Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Hati-hati di jalan


__ADS_3

Dalam hatinya dia bertanya, mengapa Clara bisa bersama suaminya? Ada hubungan apalagi diantara mereka?


Pikiran Malika melayang menerka semua kejadian yang bisa saja terjadi diantara keduanya.


Nico pun meminta ijin pada Malika untuk membawa Clara pergi keluar sebentar.


"sebentar ya sayang"


Nico pun menarik tangan clara dihadapannya, dan itu sungguh membuat Malika tidak suka.


Nico manarik tangan Clara keluar kamar, dengan wajahnya yang sinis, Nico pun berkata


"Bukankah kamu sudah bilang tadi jika kamu akan menungguku di dalam mobil, tapi kenapa kamu datang kesini?"


"Memangnya salah jika aku bertemu dengan Malika, kamu jangan berpikir negatif dong co? Aku hanya ingin menjenguk Malika, itu saja, diantara kita tidak ada hubungan apa-apa kan? Tapi kenapa kamu terlihat sangat takut sekali denganku? Malika saja tidak keberatan"


Jawab Clara dengan entengnya,


Nico pun tak kuasa menjawab semua yang Clara katakan padanya, dia pun berlalu meninggalkan Clara dan kembali pada Malika.


"Sudah tunggu saja aku di dalam mobil, sebentar lagi aku kembali ke bengkel"


Kata Nico pada Clara meminta dia menunggunya di dalam mobil.


Clara pun tersenyum melihat Nico kesal padanya.


"Dasar bodoh"

__ADS_1


Ujar Clara dalam hatinya memaki Nico yang berlalu meninggalkannya.


...


"Kenapa kamu mengusirnya mas?"


Tanya Malika pada Nico menanyakan Clara.


Nico pun berkata jangan membahas Clara untuk sekarang, Nico hanya sedang memikirkan dirinya, "kapan kamu bisa pulang?"


Tanya Nico pada Malika yang berharap jika istrinya itu bisa secepatnya kembali ke rumah.


"Aku juga tidak tahu mas, semoga saja sore ini aku bisa pulang, nanti aku hubungi kamu ya"


Jawab Malika dengan keadaannya yang masih lemah.


Nico pun menggenggam tangan Malika dan mengatakan jika dirinya sangat mencintai Malika.


"Asal kamu tahu, aku tidak akan pernah mengkhianati sekalipun, aku sangat mencintaimu dan calon anak kita, aku tidak akan pernah pergi dari hidupmu, semua cintaku hanya untuk kamu sayang".


Semua yang Nico katakan membuat Malika tersenyum dan merasa jika kasih sayang suaminya hanyalah untuk dirinya, tidak ada yang lain.


Malika pun memeluk Nico dan menangis haru di pelukannya, Malika menitikkan air matanya karena tersanjung untuk semua ucapan cinta untuknya.


"Terimakasih sayang, semoga cinta kita abadi selamanya, tidak lekang oleh waktu dan keadaan".


Lanjut Malika dalam pelukannya.

__ADS_1


...


Melihat semua itu Clara sangat marah dan tidak suka,


Clara pun berlari keluar menuju mobilnya dengan sangat kesal untuk semua yang dia lihat.


"Sial , aku harus mencari rencana lain untuk memisahkan mereka,"


Pikir Clara untuk memisahkan Malika dan Nico.


"Tapi bagiamana cara nya, aku harus menyusun rencana untuk ini?"


Pikirnya menerawang apa yang akan dia lakukan kedepannya agar Malika dan Nico sampai berpisah.


...


Nico pun pamit pada Malika untuk kembali bekerja,


"Ingat ya, kamu jangan pergi sendirian, nanti jika kamu pingsan lagi siapa yang akan menolong mu?"


Permintaan Nico pada Malika, dia juga meminta untuk tidak dekat-dekat dengan Rishi, apapun itu alasannya.


"ingat ya, aku benar-benar tidak suka dengan kedekatan kalian"


sambung Nico coba mengingkatkan Malika untuk tidak dekat dengan Rishi,


Malika pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya,

__ADS_1


"hati hati mas, ingat kamu juga jangan dekat-dekat dengan wanita lain disana.


__ADS_2