
Jam sudah menunjukan pukul setengah 12 siang, tinggal beberapa menit lagi waktu sholat Jum'at. Si kembar saat ini sudah siap dengan gamis yang sama.
"Galah, Galih ayo cepat sayang, sebentar lagi sholat Jum'at masuk" panggil Ambar dari lantai bawa yang juga sudah siap dengan mukena berwarna puti, di hiasi dengan gambar bunga-bunga.
Si kembar melihat penampilan sang mami yang sangat berbeda kalau mengunakan mukena.
"Kenapa kok liatin mami gitu sih" tanya Ambar
"Amyy antit anet, ia tan Alih(mami cantik banget, iya kan Galah)" ucap Galah memuji sang mami
"Heemm,, antit anet(hheemm,, cantik banget)" ucap Galih juga
"Ayo kita pergi ke masjid sayang, ayo bi ina" ucap Ambar mengajak ke dua putranya dan juga bibi ina.
Mereka berjalan menuju masjid yang berada di seberang jalan dekat rumah mereka, dengan Ambar yang menuntun si kembar dengan mengandeng tangan mereka, di ikuti oleh bi Inah dari belakang.
"Alah, Alih(Galah, Galih)" panggil Kifli dan Iqbal dari pintu gerbang masjid
__ADS_1
Si kembar tersenyum melihat ke dua teman mereka sudah menunggu di depan pintu gerbang, setibanya di teras masjid Galah dan Galih bergabung bersama ke dua teman mereka. Entah apa yang mereka omongin sampai tertawa seperti itu.
"Yo ita asut(ayok kita masuk)" ajak Galih
Si kembar dan ke dua temannya pun masuk ke dalam lewat pintu khusus pria, sedangkan Ambar dan Bi Ina masuk lewat pintu khusus wanita.
Ambar memanggil ke dua putra kembarnya untuk duduk diam di dekat nya, membuat si kembar protes karena melihat semua wanita memakai mukena dari anak-anak sampai orang dewasa. Sedangkan mereka laki-laki berada di tempat wanita.
"Amyy, to ita ih cini cih, tan ini empat empuan(mami, kok kita di sini sih, kan ini tempat perempuan)" tanya Galah
"Yah gak papa sayang, kalian kan masih kecil"" ucap Ambar memberitahu ke dua putranya
"Ya sudah tapi jangan nakal dan ribut ya" ucap Ambar
"Ia myy, ita ga atan atal to, ita anji dudut iam(iya myy, kita gak akan nakal kok, kita janji duduk diam)" ucap Galah
Setelah sang mami mengijinkan, si kembar beranjak pindah ke tempat pria yang ada di depan, Galah dan Galih melihat di mana keberadaan ke dua temannya.
__ADS_1
"Alah tu Ibal ama Ifli, ita cana yo(Galah itu Iqbal sama Kifli, kita ke sana yok)" ajak Galih
Dan si kembar pergi ke dekat Iqbal dan Kifli, mereka duduk dengan dian karena Azan sudah di kumandangkan. Selesai Azan, si kembar melihat banyak orang yang sholat Sunnah si kembar dan ke dua temannya duduk dengan diam.
Pak ustad guru ngaji di masjid itu berdiri dan akan berkhutbah, khutbah yang di bawakan oleh pak ustad adalah tentang menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Semua hadirin yang melaksanakan Sholat Jum'at mendengan khutbah yang di sampaikan oleh pak ustad.
Terlihat si kembar diam dan juga mendengar apa yang di sampaikan pak ustad, sampai khutbah selesai dan di lanjutkan sholat Jum'at.
Si kembar dan ke dua temannya ikut berdiri melihat semua orang berdiri, salah satu pria paru baya maju ke depan untuk menjadi Imam dan Sholat Jum'at pun di mulai, si kembar dan ke dua temannya mengikuti pergerakan sholat pada pak imam, walaupun ke dua mata si kembar dan juga ke dua temannya melihat sana sini.
Selesai sholat semua anak-anak mencium punggung tangan orang dewasa, lalu Galah dan Galih keluar menemui sang mami dan mencium punggung tangan wanita yang melahirkan mereka, dan juga pada bibi ina.
"Sayang ayo kita pulang" ajak Ambar
"Ia myy" jawab si kembar
Ambar kembali mengandeng ke dua putranya saat hendak pulang dan menyeberangi jalan, di ikuti oleh bibi ina di samping mereka.
__ADS_1
Next...
LIKE, KOMEN dan VOTE ya guys...