
Ambar saat ini sudah berdandan dengan cantik untuk mendampingi sang suami, pergi ke acara rekan bisnis Gilang. Gilang juga terlihat begitu tampan dengan setelan jas yang senada dengan baju yang di kenakan oleh sang istri.
"Sayang kau sangat cantik" puji Gilang
"Makasih sayang, kamu juga tambah ganteng banget" ucap Ambar
Ke dua pasangan itu keluar kamar dan menemui ke dua putra kembar nya yang sedang menunggu di ruang tamu, si kembar yang melihat papi dan juga mami nya yang sudah rapi sontak langsung bertanya.
"Amyy ama apyy au emana (mami sama papi mau kemana)" tanya Galah
"Mami sama papi mau ke acara teman papi sayang, kalian sama uncle Brian ya" ucap Ambar
"Ita ga itut myy(kita gak ikut myy)" tanya Galih
"Gak sayang, kalian tinggal sama uncle ya" ucap Ambar
"Ia deh ga papa(iya deh gak papa)" jawab Galah
Gilang dan Ambar mengantar si kembar ke kantor Wijaya terlebih dahulu, lalu mereka pergi ke tempat acara rekan bisnis Gilang.
Setibanya di kantor Wijaya Group, Brian sudah menunggu ke dua ponakan kembarnya di lobby kantor, pria tampan itu berpikir akan apes nasib nya hari ini dengan kedatangan si kembar nakal.
"Ucell(uncle)" teriak Galah dan Galih, saat turun dari mobil di ikuti oleh Ambar dan Gilang
"Dek, kaka sama kak Gilang titip si kembar ya" ucap Ambar
"Iya kak, santai aja mereka kan juga ponakan aku" ucap Brian
"Makasih ya dek" ucap Ambar
"Sama-sama kak" jawab Brian
Gilang melihat ke dua putranya, yang sedang berdiri di dekat sang uncle.
"Boy, jangan nakal ya kalian harus dengerin uncle oke" ucap Gilang
"Ote pyy(oke pyy)" jawab si kembar bersama
"Sekarang aja bilang gitu, coba liat nanti bakalan bikin ulah ni dua bocah kembar, entahlah apa yang akan terjadi hari ini, ia pun gak tau" ucap Brian dalam hatinya.
__ADS_1
"Papi sama mami pamit dulu ya boy, Brian titip si kembar ya" ucap Gilang
"Iya kak" jawab Brian
Gilang pun membukakan pintu untuk sang istri, lalu Gilang memutar mobil dan masuk duduk di kursi kemudi. Mobil itu pun keluar dari lobby kantor Wijaya.
"Ayo kita ke ruangan uncle" ajak Brian pada si kembar
Galah dan Galih mengikuti uncle Brian berjalan masuk ke dalam lift khusus CEO, Galah dan Galih masih mengenakan kacamata hitam milik mereka, Brian hanya menggeleng melihat gaya ke dua ponakan kembarnya itu.
Tingg...
Pintu lift yang mengantar mereka bertiga tiba di lantai tujuan, di mana ruangan Brian berada. Brian dan si kembar melewati meja sekertaris Brian yang cantik tapi juga terkenal centil.
Sekertaris Brian yang bernama Miranda itu tersenyum menggoda pada sang bos, tapi Brian tak pernah tergoda sama sekali sama wanita seperti Miranda. Buat Brian hanya gadisnya lah yang paling cantik ya itu Sheila.
"Ish,, ante yaa enit ama ucel(ish,, tante nya genit sama uncle)" ucap Galih tak suka melihat Miranda tersenyum menggoda pada Brian.
Brian masuk ke dalam ruangannya di ikuti oleh si kembar, terdapat foto Brian dan Sheila terpajang di dinding membuat si kembar mendekat melihat foto itu.
"Wahh, tata ela antit anet ya Alah(wah, kaka Sheila cantik banget ya Galah)" ucap Galih
"Yan uka amu tan ewe ompon tu hahaha(yang suka kamu kan cewek ompong itu hahahaa)" ucap Galih meledek sang kembaran.
Membuat obrolan ke dua bocah kembar itu bisa di dengar oleh uncle mereka, yang sedang memeriksa laporan di atas meja. Brian hanya menggeleng kan kepalanya mendengar obrolan dua ponakan nya itu.
Galah menjadi kesal karena Galih meledeknya dengan menyebut gadis ompong itu lagi, membuat Galah berjalan menjauhi Galih, dan memili duduk di sofa.
"Alah amu alah ya ama atu(Galah kamu marah ya sama aku)" tanya Galih karena melihat sang kembaran hanya memasang wajah kesal
"Atu ga uka amu ilan ewe ompong itu(aku gak suka kamu bilang cewek ompong itu)" ucap Galah
"Ia de aap pin atu ya(iya deh maafin aku ya)" ucap Galih
"Ia atu aap pin(iya aku maafin)" jawab Galah
Galih pun bergabung bersama Galah ikut duduk di sofa, melihat uncle mereka yang sedang sibuk di meja kerjanya.
"Ucel agi elja ya(uncle lagi kerja ya)" tanya Galih
__ADS_1
"Iya boy" jawab Brian tampa mengalihkan pandangannya dari laporan yang ia periksa.
Galah dan Galih berceloteh, sesekali ke dua bocah kembar itu bercanda sampai tertawa bersama. Entah apa yang si kembar bicarakan.
Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar, Brian pun menyuruh masuk. Miranda masuk dengan rok **** nya membuat si kembar melihat itu gak suka.
"Pak meeting 10 menit lagi akan di mulai" ucap Miranda dengan suara di buat menggoda
"Baik, sedikit lagi saya ke ruangan meeting, kamu siapkan semua nya saja berkas yang di perlukan" ucap Brian tampa menatap ke arah lawan bicaranya.
"Baik pak, kalau begitu saya permisi dulu" ucap Miranda sedikit kesal karena ia selalu gagal merayu bos nya itu.
"Silahkan" ucap Brian datar
Miranda berbalik melangkah ke luar, karena rok Miranda yang sangat pendek membuat bokong wanita itu terlihat sangat besar saat berjalan, si kembar yang melihat itu pun menutup mata mengunakan ke dua tangan mereka., membuat Brian yang melihat ke dua ponakan nya langsung bertanya.
"Kenapa kalian tutup mata" tanya Brian
Si kembar yang mendengar pertanyaan uncle Brian pun sontak langsung membuka ke dua mata mereka.
"Ucel ante adi esi anet ya(uncle tante tadi **** banget ya)" tanya Galih, membuat Brian melotot matanya kaget dengan pertanyaan keponakan nya.
"Gak juga lebih **** calon aunty kalian menurut uncle" ucap Brian
"Ante adi esi anet, ucel antat yaa esal anet(tante tadi **** banget, uncle pantat nya besar banget)" ucap Galih lagi
Brian semakin di buat melotot mendengar perkataan Galih, pikir pria itu berarti si kembar memperhatikan sekertaris nya itu pas masuk ke dalam ruangannya tadi. Brian sampai di buat bisu oleh perkataan si kembar.
"Kalian ini masih kecil udah perhatiin bokong orang gak baik" ucap Brian
"Ita ga eltiin ucel, tan ita iat dili ante yaa asut te cini, ia tan Alah(kita gak merhatiin uncle, kan kita liat sendiri tante nya masuk ke sini, iya kan Galah)" ucap Galih
"Ia enal apa ata Alah(iya benar apa kata Galih)" jawab Galah membenarkan perkataan kembaran nya itu.
Next...
**Jangan ya selesai baca tinggalkan LIKE, KOMEN dan VOTE, juga tekan 💙 biar kalian dapat pemberitahuan kalau novel ini up.
Terimakasih**...
__ADS_1