Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Empat Bocil Gajian


__ADS_3

Selesai makan saing waktunya keempat bocah kecil itu untuk gajian, kakek Nick meminta keempatnya bocah kecil itu menunggu sebentar karena Leo sang asisten masi dalam perjalanan membawa uang cas.


"Atu ga abal deh au adian (aku gak sabar deh mau gajian)" ucap Galih.


"Ia atu uga(iya aku juga)" ucap Galah.


"Ita uga ia tan Ibal(kita juga iya kan Iqbal)" tanya Kifli yang mendapat anggukan dari Iqbal.


Terdengar suara deru mobil baru saja tiba, si kembar udah menduga itu pasti kakek Leo datang membawa uang gaji mereka.


"Akek tu asti akek Yeo(kakek itu pasti kakek Leo)" ucap Galah.


"Iya boy" ucap kakek Nick.


Benar saja yang di omongin datang dan langsung menghadap sang bos, dengan membawa uang yang di minta oleh sang bos.


"Akek Yeo(kakek Leo)" sapa si kembar.


"Hay, Galah, Galih" sapa Leo pada si kembar.

__ADS_1


Terlihat kakek Nick mengambil uang yang di berikan oleh Leo, dan mulai membagikan ya di atas meja membuat keempat bocah kecil itu tak sabar mau menerima gaji.


Kakek Nick membagikan empat uang dengan jumlah satu orang 10 lembar uang seratus ribu, yang artinya satu orang mendapat gaji 1 juta.


"Nah ini gaji kalian" ucap kakek Nick membagikan uang satu orang satu juta.


Galah dan Galih menerima nya dengan mata berbinar sedangkan Kifli dan Iqbal hanya saling pandang dan diam, seperti memikirkan sesuatu.


"Enapa to alian iam ci(kenapa kok kalian diam sih)" tanya Galih pada kedua sahabatnya.


"Iya kenapa nak" tanya kakek Nick.


"Ia ni elalu ajat ke(iya ini terlalu banyak kek)" ucap Kifli.


"Gak papa, itu rejeki buat kalian karena sudah membantu kakek beresin buku-buku" ucap kakek mengusap kepala kedua bocah kecil itu.


"Maasi ya akek(makasih ya kakek)" ucap Iqbal dan Kifli bersama.


"Sama-sama nak" ucap kakek Nick.

__ADS_1


"Anti uan nya epalu uat di edeta in ya(nanti uang nya separuh buat di sedekahin ya)" ucap Galah.


"Iya" ucap ketiga sohib nya dengan semangat.


Mami Ambar, eyang Nisa, kakek Nicko dan kakek Leo tertawa melihat keempat bocah kecil itu yang bersemangat sekali.


"Kalau gitu saya pamit ke kantor lagi bos, masi ada beberapa kerjaan" ucap Leo pamit pada sang bos, saat ini Leo sudah di kasih tugas olh Nicko untuk memegang kendali kantor cabang, tapi Leo masi setia menjadi asisten dari sang bos.


"Iya kau hati-hati, terimakasih sudah mau datang" ucap kakek Nick.


"Sama-sama bos" ucap Leo tak lupa juga pamit pada Nisa dan Ambar juga keempat bocah kecil itu.


"Anti alo uan ita da abis ita elda agi ya di antol ucel Blian(nanti kalau uang kita sudah habis kita kerja lagi ya di kantor uncle Brian)" ucap Galah yang mendapat anggukan kepala dari ketiga sohib nya.


Mami Ambar, eyang Nisa dan kakek Nicko hanya menggeleng kepala melihat keempat bocah kecil itu.


Keempat bocah kecil itu akan membantu kakek-kakek yang pernah mereka temui sepulang habis ngaji di pinggiran jalan.


Next....

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya guys...


__ADS_2