ibadah puasa" jawab Ambar
"Elati Alah ama Alih uga alus uasa don myy(Berarti Galah sama Galih juga harus puasa dong myy)" tanya Galih
"Memangnya anak-anak mami mau belajar puasa ya" tanya Ambar
"Ia myy, ita au ajal el uasa(Iya myy, kita mau belajar berpuasa" ucap Galah dan Galih bersama
"Wah pintar anak papi nih" puji Gilang pada si kembar
"Ia don pyy(iya dong pi)" jawab Galih
Galah dan Galih memakan cemilan yang sudah di siapkan oleh sang mami. Bahkan Galih memeluk toples yang berisi cemilan itu, membuat Galah kesusahan untuk mengambil cemilannya.
"Alih ini don emilan yaa, atu usa au bil yaa(Galih sini in dong cemilan nya, aku susah tau ambil nya)" ucap Galah
"Amu atan yaa anat anet cih, tan emilan yaa epat bis(kamu makan nya cepat banget sih, kan cemilan nya cepat abis)" ucap Galih
"Bis yaa enat cih(habis nya enak sih)" ucap Galah
"Boyy, jangan rebutan dong" ucap Gilang memperingati ke dua putra kembarnya
"Ia pyy" jawab si kembar bersama
Jam sudah menunjukan pukul 9 malam, tapi ke dua bocah kembar itu masi setia duduk di ruang keluarga bersama ke dua orang tuanya, Ambar melihat salah satu putranya sudah mulai menguap.
"Sayang istirahat tidur yuk" ajak Ambar
Galah mengajak sang adik untuk pergi tidur, karena ia sudah sangat mengantuk dan Ambar mengantar si kembar ke dalam kamar.
"Ingat sebelum tidur harus berdoa dulu ya" ucap Ambar
Galah dan Galih pun membaca doa sebelum tidur, lalu membaringkan tubuh mereka Galah memeluk bantal guling spiderman miliknya, sedangkan Galih tidak suka tidur mengunakan bantal guling.
Setelah ke dua putranya sudah terlelap, Ambar mencium kening si kembar lalu keluar dari kamar Galah dan Galih. Tapi sebelum itu Ambar mematikan lampu terang dan menyisakan lampu tidur saja.
Ambar kembali ke ruang keluarga dan melihat sang suami masi berada di sana, Ambar berjalan lalu duduk di dekat Gilang.
"Mereka udah tidur sayang" tanya Gilang
__ADS_1
"Udah sayang" jawab Ambar
Gilang tersenyum menatap sang istri, Ambar yang melihat itu mengerti dengan senyum sang suami.
"Sekarang giliran kita yang tidur, ayok" ajak Gilang pada sang istri
"Kamu ini, udah tua juga" ucap Ambar
"Tua tapi masi ganteng kan" ucap Gilang mengedipkan sebelah matanya
Lalu ke dua pasangan suami istri itu masuk ke dalam kamar mereka, Gilang Sese kali menjahili sang istri dan hal itu membuat Ambar di buat kesal oleh sang suami.
☘☘☘☘
Keesokan paginya....
Galah dan Galih turun ke lantai bawa masi mengunakan piyama tidur mereka, ke dua bocah kembar itu mencari ke keberadaan sang mami.
Galih yang sedang melihat bibi sedang membuatkan sarapan pun sontak bertanya.
"Bi, bibi iat amyy ga(bi, bibi liat mami gak)" tanya Galih
"Ibu belum keluar kamar den" jawab Bibi
"Mungkin saja den" jawab Bibi
"Uda agi to acih idul cih(udah pagi kok masih tidur sih)" ucap Galih
Kedua bocah kembar itu pun berjalan keluar dari dapur, lalu melangkah ke arah kamar ke dua orang guanya, karena gak biasanya mami mereka bangun kesiangan begini.
"Amyy enapa ya bum anun(mami kenapa ya belum bangun)" tanya Galih
"Heemm, ia ia ana amyy uda uat alapan (hhemm, iya biasanya mami udah buat sarapan)" ucap Galah
Ke dua bocah kembar itu pun sampai di depan pintu kamar mami dan juga papi mereka, Galah mencoba membuka pintu tapi tak bisa.
"Enapa(kenapa)" tanya Galih
"Intu yaa ih ucih ali alam(pintu nya di kunci dari dalam)" ucap Galah
"Amyy, ama apyy agi ain cih(mami sama papi lagi ngapain sih)" ucap Galah
Galih pun langsung saja menggedor pintu dengan kuat, membuat pasangan suami istri yang sedang asik berpelukan di balik selimut pun sontak menjadi kaget.
__ADS_1
"Amyy, apyy uta intu yaa(mami, papi buka pintunya)" ucap Galih dari balik pintu
"Amyy ama apyy agi apa cih, to belum anun(mami sama papi lagi ngapain sih, kok belum bangun)" ucap Galah lagi dari balik pintu
"Astaga sayang, itu suara si kembar" ucap Ambar melepaskan pelukan dari sang suami
Ambar melihat baju tidurnya yang berserah kan di lantai karena ulah sang suami, Ambar mengambil handuk kimono yang tak jauh darinya, lalu turun dari atas ranjang meninggalkan sang suami yang masih berbaring.
Clekk...
"Sayang kalian udah bangun" tanya Ambar melihat si kembar berdiri di depan pintu
Bukanya menjawab pertanyaan sang mami, Galah dan Galih malahan saling pandang, seperti sedang menelisik ke adaan sang mami.
"Amyy to ama anet uka intu yaa(mami kok lama banget buka pintunya)" tanya Galih curiga
"Ohh itu mami sama papi ketiduran sayang" jawab Ambar
"Amyy ga oong tan(mami gak bohong kan)" tanya Galah
"Gak lah sayang buat apa mami bohong, tu buktinya papi juga masi tidur" ucap Ambar
Dan ke dua bocah kembar itu percaya apa yang di katakan oleh sang mami.
"Myy, ita au atan elul dolen uatan amyy(myy, kita mau makan telur goreng buatan mami)" ucap Galih
"Iya sayang nanti mami buatin ya, mami mau mandi dulu" ucap Ambar
"Ote myy(oke myy)" ucap si kembar
Galah dan Galih pun kembali ke kamar mereka, karena sang mami akan membersihkan diri terlebih dahulu.
Sesampainya di dalam kamar, Galah menarik kain garden seperti yang di lakukan sang mami setiap paginya. Sedangkan Galih sedang merapikan tempat tidur yang berantakan, meskipun tidak terlalu rapi yah maklum lah mereka hanya anak kecil.
Tak lama kemudian Ambar masuk ke dalam kamar si kembar, dan melihat ke dua putranya sedang menonton filem kartun kesukaan mereka. Ambar menyiapkan air hangat untuk si kembar.
"Sayang ayo mandi dulu ya, baru kita sarapan sama-sama" ucap Ambar
"Ia my" jawab si kembar, lalu mereka masuk ke dalam kamar mandi
Hari ini Ambar akan menemani sang suami untuk menghadiri acara rekan bisnis Gilang, dan Ambar akan meminta Brian sang adik untuk menjaga si kembar.
Next...
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...