
Satu minggu sudah berlalu setelah drama mobil baru milik si kembar, dan saat ini si kembar sedang menemani sang mami untuk berbelanja persiapan menu sahur nanti hampir siang.
"My, anti ita ga alapan agi don alo uasa (my, nanti kita gak sarapan pagi dong kalau puasa)" tanya Galih saat ini mereka sudah tiba di supermarket.
Ambar tersenyum mendengar pertanyaan polos putra bungsunya itu.
"Kalau puasa ya gak ada sarapan pagi sayang" ucap Ambar.
"Ditu ya my(gitu ya my)" ucap Galih.
"My, anti amyy ama bibi au asat apa(my, nanti mami sama bibi masak apa)" tanya Galah, saat ini ketiganya sedang melangkah masuk ke dalam swalayan.
"Banyak sayang, kalian mau mami masakin apa" tanya Ambar.
"Ayam dolen don myy(ayam goreng dong my)" ucap si kembar antusias membuat Ambar tersenyum.
(Kalau di dunia nyata puasa sudah 7 hari, di novel ini baru mau mulai puasa ya🙏)
Ambar mendorong troli ke area sayur-sayuran, sedangkan si kembar setia mengikuti sang mami dari belakang, tampa menjauh sedikit pun.
"Amyy asat ayul itu ya(mami masak sayur itu ya)" ucap Galah menunjuk kangkung ikat yang terlihat sangat segar di dalam pendingin.
"Galah mau sayur kangkung nak" tanya Ambar
__ADS_1
"Ia myy" jawab Galah.
Ambar pun mengambil sayur yang di minta sang putra lalu memasukan ke dalam troli, Ambar juga mengambil wortel dan juga buncis. Selesai memili sayur, Ambar mendorong troli nya ke arah ikan dan daging-daging, selesai berbelanja Ambar dan si kembar sudah mengantri di kasir.
"Kalian kembar ya" tanya seorang gadis kisaran umur 10 tahun.
"Alo uka ita ama alti embal(kalau muka kita sama berarti kembar)" ucap Galah.
"Nama kalian siapa" tanya gadis itu lagi.
"Ama atu Alah, ni ade atu Alih(nama aku Galah, ini adek aku Galih)" ucap Galah.
"Kenalin aku Kalina" ucap gadis itu dengan pede nya.
"Ia amu ede anet cih(iya kamu pede banget sih)" ucap Galah.
Membuat gadis yang ada di samping mereka kesal karena perkataan si kembar.
"So antit(sok cantik)" bisik Galih pada Galah.
"Ia atu ga uka(iya aku gak suka)" ucap Galah.
"Amu uka yaa ompon ya hihihi(kamu suka nya ompong ya hihihi)" ucap Galih menjahili sang kembaran.
__ADS_1
Membuat Galah menatap tajam adiknya karena mengatainya menyukai gadis ompong yang suka menganggu nya saat bertemu.
"Sudah ayo kita pulang" ucap Ambar menenteng tas belanjaan nya.
Sampai masuk ke dalam mobil pun wajah Galah masih terlihat kesal, sedangkan Galih duduk dengan acuh seolah tak ada apa-apa.
"Sayang kenapa ko mukanya kesal gitu" tanya Ambar melihat wajah kesal putra sulungnya.
"Alah esal ama Alih myy(Galah kesal sama Galih my)" jawab Galah melihat kembaran nya dengan kesal, sedangkan yang di lihat hanya mengulurkan lidah nya meledek sang kaka.
"Sayang gak boleh gitu sama kaka" ucap Ambar menasehati si bungsu Galih.
"Atu tan uma eltanda myy, eh Alah uda apelan(aku kan cuma bercanda my, eh Galah udah ba peran)" ucap Galih melihat sang mami.
"Ayo minta maaf, mami gak suka kalian marahan" ucap Ambar dengan wajah sedih, membuat si kembar menjadi merasa bersalah.
"Tata atu inta aap ya(kaka aku minta maaf ya)" ucap Galih mengulurkan tangannya.
"Ia aapin atu uka ya(iya maafin aku juga ya)" ucap Galah memeluk sang adik, membuat Ambar tersenyum melihat ke dua putranya saling sayang.
Next....
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys....
__ADS_1