Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Air mata Bu Arum


__ADS_3

Perasaan Suci tidak enak saat mendengar semua penjelasan tentang penyakit Malika,


Dalam hati dia menebak pada pikirannya yang buruk.


"Tidak .. itu tidak mungkin, Malika gadis yang baik,tidak mungkin dia hamil, oh astaga mikir apa aku"


Ucapnya dengan perasaan yang takut.


Sedangkan Bu Arum masih stay menunggu kelanjutan jawaban sang dokter mengenai kesehatan Malika.


"Ya anak ibu sekarang tidak boleh terlalu banyak pikiran dan aktifitas, semua yang dirasa berat harap di tinggalkan, karena kondisi anak ibu lemah, di takutkan janin di rahimnya tidak akan tumbuh sesuai dengan usianya,"


Drug


Serasa tombak menghujam jantung Bu Arum kala sang dokter menyebutkan janin yang tumbuh di rahim Malika, apa maksud nya, tidak mungkin Malika hamil.


Tidak mungkin.


Dada Bu Arum terasa sesak,dia coba menahan dan menarik napasnya dalam.


"Selamat ya Bu, anak ibu sekarang sedang hamil, mohon dijaga kesehatannya,"


Sang dokter pun pamit pergi dan memberi resep vitamin untuk Malika.


Seketika Bu Arum terjatuh kala mendengar jika Malika saat ini sedang hamil.


Air matanya berderai, dia tidak menyangka jika anak yang selalu dia banggakan ,dia didik dengan penuh kasih sayang, sekarang tega mengkhianatinya,


perhatian dan didikan yang selalu dia tanamkan agar menjaga diri dan kehormatannya seakan tiada lagi.

__ADS_1


Bak di lempari sebuah kotoran yang teramat menjijikan, Bu Arum merasa sangat kecewa luar biasa,


Dia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya dihadapan Suci, hingga diapun menangis,


Suci langsung memeluk Bu Arum dan coba menenahkannya.


"Tenang Bu Arum tenang, Bu Arum jangan menangis"


Kata Suci pada Bu Arum.


"ibu tidak menyangka anak ibu yang selalu ibu banggakan dan selalu ibu ceritakan kebaikannya, kini justru balik menghianati ibu nak, ibu tidak sanggup bertemu dengan Malika, ibu sangat kecewa dengan dia."


Suci tidak mampu berkata apapun karena memang Malika lah yang salah, karena dia telah mengkhianati kepercayaan sang ibu yang selalu percaya dan menyayanginya sampai kapanpun.


"Kenapa kamu menghianati ibu nak?kenapa?"


Teriak Bu Arum dengan kekecewaannya yang sangat tinggi"


Nico yang sedang bekerja di lapangan langsung merasa tidak enak hati kala mengingat Malika yang kesakitan dan mual-mual


Dia sangat mencemaskan Keadaan Malika,


"Bagaimana keadaannya sekarang?"


Tanya hati Nico teringat akan Malika.


Nico harus memastikan keadaan Malika ,dia pun coba menghubungi Malika,


Namun masih tidak bisa tersambung,

__ADS_1


Akhirnya Nico pun mencari cara untuk bisa bertemu dengan Malika walau hanya sesaat.


...


Akhirnya dia mempunyai ide untuk bisa menemui Malika di rumahnya.


Nico akan berpura-pura menjadi seorang kurir yang mengantar pesanannya pada Malika, berharap Malika yang membuka kan pintu tersebut.


Selang beberapa menit,akhir nya Nico pergi ke rumah Malika dengan membawa donat madu kesukaannya.


"Semoga kamu baik-baik saja sayang"


Nico pun akhirnya sampai di depan pintu rumah Malika,


"Paket"


Teriak Nico saat berada tepat di depan pintu rumah Malika.


Suci pun segera membuka pintu tersebut,


Di kamar, Malika mulai tersadar,


Kepalanya terasa sakit dan berat, hingga dia merintih kesakitan.


Malika terus memegang kepalanya, dia merasa sangat pusing, dia masih belum tahu jika sebentar lagi akan hadir seorang anak di tengah kehidupan mereka.


Seorang anak yang akan merubah segalanya,


merubah kehidupan Malika di masa depan.

__ADS_1


seorang anak yang tidak pernah di harapkan kehadirannya dari siapapun.


__ADS_2