
"Akek to iam cih(kakek kok diam sih)" tanya Galih membuat lamunan kakek Nick buyar.
"Iya boy, kakek mendengar kok" ucap kakek Nick.
"Dimana akek isa asi ita eldaan ga(gimana kakek bisa kasih kita kerjaan gak)" tanya Galih.
"Iya besok datang ke sini ya, bantuin kakek beresin buku-buku sekalian ajak Iqbal dan Kifli" ucap kakek Nick dari seberang telpon.
"Enelan kek(beneran kek)" tanya Galih lagi.
"Iya boy, benar" ucap kakek Nick.
"Hey akek asi ita eldaan, esot ita di ulu te uma akek(hay kakek kasi kita kerjaan, besok kita ke rumah kakek)" ucap Galih pada ketiga sohibnya.
"Enelan(beneran)" tanya Galah.
"Ia ni ata akek(iya nih kata kakek)" ucap Galih senang.
Selesai bercerita dengan kakek Galih mengembalikan ponsel milik sang mami, sekarang bergantian Ambar yang sedang mengobrol dengan sang daddy.
"Sayang, nanti besok anter mereka kemari ya" ucap daddy Nicko.
__ADS_1
"Iya dad, aku juga gak nyangka si kembar dan kedua temannya bisa berfikir sejauh itu mau sedekah" ucap Ambar.
"Kau harus bersyukur punya anak yang soleh" ucap daddy Nicko.
"Iya dad, sampaikan salam aku buat mommy ya " ucap Ambar.
"Iya sayang" ucap daddy Nicko, kemudian sambungan telpon pun terputus.
Si kembar dan kedua sahabatnya saat ini sedang berada di ruang tv, Galih meminta bibi untuk menyalahkan tv nya dan mencari filem kartun kesukaan mereka.
Malam harinya....
Saat ini si kembar sudah berada di tempat tidur karena jam sudah menunjukan pukul 8 malam, selesai makan malam si kembar langsung di minta istirahat oleh Ambar karena besok akan ke rumah kakek dan eyang mereka.
"Ya ama lah ni tan alu am apan alam(yah lama lah ini kan baru jam delapan malam)" ucap Galah.
"Atu ga abal au elja ali uan uat edeta(aku gak sabar mau kerja cari uang buat sedekah)" ucap Galih dengan antusias.
"Da idul aja anan upa el doa(udah tidur aja jangan lupa berdoa)" ucap Galah.
"Atu onton idio aja atu lum antut(aku nonton vidio aja aku belum ngantuk)" ucap Galih mengambil tap miliknya.
__ADS_1
"Agan adi tan ami ilan ita di ulu itlaat amu ga egal ya(jangan tadi kan mami bilang kita di suruh istirahat kamu gak dengar)" ucap Galah.
"Api atu lum antut Alah(tapi aku belum ngantuk Galah" ucap Galih.
"Eltela ama aja, alo ga au egal ga apa(terserah kamu aja, kalau gak mau dengar gak papa)" ucap Galah menarik selimut dan menutup mata, membiarkan sang kembaran yang sedang menonton vidio di tap.
Galih melihat ke arah sang kembaran yang sudah tidur, sementara dirinya masi belum mengantuk padahal sekarang malam sudah semakin larut tapi kedua mata bocah kecil itu belum juga mau tertutup.
"Atu to aus ya(aku kok aus ya)" ucap Galih melihat gelas di atas meja nakas sudah kosong karena sudah ia minum tadi.
"Atu bil inum ulu ah(aku ambil minum dulu ah)" ucap Galih lagi.
Bocah kecil itu turun dari atas ranjang lalu keluar dan turun ke lantai bawa, pas di anak tangga terakhir Galih melihat ke arah ruang tengah, terlihat mami dan papi masi berada di sana saling tatap dengan percaya dirinya Galih mendekati keduanya dan pada saat itu juga Gilang semakin mendekatkan wajahnya ke wajah sang istri dan...
"Ami, api to lum idul ci(mami, papa kok belum tidur sih)" ucap Galih berdiri tak jauh dari Ambar dan Gilang.
Membuat Gilang dengan cepat menjauh dari sang istri karena mendengar suara yang ia kenal itu, beruntung saja Gilang belum mencium sang istri, pasangan suami istri itu pun saling tatap lalu melihat ke arah asal suara, di sana Galih berdiri tak jauh dari mereka.
Next....
***Jangan lupa, Like, Komen sama Vote ya guys....
__ADS_1
Terima kasih🙏🙏🙏
Jangan lupa mampir ke cerita Jovian & Maura ya***.