Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Puasa Setengah Hari


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan pukul 12 siang, Ambar baru saja selesai menata menu buka puasa untuk ke dua putra kembarnya, Gilang dan Ambar memperbolehkan si kembar berpuasa setengah hari saja mengingat mereka masi kecil.


"Bi Ina tolong panggilkan si kembar ya di kamar" ucap Ambar.


"Baik buk" jawab bi Ina berlalu dari ruang makan.


Di dalam kamar Galah dan Galih sedang berbaring sambil menonton, ke duanya sudah terlihat tak bersemangat lagi.


Tokk... Tokkk...


"Den Galah sama den Galih di panggil ibu di bawa" ucap bi Ina.


"Ia bi anti ita ulun(iya bi nanti kita turun)" ucap Galih.


"Alah au apa ya to amy agil ita cih(Galah mau apa yah kok mami panggil kita sih)" tanya Galih.


"Atu uga ga au, yo ita ulun aja acian amyy anti ungu(Aku juga gak tau, ayok kita turun aja kasian nanti mami nanti nunggu)" ucap Galah.


Kedua bocah kembar itu pun beranjak turun dari atas ranjang mereka, kemudian turun ke lantai bawa. Si kembar mencium aroma-aroma masakan yang sangat menggugah selera.


"Ami agil ita(mami manggil kita)" tanya Galah setelah tiba di ruang makan.

__ADS_1


"Iya sayang, ayo sini duduk beberapa menit lagi Azan Zuhur waktunya kalian buka puasa" ucap Ambar, membuat si kembar saling pandang.


"Ita ga uasa ampe ore my(kita gak puasa sampe sore my)" tanya Galih.


"Gak kalian kan masih kecil, jadi puasa setengah hari ya" ucap Ambar.


Galah dan Galih pun duduk di kursi yang berdekatan, sementara sang mami duduk di kursi kosong yang sedikit jauh dari mereka.


Suara Azan Zuhur terdengar membuat si kembar tersenyum girang karena sudah bisa berbuka puasa.


"Alamduilah(Alhamdulillah)" ucap si kembar bersama.


"Sebelum buka puasa berdoa dulu ya" ucap Ambar.


Selesai berdoa buka puasa si kembar mulai berbuka puasa, wajah yang tadinya tidak bersemangat kini sudah terlihat segar karena sudah berbuka puasa.


"Sayang kalian lanjutkan buka puasanya ya mami mau sholat Zuhur dulu" ucap Ambar.


"Amy ga itut uka uasa(mami gak ikut buka puasa)" tanya Galah.


"Gak mami nanti buka puasanya Magrib sama papi nak" ucap Ambar.

__ADS_1


"Ditu ya my(gitu ya my)" ucap Galah.


Ambar berlalu dari ruang makan untuk menjalankan sholat Zuhur, sedangkan si kembar melanjutkan buka puasa mereka dengan menu kesukaan tentunya ayam goreng.


"Bi Ina ga uka uasa uga(bi Ina gak buka puasa juga)" tanya Galih.


"Gak den bibi nanti buka puasanya Magrib" ucap bi Ina tersenyum.


Si kembar memakan ayam goreng nya dengan lahap, bahkan kedua bibir mereka belepotan oleh sauh kecap tapi kedua bocah itu tidak memperdulikannya.


"Alah ayam dolen nya enat ya(Galah ayam goreng nya enak ya)" ucap Galih.


"Alih anti ita uasa agi ya ampe ore(Galih nanti kita puasa lagi ya sampe sore)" ucap Galah.


"Man oleh ita tan uda uka(emang boleh kita kan udah buka)" ucap Galih.


"Anti ita anya ami aja(nanti kita tanya mami aja)" ucap Galah.


Selesai berbuka puasa si kembar mencari keberadaan sang mami yang tak kunjung kembali, si kembar berjalan ke ruang depan dengan mengelus perut buncit mereka yang tadinya rata saat ini sudah membuncit.


Next....

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...


__ADS_2