Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Uncle Yang Bayar Ojek


__ADS_3

Di tengah perjalanan menuju kantor si kembar tak henti-hentinya berceloteh pada abang tukang ojek.


"Aban epat itit don ita adi anas ni(abang cepat dikit dong kita jadi panas nih)" ucap Galih yang sudah mulai gerah.


"Ya nama nya juga naik ojek, pasti kepanasan lah" jawab abang tukang ojek.


Motor itu terus melaju ke arah tujuan, si kembar masi terlihat berpegangan pada abang tukang ojek.


Tak lama kemudian motor itu pun memasuki area lobby kantor, abang ojek memberhentikan motornya.


"Pelan-pelan turun nya" ucap abang ojek.


Si kembar turun dengan pelan, terlihat keringat bercucuran dari dahi mereka karena kepanasan naik motor.


"Yo aban ita te atas, inta uan ama ucel buat ayal odet tan ita ga unya uan(ayo abang kita ke atas, minta uang sama uncle buat bayar ojek kan kita gak punya uang)" ucap Galih.


Abang ojek pun mengikuti kedua bocah kembar itu masuk ke dalam lift khusus untuk membawa mereka ke lantai paling atas.


"Ini benaran kantor uncle kalian" tanya abang ojek.

__ADS_1


"Ia aban(iya abang)" jawab Galah.


Saat ini ketiganya sudah berada di dalam lift yang akan membawa mereka ke lantai di mana ruangan CEO berada.


☘☘☘☘


Sementara itu Brian sudah siap menghubungi kaka iparnya untuk mengatakan kalau si kembar pergi dari kantor, ia sudah siap kalau harus kena marah dari kaka dan kaka iparnya itu.


Nicko dan Leo juga terlihat ada di sana, karena tadi Brian menghubungi sang daddy mengatakan kalau si kembar pergi diam-diam, Nicko yang mengetahui kedua cucu kesayangannya hilang sangat marah pada sang putra tapi bukan salah putranya juga karena si kembar terkenal akan kenakalan mereka.


Pada saat Brian menekan panggil nomor sang kaka ipar, bersamaan suara cempreng si kembar berteriak keluar dari lift.


Membuat semua orang yang sedang panik di situ melihat ke asal suara itu, terlihat si kembar berlari kecil ke arah mereka di ikuti oleh seorang pria setengah baya di belakang mereka.


"Kalian dari mana saja, uncle sangat menghawatirkan kalian" ucap Brian saat si kembar sudah berada dalam pelukannya.


"Ita bis edal alon elban cel(kita habis kejar balon terbang uncle)" ucap Galih.


"Jangan gitu lagi ya, uncle sangat menghawatirkan kalian)" ucap Brian.

__ADS_1


"Ita ga anji ucel(kita gak janji uncle)" jawab Galah.


Brian melihat kedua ponakan nya itu dengan tertawa, tiba-tiba Galih mengulurkan tangannya seperti meminta sesuatu pada sang uncle.


"Kenapa" tanya Brian heran.


"Inta uan ucel(minta uang uncle)" ucap Galih.


"Uang buat apa" tanya Brian lagi.


"Buat ayal odet, ama aban tu(buat bayar ojek, sama abang itu)" ucap Galih menunjuk ke arah abang ojek yang tak jauh dari mereka.


"Aban tini(abang sini)" panggil Galah dan abang ojek pun mendekat.


"Ni aban odet yan atelin ita, ita tan ga unya uan adi ucel yan ayal odet(nih abang ojek yang nganterin kita, kita kan gak punya uang jadi uncle yang bayar ojek)" ucap Galah.


Membuat semua yang ada di situ menahan tawa oleh kelakuan kedua bocah kembar itu, pergi diam-diam dan membuat semuanya panik dan kini kembali minta di bayari ojek.


Next...

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2