Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Bab 31. Warnah Merah Lagi


__ADS_3

Hari ini Brian menepati janji nya untuk mengajak ke dua ponakan kembarnya untuk jalan-jalan, Brian juga mengajak sang kekasih ya itu Sheila, saat ini mereka sudah berada dalam perjalanan menuju kediaman rumah si kembar.


Beberapa menit kemudian, mobil sport milik Brian memasuki pintu gerbang yang menjulang tinggi itu, suara deru kenalpot resin mobil Brian membuat ke dua bocah kembar yang sedang asik bermain robot pun menjadi beranjak keluar ke depan pintu utama.


Brian turun dari mobil dengan kacamata hitam yang menggantung di hidung mancung nya, lalu pria itu membukakan pintu untuk sang gadis.


"Hay boy" sapa Brian mendekati ke dua ponakan nya yang masi berdiri dengan diam


"Hay ganteng" sapa Sheila berjalan mendekati si kembar.


"Wahh, obil ucel elen anet alna elah agi(Wah, mobil uncle keren banget warna merah lagi)" ucap Galih mendekati mobil uncle nya, di ikuti oleh Galah.


"Iya dong, uncle belinya itu mahal loh" ucap Brian menjahili ke kedua ponakan nya


"Ish, ucel ombon(ish, uncle sombong)" ucap Galih


Sedangkan Brian mendapat cubitan kecil di lengannya oleh sang kekasih karena menjahili ke dua ponakan nya.


"Ita ole aik ga cel(kita boleh naik gak uncle)" tanya Galah


"Boleh dong, tapi kalian harus mandi dulu terus kita pergi jalan-jalan deh pakai mobil sport punya uncle" ucap Brian


"Enalan ucel(beneran uncle)" tanya Galih dengan antusias

__ADS_1


"Iya benar, sejak kapan sih uncle bohongin kalian" ucap Brian


Si kembar pun berlari pelan masuk ke dalam rumah dan memanggil mami mereka, Ambar berjalan ke ruang tengah mendengar suara ke dua putra kembarnya itu.


"Ada apa sayang" tanya Ambar


"Ita au itut ucel ama tata ela alan-alan myy, ake obil alu elen agi, ia tan Alah(kita mau ikut uncle sama kaka Sheila jalan-jalan my, pakai mobil baru keren lagi, iya kan Galah)" ucap Galih panjang lebar


Ambar melihat sang adik masuk dengan mengandeng tangan seorang wanita cantik dan manis, siapa lagi kalau bukan Sheila wanita yang di klem oleh sang adik masi dalam perut.


"Hay kak Ambar" sapa Sheila cipika-cipiki dengan Ambar


"Hay Sel" balas Ambar


"Iya" jawab Ambar


"Ayo kalian mandi dulu ya" ucap Ambar mengajak ke dua putranya masuk ke kamar mereka.


"Bri minta tolong bibi buatin minum untuk kalian" ucap Ambar


"Iya kak" jawab Brian


Sesampainya di kamar si kembar, Ambar langsung menyuruh mereka mandi dan Ambar menyiapkan pakaian untuk mereka dan juga sepatu yang sama.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian si kembar keluar dari kamar mandi dengan handuk kecil yang melilit di atas dada, membuat ke dua bocah itu terlihat begitu lucu dan mengemaskan.


"Sayang ayo keringin badan nya, dan pakai ini" ucap Ambar membantu ke dua putranya bersiap-siap.


Hampir setengah jam akhirnya selesai, si kembar sekarang sudah terlihat tampan dan rapi dengan mengenakan baju yang sama, sepatu yang sama dan juga kacamata hitam milik mereka.


"Sudah siap, ayo kita temuin uncle sama kaka Sheila" ucap Ambar


Ambar keluar dari kamar si kembar, di ikuti oleh ke dua bocah kecil itu dari belakang, ke dua bocah kembar itu mengikuti sang mami dengan kacamata hitam yang mereka pakai.


"Wihh, jagoan uncle ganteng banget" ucap Brian


"Ia don ucel(iya dong uncle)" ucap si kembar


"Ayo kita pergi sekarang" ajak Brian


Lalu mereka berpamitan pada Ambar, si kembar tak lupa mencium punggung tangan sang mami sebelum pergi. Brian membukakan pintu untuk gadisnya di kursi depan dan juga untuk si kembar di kursi belakang.


Saat masuk ke dalam mobil, si kembar tak henti-hentinya berceloteh tentang seisi dalam mobil yang sangat bagus. Biasanya mereka naik mobil mewah papi mereka tidak seperti ini, yah namanya juga mobil sport lah ya.


Next...


Like, Komen sama Vote ya...

__ADS_1


__ADS_2