Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Sahur Pertama


__ADS_3

Samar-samar ke dua telinga Galah mendengar suara anak-anak remaja bernyanyi untuk membangunkan orang-orang untuk makan sahur.


Galah membuka ke dua matanya dan melihat kembaran nya masih tertidur pules, Galah bangun dan turun dari ranjang membuka kain garden jendela dengan pelan dan suara nyanyian itu terdengar sangat jelas. Bocah itu kembali ke ranjang dan membangunkan sang kembaran.


"Alih anun Alih(Galih bangun Galih)" ucap Galah mengoyakkan lengan kembaran nya.


"Apa cih Alah atu asi antut(apa sih Galah aku masi ngantuk)" ucap Galih.


"Alo amu ga anun atu igalin ni(kalau kamu gak bangun aku tinggalin ni)" ucap Galah, Galih pun memaksakan membuka ke dua matanya dan melihat suasana kamar yang terang.


"Ni tan asi elap(ini kan masi gelap)" ucap Galih


"Alih amu egal tu(Galih kamu dengar itu)" ucap Galah.


Galih mendengar suara anak-anak bernyanyi sambil memukul sesuatu, membuat bocah itu menjadi heran.


"Tu uala apa(itu suara apa)" tanya Galih.


"Atu uga ga au, ita ia yo(aku juga gak tau kita liat yok)" ajak Galah.


Kedua bocah kembar itu keluar dari kamar berniat ingin melihat suara anak-anak bernyanyi di luar sana. Tiba di lantai bawa mereka melihat sang papi sedang menonton di ruang TV.

__ADS_1


"Api(papi)" panggil si kembar.


"Hey boy kalian udah bangun ya" tanya Gilang.


"Api to ih lual ibut anet cih(papi kok di luar ribut banget sih)" tanya Galih.


"Itu remaja-remaja masjid boy, mereka kalau bulan puasa gitu bangunin orang makan sahur" ucap Gilang.


Gilang memberikan uang 50 ribu buat Galah dan 50 ribu buat Galih, lalu Gilang mengajak ke dua putranya untuk keluar menemui remaja-remaja masjid yang bernyanyi di depan pagar besar.


Pak satpam membukakan pintu lalu Gilang mengisi kas yang mereka bawa, begitu pun dengan Galah dan Galih juga pak satpam setelah itu para remaja itu pamit berpindah ke rumah yang sebelah.


"Amyy(mami)" panggil si kembar.


"Hey sayang kalian udah bangun ya" tanya Ambar.


"Uda my" jawab si kembar.


Ambar mengajak suami dan ke dua putranya ke meja makan karena menu makan sahur sudah tersaji di atas meja.


"Wah asatan yaaa anyat anet(wah masakannya banyak banget)" ucap Galih.

__ADS_1


Gilang memimpin doa makan sahur selesai itu Ambar menyiapkan makan untuk suami dan juga ke dua putranya.


"Pyy, esot ita uasa ya(Pi besok kita puasa ya)" tanya Galah.


"Iya boy, nanti makan dan minum saat magrib" ucap Galih.


"Alian don ita ga atan(seharian dong kita gak makan)" ucap Galih.


Gilang dan Ambar tersenyum mendengar perkataan sang putra, ke duanya tak memaksakan ke dua putranya untuk berpuasa karena usia mereka masi kecil.


Galah malahan makanannya dengan nikmat nasi dengan lauk sayur kangkung cah dan juga ayam goreng, begitu pun dengan Galih.


"Sayang ini susu kalian di habisin ya" ucap Ambar memberikan dua gelas susu.


Setelah menyelesaikan makan sahur, keluarga kecil itu duduk di ruang tengah si kembar terus berceloteh tak henti-hentinya.


Ajan subuh megumandang Gilang mengajak istri dan ke dua putranya untuk sholat subuh bersama, selesai itu kembali ke kamar masing-masi untuk melanjutkan istirahat.


Next....


Like, Komen dan Vote ya....

__ADS_1


__ADS_2