
Clekk..
Brian keluar dari kamar mandi sambil mengelus perutnya, gulai kambing benar-benar membuat perutnya mules.
Brian melihat Marvel sang sepupu sudah menunggu di sofa yang ada di dalam kamarnya, Brian melangkah mendekati Marvel.
"Kamar loh berantakan banget" ucap Marvel.
"Berantakan apa an orang bibi selalu ber...." ucapan Brian terhenti melihat sampah amplop yang berserah kan di atas meja, di sofa dan di lantai.
Marvel melihat sepupunya yang sudah memasang wajah kesalnya.
"Ck, ini pasti kerjaan si kembar dan kedua temannya itu" ucap Brian.
Marvel terkekeh melihat wajah kesal sohibnya itu, sedangkan Brian memandang Marvel dengan mendengus kesal.
"Loh kumpulin deh tuh bekas amplop" ucap Brian.
"Kenapa gak loh aja, ini kan kamar loh" ucap Marvel masi dengan tertawa.
"Bocah kembar itu benar-benar" ucap Brian.
Brian beranjak hendak keluar dari kamar untuk memanggil si kembar dan kedua temannya, dari lantai dua Brian sudah mendengar suara tawa ponakan kembarnya dan para kawannya.
__ADS_1
"Galah, Galih ikut uncle sama temannya juga" ajak Brian setelah tiba di lantai bawa.
"Au apa cel, ita agi onton asa(mau apa uncle kita lagi nonton Marsya)" ucap Galih.
"Nanti di lanjutin lagi nontonnya sekarang ikut uncle ke kamar" ajak Brian.
"Yo ita te amal ucel, ucel asti au asi ita pao agi(ayo kita ke kamar uncle, uncle pasti mau kasi kita angpao lagi)" ajak Galih pada kawan-kawannya.
Galah, Galih dan kedua temannya mengikuti uncle Brian menaiki tangga, tiba di dalam kamar Brian mereka semua melihat uncle Marvel yang sedang duduk di sofa.
"Da apa cel agil ita te tini(ada apa uncle manggil kita ke sini)" tanya Galah, karena tidak mungkin uncle nya memberikan angpao lagi.
"Kalian kumpulin tuh sampah-sampah amplop" tunjuk Brian ke arah sofa.
"Ilain au asi ita pao agi(kirain mau kasi kita angpao lagi)" ucap Galih.
"Duit terus di pikirin" ucap Brian.
"Yo ita pulin ampa tu(ayo kita kumpulin sampah itu)" ajak Galah yang di ikuti oleh ketiganya.
Keempat bocah kecil itu mengumpul sampah-sampah itu, karena itu memang kerjaan mereka tadi.
"Di kumpul sampai bersih ya" ucap Brian.
__ADS_1
"Ucel Blian ama ucel Alvel ga antuin ita(uncle Brian sama uncle Marvel gak bantuin kita)" tanya Galih.
"Gak, kan yang dapat duitnya kalian, jadi kalian lah yang harus bersihin" ucap Marvel.
"Selesai di kumpulin sampah nya di bawa keluar ya taro di tong sampah" ucap Brian, yang mendapat iya dari keempat bocah kecil itu.
Selesai membersihkan sampah keempat bocah kecil itu keluar dari kamar uncle Brian, meninggalkan kedua pria dewasa itu mengobrol entah apa yang mereka obrolin.
"Tu epat ampa ya(itu tempat sampah nya)" ucap Galah.
Selesai menaruh bekas amplop di dalam tong sampah, Galah, Galih, Iqbal dan Kifli kembali lantai bawa untuk melanjutkan nonton tv mereka.
Tapi Galah berbelok ke arah dapur untuk meminta cemilan pada bibi, rasanya bosan menonton tampa mengunyah.
"Bi atu inta entan dolen don(bi aku minta kentang goreng dong)" ucap Galah.
"Bentar bibi ambilin den" ucap bibi.
Tak lama kemudian Galah kembali ke ruang tv dengan membawa sebungkus kentang goreng yang bungkusan besar untuk mereka berempat.
Next...
Mana ih semangatnya, jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...
__ADS_1