Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Si Kembar Bernyanyi


__ADS_3

Samar-samar terdengar suara kedua bocah kembar sedang bernyanyi di taman belakang yang saat ini sedang di bersihkan oleh kakek dan Iqbal.


"Ia ebun tu enu enan uga, da yan unin dan da yan elah, etiap ali tu ial emua awal elati emua yan inda inda(Liat kebun ku penuh dengan bunga, ada yang kuning dan ada yang merah, setiap hari ku siram semua mawar melatih semua yang indah-indah)" Si kembar terlihat sangat asik bernyanyi sambil menemani sang sahabat yang sedang membantu sang kakek.


"Ibal amu itut anyi don ial elu, to amu iam aja cih antu akek(Iqbal kamu ikut nyanyi dong biar seru, kok kamu diam aja sih bantu kakek)" ucap Galih melihat sang sahabat.


"Uala atu elet anet(suara aku jelek banget)" ucap Iqbal.


"Ga apa uala ita uga ga adus to, ia tan Alih(gak papa suara kita juga gak bagus kik, iya kan Galih)" ucap Galah.


"Ish, uala amu aja yan elet, alo uala atu adus to amu egal ya(ish, suara kamu aja yang jelek, kalau suara aku bagus kok kamu dengar ya)" ucap Galih mulai bernyanyi.


"Anun agi tu elus andi, ida upa me oso igi, bis andi tu olon ibu men sitan epat idul tu(bangun pagi ku terus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi ku tolong ibu mem bersihkan tempat tidur ku)" Galih selesai bernyanyi.


"Di ana adus tan uala atu(gimana bagus kan suara aku)" tanya Galih.


"Jasa aja(Biasa aja)" ucap Galah.


"Atu ga anya ama amu(aku gak nanya sama kamu)" ucap Galih sewot.


Sedangkan Kakek dan Iqbal saling pandang lalu tertawa melihat si kembar berdebat, keduanya memang seperti itu juga sedang bermain berdua.


"Sayang cuci tangan dulu ini mommy bawakan kue" ucap mami Ambar.


"Oleh, da ue(hore, ada kue)" ucap si kembar.


"Pak, cuci tangan dulu, sini makan kue sama anak-anak" ajak Ambar.


"Iya bu" ucap kakek.

__ADS_1


Sedangkan Iqbal dan si kembar sudah mencuci tangan terlebih dahulu lalu duduk di bangku yang tadi di duduk kin si kembar.


"Ue ya enat ya, akek yo ini ita atan ue aleng (kue nya enak ya, kakek ayo sini kita makan kue bareng)" ajak Galih.


Kakek pun pergi mencuci tangan, lalu ikut bergabung dengan ketiga bocah kecil itu, bibi juga datang membawa kopi untuk kakek dan susu untuk ketiga bocah kecil itu.


Hari ini Kifli tidak main ke rumah si kembar, karena ia harus ikut kedua orang tuanya ke kampung sang nenek di bogor.


Selesai makan kue, kakek kembali melanjutkan pekerjaannya, sedangkan Iqbal dan si kembar kembali bermain bola di halaman belakang.


☘☘☘☘


Hari ini adalah hari pertama Tio bekerja menjadi asisten pribadi sahabat kecilnya itu, seperti saat ini Tio datang menjemput bos nya di kediamannya.


"Assalamualaikum, tante, om" ucap Tio


"Iya tante" ucap Tio menyalami tangan Nicko dan Nisa bergantian.


Tio di persilahkan duduk untuk menunggu putra mereka yang sedang bersiap-siap, semalam Brian sudah mengatakan ia sudah mendapat asisten pribadi nya, yaitu Tio teman kecilnya.


Terdengar suara siul sambil menuruni tangga, Tio melihat bosnya datang.


"Loh dah datang cepat banget" ucap Brian.


"Ini pertama saya masuk kerja bos, jadi harus rajin" ucap Tio tersenyum.


"Loh bisa aja, ya udah yuk cabut" ajak Brian.


"Sayang gak nunggu sarapan dulu" tanya mom Nisa.

__ADS_1


"Gak mom, aku sama Tio mampir sarapan di kafe aja" ucap Brian berlalu di ikuti Tio dari belakang setelah berpamitan pada Nicko dan Nisa.


Kedua pria tampan itu masuk ke dalam mobil, mobil yang di kendarai oleh Tio pun meninggalkan halaman rumah besar itu.


Tio belu bertemu Marvel, karena saat ini Marvel sudah kembali ke Jerman untuk mengurus persiapan wisudanya, setelah semua selesai ia akan langsung kembali ke Indonesia.


"Kita sudah sampai bos" ucap Tio.


"Panggil Brian ajak kalau lagi di luar" ucap Brian.


"Oke lah," ucap Tio.


Keduanya tersenyum lalu keluar mobil, lalu masuk ke dalam kafe milik Brian, terlihat seorang pria seumuran mereka sedang menunggu di salah satu meja.


"Hay bro sorry udah nunggu lama" ucap Brian duduk di depan pria itu.


"Santai aja, gue juga baru datang kok" ucap Raffa.


"Oh iya, kenali teman kecil gue namanya Tio, sekarang udah jadi asisten pribadi gue" ucap Brian.


"Raffa" ucap Raffa memperkenalkan diri.


"Tio" ucap Tio membalas jabat tangan Raffa.


Ketiganya mengobrol sambil menunggu pesanan datang, dan Tio sudah terlihat akrab dengan Raffa mereka saling bertukar cerita sampai pesanan datang, lalu mereka memulai sarapan paginya.


Next...


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....

__ADS_1


__ADS_2