Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Minta Mobil Sport


__ADS_3

"Assalamualaikum..." ucap Brian dan Sheila


"Wa'alaikumsalam" jawab Ambar


Si kembar menyalami tangan sang mami, lalu mereka duduk di ruang keluarga. Ambar melihat ke dua putra kembarnya yang sedang memeluk mainan baru.


"Beli mainan lagi" tanya Ambar


"Ia myy, ucel yan eli(iya my, uncle yang beli)" jawab Galah


"Umayan my uat amba ainan ia tan Alah(lumayan my buat nambah mainan iya kan Galah)" ucap Galih yang mendapat anggukan kepala dari sang kembaran.


"Api ni yan latit to myy, bis ni ita ga atan eli ainan agi(tapi ini yang terakhir kok my, habis ini kita gak akan beli mainan lagi)" ucap Galih membuat Ambar dan sang adik Brian mengernyit kening mereka heran dengan perkataan Galih.


"Kenapa memang nya" tanya Brian penasaran karena tumben-tumbenan tuh bocah kembar gitu.

__ADS_1


"Ia ita dah ga ua eli inan agi, ita au inta eli obil pot elti unya ucel ia tan Ala(iya kita udah gak mau beli mainan lagi, kita mau minta di belikan mobil sport seperti punya uncle iya kan Galah)" ucap Galih dengan polos nya.


"Ia enal itu(iya benar itu)" timpal Galah


Membuat Brian dan sang kaka melotot kaget mendengar permintaan si kembar, pikir Brian emang beli mobil sport seperti beli mobil mainan apa.


"Kan udah uncle bilang boy, itu mobil mahal" ucap Brian


"Ata ucel adi eli yaa uma empa lial, empa lial tu tan empa ibu ia tan my(kata uncle tadi beli nya cuma empat miliyar, empat miliyar itu kan empat ribu)" ucap Galah dengan polisnya


"Yang benar aja ni du bocah, masa iya 4 M, di samain 4 ribu" ucap Brian dalam hati


"Anti ita inta ama apy ya Alih(nanti kita minta sama papi ya Galih)" ucap Galah yang mendapat anggukan dari Galih.


Setelah diam cukup lama akhirnya Ambar pun buka suara, menjelaskan pada ke dua putra kembarnya.

__ADS_1


"Sayang empat M itu bukan empat ribu, empat M itu uang yang sangat banyak sayang" ucap Ambar membuat si kembar saling pandang.


"Itu ya my, api ita au obil aya unya ucel my, obil yaa elen anet myy, isa uta te utup ndiri(gitu ya my. tapi kita mau mobil kaya punya uncle my, mobil nya keren banget my, bisa buka tutup sendiri)" ucap Galih.


Entah harus menjelaskan bagai mana pada si kembar, Ambar dan Brian pun di buat pusing. Ambar tau pasti nanti si kembar akan meminta pada sang papi kalau pulang nanti, karena kalau punya mau si kembar langsung mengatakan pada Gilang sang papi.


"Kak, anak nya kaka unik banget si" bisik Brian pada sang kaka


"Mereka seperti itu ngikutin siap, kalau bukan kamu" jawab Ambar


Membuat Brian menatap kesal pada sang kaka, Brian sadar ia waktu kecil selalu berbuat onar dengan sang sohib Marvel. Tapi gak ada seperti si kembar minta i beliin mobil sport.


Brian melihat jam di pergelangan tangannya, ia dan Sheila berpamitan pada sang kaka dan si kembar untuk mengantar gadisnya pulang. Sedangkan si kembar di minta istirahat sedikit karena gak lama lagi harus siap-siap untuk pergi mengaji.


Next....

__ADS_1


__ADS_2