
Brian dan Sheila mengajak ke dua bocah kembar itu turun dari mobil, si kembar dengan antusias turun dari mobil.
"Hati-hati turunnya nanti jatuh boy" ucap Brian
Tiba di luar mobil si kembar kembali melihat mobil sport milik uncle mereka.
"Ucel elus obil yaa imana (uncle terus mobil nya gimana)" tanya Galih
"Mobilnya di parkir di sini lah boy, masa iya di bawa juga ke dalam" ucap Brian
"Ga ada yan abil cel, ni tan obil pot(gak ada yang ngambil uncle, ini kan mobil sport)" tanya Galah polos
Brian dan Sheila tertawa mendengar pertanyaan Galah, tapi dengan cepat Brian memberitahu ke dua ponakan nya itu.
"Mobil nya gak bakalan hilang kok boy, kan di sini banyak petugas keamanan yang berjaga-jaga" ucap Brian
"Oooohh ditu ya(oh, gitu ya)" ucap si kembar bersama
"Ayo kita masuk sayang" ajak Sheila
__ADS_1
Mereka berempat pun memasuki pintu besar itu dengan si kembar yang berada di gandengan tangan mereka, banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka. Apa lagi melihat si kembar yang mengenakan kacamata hitam kecil mereka.
"Kalian jangan tebar pesona dong" ucap Brian
"E napa ucel, ita tan anten ia tan Alah(kenapa uncle, kita kan ganteng iya kan Galah)" ucap Galih membuat Brian mendengus kesal oleh jawaban ke dua ponakan nya itu.
"Masih kecil aja udah tebar pesona gini, gimana kalau udah besar nanti" ucap Brian dalam hatinya.
"Ucel to uta yaa etal itu(uncle kok muka nya kesal gitu)" tanya Galah yang sendiri tadi melihat sang uncle
"Ia dah ga anten agi hihihi(iya udah gak ganteng lagi hihihi)" timpal Galih juga
"Kita ke mana dulu ni" tanya Sheila saat ini mereka sudah berada di tangga eskalator.
"Ita ain ulu aja ya ucel(kita main dulu aja ya uncle)" tanya Galah
"Iya terserah kalian saja" ucap Brian
Brian pun mengajak mereka ke tempat permainan. Semua wahana ada di sana membuat si kembar bingung mau main apa dulu.
__ADS_1
Cukup lama melihat semua jenis permainan Galah dan Galih pun memutuskan untuk bermain naik mobil-mobilan terlebih dahulu, Brian pun langsung membeli tiket untuk mereka bermain.
Galah dan Galih dengan antusias naik ke atas mobil yang hanya muat khusus mereka saja, ke dua nya mulai bermain sesekali Brian mengambil momen di mana si kembar sedang asik bermain untuk di jadikan store IG.
Selesai bermain itu, si kembar kembali meminta main tembak-tembak. Brian kembali membeli tiket untuk mereka dengan Sheila yang setia berada di dekat mereka.
"Mau main apa lagi" tanya Brian setelah si kembar sudah selesai main tembak-tembak.
"Uda ga ucel, ita atan aja ita uda apel ni(udah enggak uncle, kita makan aja kita udah laper ni)" ucap Galih
"Ya sudah ayo kita cari makan" ucap Brian
Si kembar pun kembali mengikuti ke dua orang dewasa itu untuk pergi mencari makan.
"Sayang kita makan di tempat biasa aja ya" tanya Brian
Yang mendapat anggukan kepala dan senyum manis dari gadisnya, membuat si kembar hanya bisa melihat kecentilan sang uncle pada sang kekasih.
Next....
__ADS_1
Like, Komen sama Vote guys, jangan lupa ya.