Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Malika berkhianat


__ADS_3

Perasaan Nico seketika hancur jika mengingat semua yang terjadi tepat di depan matanya,dia tidak bisa terima dengan semua penghianatan Malika kepadanya.


Dia berpikir mengapa Malika sampai hati memeluk pria lain di depannya,tanpa merasa bersalah Malika begitu sangat menyayangi pria itu.


Apa yang terjadi padanya,semua pertanyaan itu kini mendera pikirannya.


"Bagaimana keadaanmu sekarang co?"


Tanya Clara menyapa Nico kala dia sadar.


"Kepalaku terasa sangat sakit"


Nico pun bertanya mengapa polisi bisa sampai kesana pada Clara.


Clara pun menceritakan tak lama selepas Nico masuk kedalam gedung,polisi dan Keenan datang,mereka mengetahui Malika berada di gedung itu dari sinyal hp Malika,itu sebabnya mereka tahu.


"Tapi untunglah polisi datang,aku tidak bisa membayangkan jika sesuatu terjadi kepadamu co?"


Clara sangat menghawatirkan nya.


"Aku tidak habis pikir,mengapa Malika bisa berpaling dariku setelah semua janji yang telah kita sepakati"


"Maksud kamu apa?aku tidak mengerti"


Tanya Clara,


Nico pun akhirnya membuka rahasia hubungan mereka pada Clara,jika sebenarnya dia dan Malika sudah berhubungan kembali saat dirinya ke Bandung menjenguk adiknya yang kecelakaan.


Saat pertama bertemu Malika,Nico merasa cemburu karena dia sangat dekat dengan Keenan atasannya,dia sangat marah pada Malika,namun ternyata malika masih sangat mencintainya.


Malika terpaksa memutuskan hubungan mereka karena ibunya melarang Malika untuk berhubungan dengannya,entah apa alasannya,dia pun tidak tahu.


Kemudian setelah mereka saling mengungkapkan perasaan masing-masing jika mereka masih saling menyayangi dan mencintai,merekapun sepakat untuk kembali namun tanpa sepengetahuan ibunya.


Nico sangat bahagia kala itu,karena cintanya tidak bertepuk sebelah tangan,meski terhalang restu orangtua.


Mendengar semua itu hati Clara terasa terbakar,dia cemburu mendengar semua yang Nico ceritakan kepadanya,namun dia berusaha tetap tenang dan menjadi pendengar yang baik bagi Nico untuk saat ini.


"Tapi jika Malika masih sangat mencintaimu,mengapa dia lari ke pelukan pria lain,mengapa dia tidak memandang mu sama sekali?"


Pertanyaan Clara membuat perasaan Nico kembali memanas.


Dia juga tidak mengerti,apa yang terjadi pada kekasihnya itu,tapi dalam hati kecilnya dia meyakini jika sesuatu yang buruk telah terjadi pada Malika

__ADS_1


***


"Aku harus bertemu dengan pria itu pak"


"Kamu masih sangat lemah saat ini,besok saja kita temui pria itu ya"


"Tapi,aku hanya ingin mengucapkan rasa terimakasih ku karena dia telah menyelamatkan nyawaku itu saja,setelah itu aku akan langsung pulang"


Keenan dibuat dilema dengan permintaan Malika untuk bertemu Nico.dia tidak biasa menolak semua permintaan Malika.


Karena bingung dengan paksaan Malika yang terus ingin bertemu dengan Nico,akhirnya dia pun langsung menulis pesan pada Bu Arum untuk menelpon Malika agar segera pulang.


Dan benar saja,dering ponsel Malika berbunyi,Bu Arum pun menelponnya dari rumah,menanyakan keberadaannya.


"Malika kamu dimana?cepatlah pulang,kau masih belum sembuh total,cepat pulang,kalau tidak ibu akan marah"


"Mm ya baiklah aku pulang sekarang"


Mendengar semua kalimat itu akhirnya Malika pun mengalah dan langsung pulang ke rumah,meski hati dan pikirannya masih tertuju pada pria yang telah berusaha menyelamatkannya tadi.


Setiba di rumah,Bu Arum yang tidak mengetahui jika anaknya telah di culik sangat terkejut mendengarnya.


Bu Arum langsung memeluk Malika erat dan tak henti mengusap seluruh tubuhnya ,berharap dia tidak terluka sedikitpun.


"Apa kau diculik?siapa yang menculik mu,kau tidak di lukai kan?apa yang sakit,katakanlah?"


Malika pun menjawab jika dirinya baik-baik saja.


"Ibu tidak usah cemas,Malika baik-baik saja,tadi ada pemuda baik yang coba menyelamatkan aku Bu,entah siapa dia,tapi Malika merasa mengenalnya tapi tidak ingat,dimana dan siapa pria itu?"


Jawab Malika membuat Keenan kembali mengingat Nico yang bersimbah darah melawan para penjahat yang menculik Malika.


Di satu sisi,Keenan merasa bersalah pada Nico karena Malika memeluknya tadi tepat di hadapan matanya saat dia terjatuh dan lemah,namun apa daya,ingatan baru Malika yang telah memaksa dia memeluknya.


Dia pun ingin bicara penting dengan Bu Arum tentang pria yang Malika maksudkan.


Keenan memberi kode padanya untuk bicara berdua dengan dirinya.


"Alhamdulillah,itu artinya Allah masih menyayangimu,itu sebabnya dia mengirim pria itu untuk menyelamatkanmu"


"Ia Bu,tapi rasanya tatapan nya tidak asing bagi Malika,rasanya Malika kenal dengan pria itu,tapi entah siapa dan dimana?"


Bu Arum pun meminta Malika untuk segera istirahat dan minum obat kemudian tidur dan tidak boleh banyak berpikir.

__ADS_1


Meski perasaan Bu Arum cemas sekali saat mendengar jika Malika di culik,namun dia berusaha tetap tegar dan tenang.


Malika pun pergi ke kamarnya untuk istirahat di dampingi suster,sedangkan Bu Arum langsung menuju Keenan dan menegurnya.


"Ibu tidak bisa bayangkan mengapa Malika bisa sampai di culik,siapa yang telah menculiknya dan mengapa dia menculik Malika"


Keenan pun menjawab jika orang yang telah menculiknya adalah Lidya,orang yang juga telah menabrak Malika hingga hilang ingatan.


"Hah Lidya,siapa dia?"


Tanya Bu Arum pemasaran akan Lidya.


"Jadi yang menabrak Malika adalah Lidya,dia juga yang telah menculik Malika dari taman tadi saat kami sedang lari pagi,sungguh saya sangat cemas sekali saat itu,namun saya tidak berani memanggil Bu Arum karena takut akan membuat ibu semakin khawatir"


"Astagfirullah,kenapa wanita itu bisa melakukan hal kejam seperti itu pada anak ibu,apa salahnya?"


Keenan pun menceritakan tentang Lidya kepada Bu Arum,jika sebenarnya Lidya adalah mantan karyawannya di kantor yang sama dengan Malika.


Dia sangat membenci Malika karena Malika lebih unggul darinya dan dia mengira jika Malika telah merebut pria yang dia cintai nya.yaitu dia sendiri.


"Apa"


Bu Arum menyimak semua cerita Keenan padanya.


Keenan meminta maaf pada Bu Arum karena telah gagal menjaga Malika,dia gagal melindungi Malika dari semua yang telah terjadi,dengan hati yang tulus Keenan coba meminta maaf.


"Maafkan saya Bu,saya tidak menyangka semua ini akan terjadi pada Malika,saya sangat merasa bersalah untuk semua yang telah terjadi ini "


Keenan tertunduk meminta maaf pada Bu Arum agar tidak memarahinya.


Bu Arum pun mengangkat Nico dan memeluknya,


"Justru ibu yang harus berterimakasih kepadamu karena kamu telah menjaga Malika"


Jawab Bu Arum,kemudian dia pun menanyakan siapa pria yang di maksud Malika yang telah coba menolongnya dengan melawan penjahat yang telah menyerangnya.


"Nico "


Satu nama yang membuat perasaan Bu Arum kembali membenci,setelah sekian lama hatinya merasa damai tanpa nama pria itu.


"Tapi mengapa dia ada disini?dan mengapa dia bisa menyelamatkan Malika?"


Tanya Bu Arum pemasaran dengan semua insiden yang terjadi pada anaknya itu.

__ADS_1


"Ibu tidak ingin Malika sampai bertemu dengan Nico,ibu tidak mau ingatan Malika kembali pada Nico"


Bu Arum seakan tidak rela jika seandainya ingatan Malika kembali pulih,dia memang ingin Malika sembuh,tapi dia tidak mau jika Malika sampai mengingat kembali akan kenangan Nico.


__ADS_2