
Si kembar melangkah mendekati sang mommy yang sedang menata menu sarapan pagi dengan di bantu bi ina. Sedangkan Gilang masi berada di kamar untuk siap-siap.
"Myy" panggil si kembar
Ambar yang di panggil oleh ke dua putra kembarnya pun sontak langsung berbalik melihat mereka, Ambar mengernyit kening nya heran melihat penampilan ke duanya yang sudah rapi dengan setelan santai.
"Sayang kalian kok udah rapih" tanya Ambar
"Ia myy, ita amu te atol ucel au emu akek(iya myy, kita mau ke kantor uncle mau ketemu kakek)" ucap Galah
"Ia au inta obil pot myh(iya mau minta mobil sport my)" ucap Galih juga
Ambar hanya menggeleng kepala mendengar perkataan ke dua bocah kembar itu, tak lama kemudian Gilang masuk ke ruang makan dengan setelan jas kantor miliknya.
"Hay boyy kok udah rapih sih" tanya Gilang mencium ke dua putranya bergantian
"Ia pyy, ita au te atol akek ucel(iya py, kita mau ke kantor uncle)" ucap Galih duduk di kursi bias di susul oleh sang kembaran.
Gilang menatap sang istri tercinta, tapi yang di tatap hanya mengangkat ke dua bahunya tak tau.
__ADS_1
Anggota keluarga kecil itu pun mulai sarapan pagi mereka, seperti biasa hanya selalu di temani dentingan sendok dan celotehan si kembar.
Setelah selesai sarapan, Gilang sudah siap berangkat ke kantor dengan berpamitan pada sang istri tercinta, begitu pun dengan si kembar. Kali ini Gilang harus mengantar ke dua putranya ke kantor daddy mertua nya terlebih dahulu baru pergi ke kantor.
35 menit kemudian mobil yang di kemudikan oleh Gilang berhenti tepat di lobby kantor Wijaya, Gilang mengantar ke dua putranya ke lantai di mana ruangan sang daddy berada.
"Alah atu ga abal au ait obil pot ita(Galah aku gak sabat mau beli mobil sport kita)" ucap Galih dengan antusias.
"Akek(kakek)" teriak si kembar setelah pintu ruangan Nicko terbuka, membuat Nicko yang sedang menandatangani dokumen melihat ke arah pintu.
"Dad.." panggil Gilang setelah masuk ke ruangan sang daddy
Sedangkan si kembar langsung saja menempel pada kakek mereka karena sedang ada maunya, membuat Nicko sang kakek curiga.
"Iya nak gak papa, daddy juga kangen mereka" ucap Nicko
"Kalau gitu aku langsung pamit ke kantor ya dad, pagi ini ada rapat" ucap Gilang melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Iya nak, hati-hati" ucap Nicko
__ADS_1
Setelah mencium punggung tangan mertua nya, Gilang juga pamit pada si kembar lalu keluar dari ruangan sang daddy.
Di dalam ruangan sang kakek si kembar sedang melepas rindu dengan pria paru baya itu, terlihat Nicko mencium sayang ke dua cucu nya itu.
"Akek ita au inta ih eliin obil pot ya elti punya ucel Blian(kakek kita mau minta di beliin mobil sport yah seperti punya uncle Brian)" ucap Galih saat ini mereka bertiga duduk di sofa.
"Ia akek alna yaa elah ya(iya kakek warnah nya merah ya)" ucap Galah
"Ita inta ama apyy, ata apyy ita asi etil(kita minta sama papi, kata papi kita masih kecil)" ucap Galih lagi.
Nicko mengeluarkan ponsel dari saku jas nya untuk menghubungi sahabat sekaligus besannya itu, untuk di minta segera datang ke kantornya karena ada hal sangat penting, sang besan pun mengiyakan permintaan sahabatnya itu.
"Akek epon tapa(kakek telpon siapa)" tanya Galah
"Telpon kakek kalian boy" ucap Nicko santai
Nicko pun juga meminta sang asisten Leo untuk datang ke ruangannya dan juga sang putra.
Sedangkan Brian saat ini sudah siap keluar dari ruangannya untuk pergi ke ruangan sang daddy, pria tampan itu belum tau kalau di sana ada si kembar yang sedang bersama sang daddy.
__ADS_1
Next...
Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya....