Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Uncle Kepo


__ADS_3

"Apa yang kalian bisikan" tanya Brian melihat ke arah bocah kembar itu.


Sedangkan Galih memberi isyarat pada sang kaka untuk diam agar uncle mereka tidak curiga.


"Sut iam Alah(Syut... Diam Galah)" ucap Galih menaruh telunjuk di bibirnya.


"Enapa (kenapa)" tanya Galah heran.


"Anti ucel egal(nanti uncle dengar)" ucap Galih.


Kedua bocah kembar itu melihat sang uncle yang menatap mereka dengan curiga.


"Kenapa kalian bisik-bisik" tanya Brian.


"Ucel epo de(uncle kepo deh)" ucap Galih, membuat Brian mengerang kesal karena kedua ponakan nakalnya itu.


"Yo Alah ita onton agi(ayo Galah kita nonton lagi)" ajak Galih.


Si kembar pun duduk kembali di atas sofa dengan menonton Vidio-vidio yang ada di tap mereka, tampa memperdulikan sang uncle.


☘☘☘☘


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 11:30 waktunya makan siang, Kevin masuk kedalam ruangan sang bos.

__ADS_1


"Bos mau saya pesankan makan siang" tanya Kevin.


"Tidak usah Kev, saya dan si kembar akan makan siang di luar" ucap Brian melihat jam yang melingkar di lengan kekarnya pertanda kalau sudah jam makan siang.


"Baik bos kalau begitu saya ke kantin dulu" ucap Kevin yang mendapat anggukan dari sang bos.


Brian melihat si kembar sedang berbaring di sofa sambil menonton, Brian beranjak dari duduknya mendekati kedua bocah kembar itu.


"Ayo ikut uncle makan siang di luar" ajak Brian.


"Yo Alih ita atan tian di ual (ayo Galih kita makan siang di luar)" ajak Galah dan Galih dengan cepat mengangguk.


"Ucel awa as ga(uncle bawa tas gak)" tanya Galih.


"Gak usah kan nanti balik ke sini lagi" ucap Brian.


Sampai di lobby Brian membukakan pintu bagian kursi belakang untuk si kembar.


"Kalian duduk di kursi belakang ya, nanti kaka Sheila yang duduk sama uncle di depan" ucap Brian.


"Ia ucel(iya uncle)" jawab si kembar bersama.


Mobil itu pun keluar dari gerbang kantor Wijaya Group, tujuan ketiga pria beda usia itu saat ini adalah kampus di mana Sheila kuliah.

__ADS_1


Hanya membutuhkan waktu 30 menit akhirnya mobil yang di kendarai oleh Brian memasuki parkiran kampus sang pujaan hati.


Terlihat Sheila sudah berjalan mendekati mobil Brian dengan senyum manisnya.


"Hay tata ela(hay kaka Sheila)" ucap si kembar menurunkan kaca mobil bagian belakang.


"Hey kalian juga ikut ya" sapa Sheila dengan senang.


"Ia don tata(iya dong kaka)" ucap Galih.


Brian keluar dan membukakan pintu untuk sang gadis tapi sayang Sheila malah meminta ingin duduk bersama si kembar di kursi belakang.


"Sayang aku duduk sama kembar ya di kursi belakang" ucap Sheila manja.


"Oleh tata yo ini(boleh kaka ayo sini)" ucap Galah.


Sedangkan Brian menatap si kembar dengan malas, yang di tatap malah tertawa jahat pada sang uncle, masa ia dia harus jadi sopir kali ini.


Brian kembali masuk kedalam dan duduk di kursi kemudi, sedangkan Sheila sudah duduk bersama si kembar sambil mengobrol karena ia sangat gemes dengan kedua bocah kembar itu.


Mobil pun kembali berjalan mencari restoran untuk mengisi perut mereka yang sudah mulai berteriak minta di isi.


Next...

__ADS_1


Kocak ni si kembar, ketawa terus aku nulisnya😁


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....


__ADS_2