Kembar Kembar Nakal

Kembar Kembar Nakal
Galih Menghayal


__ADS_3

Ke dua bocah kembar itu masuk ke dalam kamar mereka setelah di minta oleh sang mami untuk istirahat, Galah mengeluarkan sepatu kecilnya lalu di susul oleh sang adik.


"Ita alus inta obil pot ama apyy(kita harus minta mobil pot ama papi)" ucap Galih


"Ia, alo api ga au aci anti ita inta ama akek aja(iya, kalau papi gak mau kasih kita minta sama kakek aja)" ucap Galah, saat ini ke dua bocah kecil itu sedang duduk di sisi ranjang.


"Ita itilaat aja yo(kita istirahat aja yuk)" ucap Galah, kedua bocah kembar itu pun istirahat tidur sebentar sebelum sang mami membangunkan untuk pergi mengaji.


☘☘☘


Setelah mengantarkan sang kekasih, Brian melaju kan mobil sport miliknya ke restoran miliknya, karena di sana sudah ada sohib nya yang menunggu. Selain menjadi CEO di Wijaya Group Brian juga memiliki sebuah kafe dan sudah membuka cabang di beberapa daerah.


Mobil sport milik Brian terparkir di tempat yang khusus di siapkan untuk mobil sang bos, Brian keluar dari dalam mobil dengan kacamata hitam miliknya dan langsung masuk ke dalam kafe.


Beberapa karyawan menunduk hormat menyambut kedatangan sang boss, Brian melihat suasana kafe yang sangat rame ia lalu melangkah masuk ke ruangan khusus untuk nya.


Clekk...


Pintu ruangan itu terbuka seorang pemuda tampan yang sedari tadi menunggu melihat ke arah pintu dengan kesal, sedangkan yang di tatap tersenyum tampa dosa.


"Udah nunggu lama gak bro" tanya Brian

__ADS_1


"Loh tuh gak pernah berubah selalu buat gue kesal" ucap pemuda itu yang tak lain adalah Marvel.


Marvel baru saja tiba tadi pagi dari Jerman karena sedang berlibur, pria itu masi menjalankan studi nya dan tinggal setahun lagi akan selesai.


"Sorry men, gue habis nganter calon ipar loh dan juga keponakan loh" ucap Brian


Marvel tau siap yang di katakan oleh sohib nya itu, nyebutin si kembar membuat Marvel jadi merindukan dua bocah itu karena sudah setahun tidak bertemu.


"Mobil baru?" tanya Marvel


Melihat mobil sohib nya yang terparkir di bawa sana karena kaca dari ruangan itu tembus pandang ke luar, hanya dari luar yang gak bisa melihat ke dalam.


"Kenapa" tanya Marvel


"Si kembar liat tuh mobil pengen minta di beliin juga sama papi mereka" ucap Brian, masi teringat perkataan si kembar tadi.


"Kita waktu kecil dulu kan juga pernah minta di belikan ponsel" ucap Marvel mengingat kalah itu.


"Yah kan itu cuma ponsel, ini minta di belikan mobil" jawab Brian


"Loh mau minum apa biar gue suruh pelayan" ucap Brian

__ADS_1


"Yang biasa aja" jawab Marvel


Ke dua pria tampan itu pun larut dalam obrolan, setelah dewasa mereka sangat jarang bertemu sehabis tamat sekolah menengah atas.


☘☘☘


Si kembar baru saja di bangunkan oleh sang mami karena harus siap-siap pergi mengaji, si kembar bangun dan langsung pergi ke kamar mandi selalu begitulah setiap hari.


"Alah anti atu atan iatan elen anet ya alo aik obil pot(Galah nanti aku akan keliatan keren banget ya kalau naik mobil sport)" ucap Galih yang sedang menghayal mengemudi mobil sport warnah kesukaan nya.


"Anan amun yo epat andi ita tan au elgi aji(jangan melamun ayok cepat mandi kita kan mau pergi ngaji)" ucap Galah membuyarkan lamunan Galih.


"Ish, amu tu agu aja(ish, kamu tuh ganggu aja)" ucap Galih melihat sang kembaran dengan kesal.


Ke dua bocah kembar itu pun mandi karena sang mami tak henti-hentinya berteriak dari balik pintu kamar mandi.


Next...


**Jangan lupa tinggalkan LIKE, KOMEN sama VOTE ya...


Jujur aku nulis cerita ini sambil ketawa sendiri**...

__ADS_1


__ADS_2