Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Mengajak Sahabat


__ADS_3

Suasana di dalam masjid saat ini di penuhi oleh suara anak-anak yang melantunkan ayat-ayat Al Qur'an, dari mulai yang membaca Iqra sampai Al Qur'an.


Terlihat keempat bocah kecil sedang asik, mengaji Iqra siapa lagi kalau bukan si kembar dan kedua sahabatnya.


"Yo etalan amu Alih(ayo sekarang kamu Galih)" ucap Galah sang kaka.


"Ia alian egal ya atu au aji(iya kalian dengar ya aku mau ngaji)" ucap Galih.


"Ismilahilamanilahim, ta ti tu(Bismillahirrahmanirrahim, Tah Tih Tuh)" Galih mulai mengaji di depan Galah dan kedua temannya.


Saat ini keempat bocah kecil itu udah berpindah halaman, tapi masih tetap berada di Iqra 1.


"Wah, amu ebat Alih elen(wah, kamu hebat Galih keren)" ucap Iqbal.


"Eh anti ulan alian itut ita ya, ita apat ainan alu ali om Laffa(eh nanti pulang kalian ikut kita ya, kita dapat mainan baru dari om Raffa)" ucap Galih.


"Ia de ita uga au iat ainan alu alian (iya deh kita juga mau liat mainan baru kalian)" ucap Kifli.


"Lagi pada ngomongin apa nih, udah selesai ngajinya gak" tanya pak ustad.


"Eh pa utas, uda don ita agi omon ainan pa utas(eh pak ustad, udah dong, kita lagi ngomongin mainan pak ustad)" ucap Galah.


"Ooh, ya sudah sekarang semuanya siap-siap baca doa pulang ya" ucap pak ustad.


"Baik pak ustad" ucap semua murid.


Selesai berdoa semuanya menyalami punggung tangan pak ustad bergantian, si kembar dan kedua temannya adalah yang paling terakhir.

__ADS_1


"Hati-hati di jalan ya" ucap pak ustad.


"Ia pa utas(iya pak ustad)" ucap keempat bocah kecil itu.


"Yo" ajak Galah.


Si kembar dan kedua sahabatnya keluar dari gerbang masjid, sebelum menyeberangi jalan keempat bocah kecil itu berpegangan tangan dan tak lupa melihat kiri kanan.


Semua pengendara yang hendak lewat berhenti sejenak karena melihat keempat bocah kecil yang baru pulang ngaji sambil bergandengan tangan menyeberangi jalan besar.


"Maasi ya pa(makasih ya pak)" ucap keempat bocah kecil itu pada pengendara.


"Iya sama-sama dek" ucap mereka sambil tersenyum gemas dengan tingkah mereka menyeberangi jalan bersama.


Si kembar dan kedua sahabatnya pun tiba di pintu gerbang yang sangat tinggi itu.


"Kaya suara si kembar tuh" ucap pak satpam yang satu.


"Pa" panggil mereka berempat.


"Wah benar, aduh gawat nih bisa di marah nyonya gak jemput mereka" ucap pak satpam berlari kecil kearah gerbang.


"Ama anet ci pa uka intu yaa(lama banget sih pak buka pintu nya)" ucap Galah.


"Maaf den, bapa kira den belum pulang" ucap pak satpam.


"Yo asut(ayo masuk)" ajak Galih.

__ADS_1


Si kembar dan Iqbal, Kifli masuk lalu berjalan di halaman yang luar itu menuju rumah mewah yang ada di depan mereka.


Waktu sudah menunjukan pukul 5 sore, mami Ambar baru saja selesai menyirami tanaman bunga miliknya.


"Atalamualitum(Assalamualaikum)" ucap keempat bocah kecil itu.


"Waalaikumsalam" jawab mami Ambar.


"Sayang udah pulang" tanya mami Ambar.


"Iya my" jawab Galah sambil menjalin punggung tangan sang mami, bergantian dengan Galah, Iqbal dan Kifli.


"My ita au ain yan di ati om Laffa ulu ya(my kita mau main yang di kasih om Raffa dulu ya)" ucap Galah.


"Iya sayang, Iqbal, Kifli nanti makan malam sama kembar ya" ucap Ambar tak lupa mengajak teman kedua putranya.


"Ia ante(iya tante)" ucap Iqbal dan Kifli.


Si kembar mengajak kedua sahabat menuju lantai atas di mana kamar mereka berada untuk bermain bersama.


Next....


***Like...


Komen....


Voteeee.....

__ADS_1


Terimakasih...❤❤***


__ADS_2