Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
jebakan Lidya


__ADS_3

Jam kerja pun selesai,seperti biasa Malika pulang dengan ojek online pesanannya,namun entah ada angin apa,Lidya yang saat itu membawa mobilnya menawarkan diri untuk mengantarkan Malika pulang,


"Malika,kau mau pulang,ayo naiklah,jalan kita searah ko"


Ucap Lidya bersikap manis kepadanya,


Malika dibuat takut oleh ajakannya untuk dia k,antar pulang,ring berbuat buruk kepadamu,please maafkan aku"


Ucap Lidya terus merayu Sukma agar mau ikut bersamanya,


Malika ragu akan kebaikan Lidya yang terkesan mendadak


"Ayolah Malika,anggap saja ini permintaan maaf ku untuk kmu karena sering mengganggumu "


Lanjut Lidya yang seakan menyesali perbuatannya dengan meminta maaf pada Malika,


Malika pun jadi dibuat bingung,dia merasa tidak enak jika menolak ajakan Lidya,namun hati kecilnya mengatakan jika Lidya hanya berpura-pura baik kepadanya,


"Semoga saja Lidya memang benar-benar berubah sekarang"


Harap Malika dalam hatinya terpaksa ikut dengan Lidya naik mobil,


Lidya pun tersenyum senang karena Malika mau pulang bersamanya,


Sepanjang jalan Lidya terus bertanya pada Malika seputar keluarganya,


Lidya juga menanyakan apa Malika sudah mempunyai kekasih atau belum,


Dengan jujur Malika pun menjawab jika saat ini dia sedang hubungan jarak jauh dengan kekasihnya,namun sekarang sudah putus karena satu kendala,


Lidya terus bertanya dan mendengarkan semua jawaban Malika tentang kehidupannya,


"Oh ya Malika,kita turun makan sebentar ya di resto depan".


Ucap Lidya pada Malika,


Saat itu perasaan Malika pada Lidya kini mulai luluh,Malika merasa ada sisi baik dibalik Lidya yang selalu jahat dan mengganggunya,


"Kita sudah sampai,ayo Malika"


Lidya pun turun dari mobil dan berjalan menuju resto bersama Malika,,


Merekapun masuk kedalam dan duduk,


"Oh ya Malika,kaum ingin makan apa?".tanya Lidya bersikap ramah tidak seperti biasanya pada Malika


"Apa saja,terserah kamu "


Jawab Malika seraya terus mencurigai keramahan Lidya kepadanya,


Sambil menunggu pesanan makanan datang,Malika coba chat Sherli dan menceritakan bahwa dirinya kini sedang bersama Lidya,


Sherli pun menjawab untuk coba bersikap tenang dan layani saja Lidya dengan keramahan juga,sukur-sukur Lidya memang berubah menjadi baik kepada Malika,namun Sherli juga mengingatkan untuk terus sadarkan diri dari Lidya,


Malika pun mengerti dengan semua pesan dari Sherli kepdanya,


Gerak-gerik Lidya sama sekali tidak membuat Malika curiga kepadanya,


Hingga datanglah makan an dan minuman yang sudah mereka pesan,


"Apa kau suka dengan nasi gorengnya ka,"


Tanya Lidya,menanyakan makanannya,


Malika pun hanya menjawab seperlunya saja pada Lidya,


"Ya,lumayan "


Jawab singkat Malika membuat Lidya tersinggung,

__ADS_1


Dan selang beberapa menit saat Malika menghabiskan minuman jus nya,


Malika tiba-tiba saja tak sadarkan diri,


Lidya pun terkejut,dia coba menyadarkan malika,


"Malika,,,Malika bangunlah "


Ucap Lidya coba menyadarkan malika,namun tetap tidak bisa,


***


Suci pun kini mulai sadarkan diri,dia langsung meremas perutnya karena sakit,


"Aduh ,perut ku sakit".


Ucap suci memanggil kakaknya,


Keenan pun datang kedalam kamar suci,dia sangat mencemaskan keadaan suci,


"Apa perlu kita masuk rumah sakit,?


Tanya Keenan pada suci,


Suci menolak,Karena menurutnya itu hanya


A itu hanya membuang waktu dan tenaga saja,


Bu Arum pun pamit karena dia baru ingat jika jemuran pakaian masih diatas,


Keenan pun mengijinkan Bu Arum untuk pulang karena hari mulai petang,


"Tapi kenapa Malika masih belum pulang ya".pikir Keenan menunggu Malika pulang,


"Keenan coba menelpon bagian kantor dan menanyakan apa ada karyawannya yang kerja lembur,


Resepsionis pun menjawab ada,


Keenan berniat menyusul Malika ke kantor,


Setelah memakan obat,suci nampak terlihat tidak kesakitan,


Keenan pun merasa tenang jika melihat adiknya sehat seperti itu,


"Suci,kakak harus pergi lagi ke kantor,ada sedikit pekerjaan yang harus kakak selesaikan disana"


Ucap Keenan,


Suci pun tidak bisa menolak,


Hingga akhirnya Keenan pun pergi dan menghidupkan motornya dan langsung bergegas pergi ke kantor,


Setiba di kantor,Keenan tidak menemukan keberadaan Malika,


Keenan merasa cemas,dia akhirnya coba menghubungi Malika,namun panggilan Malika tidak pernah dijawab,


"Kemana Malika,kenapa dia tidak mengangkat telepon dariku"


Pikir Keenan merasa tidak enak hati,


Keenan pun memeriksa rekaman kamera CCTV di depan kantor nya,terlihat jelas Malika menaiki mobil Lidya,


"Astaga,mengapa kau pergi dengannya Malika,dia itu hadis ular,"


Ucap hati Keenan menggerutu tingkah Malika sangat gegabah,


.***


"Harus aku sembunyikan lagi kemana dia,"

__ADS_1


Ucap Lidya yang ternyata saat ini mereka sedang berada di pemakaman umum jeruk purut,


Ya,Lidya sengaja berbuat baik kepada semua orang termasuk Malika agar dirinya bisa mendapat kepercayaannya,


Dan akhirnya Malika pun berhasil terjerat dalam tipuan Lidya,


Keenan terus mencari Malika,dia tidak akan pulang sebelum Malika bisa ditemukan,


Keenan coba menghubungi nomor ponsel Lidya namun tidak ada jawaban,


...


Setelah dirasa aman,akhirnya Lidya Meninggalkan Malika yang tak sadarkan riri di atas makam seseorang yang telah meninggal dan membiarkannya tidur sendiri di atas makam tersebut,


Lidya pun tertawa menang karena telah berhasil menipu Malika dengan sangat mudah,


Keenan yang melajukan mobilnya ke arah pulang, tak sengaja melihat mobil Lidya yang keluar dari gerbang pemakaman umum Jakarta,


Keenan pun curiga,


"Kenapa Lidya bisa keluar dari gerbang pemakaman itu".


Pikir Keenan sudah mulai tidak enak,dia memikirkan apa mungkin Lidya membawa Malika ke pemakaman itu,tapi untuk apa,mengingat hari sudah mulai petang


Keenan pun langsung memarkirkan mobilnya di dekat pemakaman tersebut,


Keenan coba masuk kedalam makam dan melihat ke arah sekitar,


Keenan sangat terkejut saat melihat Malika terbaring diatas pemakaman


"Astaga,Malika"


Kenan dengan segera menghampiri Malika dan coba menyadarkannya,


Keenan membawa minyak angin di tas Malika,


"Malika ayo sadarlah,mengapa kau ada disini"


Tanya Keenan terus coba menyadarkan malika,


Malika tak kunjung sadar,akhirnya dia coba memapah malika dan akhirnya saat Keenan hendak bangun Malika pun tersadar,


Saat itu wajah Keenan berada tepat dihadapan wajah Malika yang hendak dia papah agar bisa bangun,


"Ahh".


Malika teriak hingga membuat seisi pemakaman bangun karena teriakannya,hihi


Malika terkejut dengan wajah Keenan yang ada dihadapannya,


Malika langsung mendorong Keenan hingga terjatuh,


"Pak Keenan,kau"


Ucap Malika saat dia menyadari jika dirinya telah membuat bosnya itu terjatuh,karena di dorong olehnya,


"Maafkan saya pak"


Malika meminta maaf,dia bingung mengapa dia berada di makam sore ini,


Malika bertanya kepada keenan


"Apa yang sebenarnya terjadi?"


Awalnya Keenan tidak mau menjawab pertanyaan Malika,karena dia merasa sakit akibat dorongan Malika yang membuatnya terjatuh,


"Maafkan saya pak,sekali lagi saya minta maaf?"


Ucap Malika meminta maaf pada Keenan,

__ADS_1


Keenan pun tersenyum untuk pertama kalinya kepada suci,


Keenan sangat terlihat tampan saat dia tersenyum menurut Malika,


__ADS_2