Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Permintaan maaf Liora


__ADS_3

Clara pun mendekap Nico dalam pelukannya,


"Tenanglah Nico,ini aku Clara,apa yang sebenarnya terjadi padamu?"


Ucap Clara coba menenangkan Nico,


Nico pun sedikit lebih tenang,kala dia sadari bahwa yang ada bersamanya saat ini bukanlah Liora,melainkan Clara,


Clara meminumkan segelas air pada Nico,


"Kita ke rumah sakit ya,seperti nya kamu sedang tidak sehat?"


Clara mengajak Nico untuk pergi ke rumah sakit,


Namun Nico menolak,


"Tidak usah Clara,sepertinya aku harus pulang ke Bandung,"


Jawab Nico terus terang pada Clara,bahwa dirinya ingin pulang,


"Tapi,kamu baru beberapa hari disini,bagaimana kamu bisa pulang,kamu juga belum gajian,"


Jawab Clara,


Nico pun termenung,niatnya mulai melemah kala teringat akan ibu dan kedua adiknya,namun hatinya terus berteriak bahwa Nico ingin sekali pulang dan bertemu dengan Malika,


Ingin rasanya Nico memeluk Malika saat ini juga,


Nico ingin sekali mencurahkan segala keluh kesah yang sedang dia rasakan saat ini,terlebih ketakutannya akan kejadian semalam,


Ponsel Nico pun berdering,ibunya menelpon,


"Maaf Clara,aku angkat telpon dulu,ibuku menelpon"


Ucap Nico sedikit menghindari Clara,


"Pagi co,bagaimana kabarmu sekarang?co ibu ingin minta uang sama kamu,si bungsu harus ikut studi tour ke Yogyakarta bersama kawannya dari sekolah,sedangkan uang ibu masih belum terkumpul,bagaimana ini co?"


Bu Ratna bicara tanpa jeda titik dan koma,hingga Nico tak mampu menjawab semua pertanyaannya,


"Sampai kapan batas akhir pembayarannya?"


Nico pun tanpa basa basi langung bertanya batas akhir pembayaran uang studi tour adiknya,


"Besok co"


Nico pun terdiam,dia berpikir darimana dia bisa mendapatkan uang untuk besok,kalaupun mau kasbon,dia terlalu malu karena masih karyawan baru,


"Baiklah,nanti aku kabari ibu lagi"


Nico pun menutup telponnya,


Clara tak sengaja mendengar semua percakapan mereka,dia pun berniat ingin memberi Nico uang,tapi dia takut Nico merasa tersinggung,


***


Dilain tempat foto Malika mulai tersebar dan sudah banyak orang yang melihat,semua berkomentar tidak baik pada foto Malika,


"Wah bos jalanan tuh"


"Cantik-cantik kok bos pengemis"


"Tampangnya aja sok baik,padahal hatinya busuk"


Semua komentar diatas termasuk salah satu komentar miring padanya,


Namum karena tidak tahu Lidya telah Ng-upload foto dirinya,Malika bersikap biasa saja,


"Malika,coba kamu lihat deh foto ini"


Sherli mengejutkan Malika yang hendak menyelesaikan sedikit lagi pekerjaannya,

__ADS_1


"Foto apa ka?"


Tanya Malika terlihat tenang,sambil memainkan jari jemarinya diatas keyboard laptop nya,


"Ini ,coba deh kamu lihat"


Sherli pun memperlihatkan foto Malika bersama pengemis,seolah Malika hendak meminta uang setoran pada pengemis tersebut,padahal Malika sedang memberi uang padanya,


"Astaga,apa-apa an ini"


Malika pun kini terkejut,


"Siapa yang telah membuat berita seperti ini,"


Tanya Malika tidak terima kalau dirinya difitnah seperti ini,


"Siapa lagi kalau bukan dia ka"


Sherli menunjuk kearah Lidya yang sedang mengetik pekerjaannya,


"Astaga aku sudah tidak mau lagi berurusan dengan dia"


Ucap Malika menarik nafasnya,


"Yasudah,lebih baik kamu fokus saja dengan pekerjaanmu,dia hanya sedang memancingku supaya kamu emosi kepadanya,hingga terjadilah keributan lagi yang akan membuatmu di hukum kembali"


Jawab Sherli memberi saran pada Malika,


***


Liora mulai terbangun,


"Kevin,"


Suara Liora memanggil Kevin dan mencari Nico yang semalam bersamanya,


Lengan Liora terus meraba kasurnya,berharap,lengannya akan menyentuh pria yang telah memberinya kenikmatan semalam,


Namun saat dia sadar kalau pria itu sudah tidak ada,Liora pun terbangun dan marah,


Tanya Liora pada dirinya sendiri,


Liora pun tersenyum dan mengingat kejadian semalam bersama Nico,


Liora memang sadar jika Nico bukanlah Kevin,namun obsesinya kepada Kevin membuat setiap pria yang berada dekat dengannya selalu dia anggap Kevin,


"Sebentar,aku ingat pria itu montir bengkel langganannya papa kan,nanti siang aku akan kesana"


Pikir Liora untuk menemui Nico,entah apa yang akan Liora lakukan kepada Nico,hanya dialah yang tahu,


...


"Clara,bolehkan jika hari ini aku tidak jadi ambil cuti,jadi kau bisa memotong gaji ku karena terlambat saja,aku akan masuk kerja hari ini"


Ucap Nico berdiri hendak meraih bajunya untuk bekerja,


"Jangan dulu co,kamu belum sehat betul,kamu istirahat saja dulu"


Jawab Clara,


Namun Nico tetap memaksa ingin masuk kerja hari ini,Nico merasa sudah lebih baik,


Clara pun tidak bisa menolak,


Akhirnya Nico pun masuk kerja,


"Tapi jika kamu merasa pusing lagi,kamu langsung pulang saja ya co"


Clara menghawatirkan keadaan Nico,


Clara tau betul alasan Nico masuk kerja,doa harus mendapatkan uang untuk adiknya hari ini juga,karena besok akan adiknya pakai,

__ADS_1


Clara pun berniat untuk membantunya secara tidak langsung,


Nico pun mulai memperbaiki mobil yang sudah terparkir untuk dia kerjakan,


Hingga akhirnya seorang wanita muncul dari belakang Nico dan menyapanya,


"Permisi mas,"


Sapa gadis berbaju Dress merah,


Nico yang dalam posisi jongkok,melihat wanita itu dari bawah,


Sungguh terlihat sangat anggun saat Nico melihat kaki gadis tersebut,


Perlahan Nico melihat keseluruhan siapa gadis tersebut,


"Kau"


Terkejut Nico sampai terjatuh melihat siapa wanita tersebut,


Gadis berbaju merah seksi itu ternyata Liora,


Liora sengaja datang ke bengkel Nico,untuk meminta maaf untuk yang terjadi semalam,


"Bisakah kita bicara sebentar"


Ucap Liora pada Nico,


Nico yang masih takut pada Liora,terdiam,dan mundur menjauh dari Liora,


"Kamu kenapa menghindari ku,ayolah kau jangan takut padaku"


Ucap Liora berjalan mendekati Nico,


Nico berusaha melawan rasa takutnya pada Liora,Hingga langkahnya pun terhenti,


"Kau mau bicara dimana?aku hanya punya waktu sebentar"


Jawab Nico pada Liora,


Akhirnya Liora dan Nico pun bicara di cafe sebelah bengkel Nico,


"Sebelumnya aku minta maaf sama kamu"


Ucap Liora memulai percakapan mereka,namun Nico masih diam tanpa kata,


"Aku tahu,tidak seharusnya aku melakukan semua itu kepadamu, tapi apa dayaku,kau tidak akan mengerti dengan semua yang terjadi kepadaku"


Ucap Liora membela dirinya,


"Tapi semua yang kau lakukan itu tidak benar mbak"


Jawab Nico menyalahkan Liora,


"Jujur,saya sangat takut dan merasa bersalah sekali telah melakukan hal yang tidak seharunya aku lakukan,"


Lanjut Nico dalam penyesalannya,


"Jika aku bicara tentang diriku,apa kau mau mendengarkan ku"


Tanya Liora berharap Nico akan mendengar semua yang akan dia bicarakan padanya,


Nico pun terdiam,Liora menganggap diam nya Nico sebagai pertanda bahwa dia akan mendengarkannya,


"Dulu aku mencintai seseorang,kami saling mencintai,hingga semua sudah kami lewati bersama,cinta ku kepadanya begitu besar,tapi entah itu cinta atau obsesi Akupun masih belum tahu sampai saat ini,namun pada suatu hari sesuatu terjadi kepadaku,aku hamil,hamil anaknya Kevin,nama kekasihku,awalnya aku bahagia,karena aku mengira bahwa Kevin juga akan bahagia karena aku hamil anaknya,namun ternyata perkiraan ku salah,Kevin justru menyuruhku untuk menggugurkan Kandunganku,karena dia tidak ingin bertanggung jawab,dia merasa belum siap menjadi seorang ayah,Akupun sependapat dengan dia,karena aku juga merasa belum siap menjadi seorang ibu di usiaku yang masih muda,akhirnya aku menggugurkan janin yang tak berdosa itu saat itu juga,aku selalu menuruti semua yang Kevin minta,


Hingga akhirnya,pada suatu hari,saat aku mulai pulih dari rasa sakit pasca menggugurkan Kandunganku,aku tidak menemukan Kevin,aku mencari Kevin,dia tidak ada,dia meninggalkanku dengan meninggalkan sebuah surat kecil yang dia tinggalkan di apartemennya,


Air mataku tak henti menetes membaca pesan dari Kevin,amarahku saat itu juga memuncak karena aku telah dikhianati olehnya,ya Kevin memutuskan untuk menikah dengan perempuan pilihan keluarganya,mereka langsung pindah ke London,"


Liora berkaca-kaca menceritakan tentang kesedihannya kepada Nico,

__ADS_1


.


Maaf ya reader,kesalahan teknis,jadi cerita dan judul yang sama dari bab 6 berulang-ulang,semoga bisa di kondisikan, terus simak dan dukung ceritanya ya geng,klik favorit,like koment beri author hadiah dengan klik iklannya ,terimakasih reader 🙏🏻


__ADS_2