Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Kenalan Sama Om Raffa


__ADS_3

"Ini sih mainan si kembar" ucap Marvel.


"Si kembar siapa" tanya Raffa penasaran.


"Nanti loh juga tau" ucap Brian.


Ketiga pria tampan itu pun mengobrol tentang tentang keseruan mereka sejak kecil, tak lama kemudian pelayan datang membawa menu makan siang mereka.


Sedangkan di luar sana mobil yang di kendarai oleh Maura baru saja terparkir di depan kafe Brian, Maura tak hanya datang sendiri tapi bersama Ambar dan si kembar.


"Sayang pelan-pelan turunnya" ucap Ambar.


"Ia my" jawab si kembar bersama.


Si kembar keluar dari mobil dengan membawa tap milik mereka, Ambar mengajak mereka masuk ke dalam.


"Selamat siang mbak Ambar, mbak Maura" ucap pelayan kafe.


"Siang" sapa Ambar dan Maura.


"Duduk di situ aja yuk" ucap Maura menunjuk meja kosong.


"My, ita te uanan ucel ya(my, kita ke ruangan uncle ya)" ucap Galih.


"Iya tapi jangan nakal ya sayang" ucap Ambar.


Kedua bocah kembar itu pun pergi ke ruangan sang uncle yang ada di lantai atas, dengan pelan Galah mendorong pintu ruangan itu.

__ADS_1


Ccleekk...


Pintu terbuka membuat ketiga pria dewasa yang sedang asik menyantap makan siang menatap ke arah pintu, lalu masuk lah kedua bocah kembar itu.


"Hay ucel(hay uncle)" ucap Galih berjalan mendekati sang uncle.


Belum sempat si kembar duduk, kedua mata Galah tak sengaja melihat sesuatu yang menyembul dari balik tas besar, ia pun mendekat.


"Ni apa cel, ini apa cel)" tanya Galah.


Belum sempat Brian menjawab, Galih sudah menyuruh sang kembaran untuk melihat isi tas itu.


"Wah, iti yaa tawat ama obil elen anet(wah, isi nya pesawat sama mobil keren banget)" ucap Galah.


"Wah elen anet, ni uat ita ya cel(wah keren banget, ini buat kita ya uncle)" tanya Galih.


"Cel to iam aja cih di ayain (uncle kok diam aja sih di tanyain)" tanya Galih.


"Anak nya siapa" tanya Raffa.


"Ponakan gue, anaknya kak Ambar" ucap Brian.


Raffa kembali melihat si kembar bergantian, lalu tersenyum dan berkata.


"Kalian suka" tanya Raffa.


Si kembar melihat ke arah Raffa yang baru pertama mereka lihat.

__ADS_1


"Ia ita uka om, om iapa (iya kita suka om, om siapa)" tanya Galah.


"Kenalin nama om Raffa, teman uncle kalian" ucap Raffa.


"Alo ama antu Alah, ni adeh atu ama ya Alih(kalau nama aku Galah, ini adik aku nama nya Galih)" ucap Galah.


Raffa melihat ke arah Brian dan Marvel bergantian, membuat yang di tatap mengernyit kening heran.


"Kenapa liatin kita gitu" tanya Marvel.


"Mereka sama kaya loh berdua waktu kecil dulu" ucap Raffa.


"Ck sial loh" ucap Brian meninju lengan sang sahabat, membuat Raffa tertawa lepas.


"Om Laffa to tawa cih(om Raffa kok ketawa sih)" tanya Galih.


"Gak papa, uncle kalian lucu" ucap Raffa.


"Adi ainan yaa uat ita ya(jadi mainan nya buat kita ya)" tanya Galah.


"Iya buat kalian aja" ucap Raffa.


"Yet ita unya inan alu(yes kita punya mainan baru)" ucap si kembar bersorak senang.


Sedangkan ketiga pria dewasa itu hanya tersenyum sambil menggeleng kepala melihat tingkah si kembar.


Next...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2