Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Pertolongan kedua


__ADS_3

Nico pulang dalam keadaan mabuk berat,sampai sampai andre harus memapahnya Karena dia tidak bisa berjalan dengan benar,


Andre pun hanya tersenyum melihat kondisi Nico yang mabuk berat,


Andre memotret keadaan Nico di ponselnya,diapun tersenyum seraya berkata,


"Besok kau yang akan mengajakku untuk minum co,haha"


Ucap Andre dengan tawa kemenangan,karena dia berhasil membuat Nico mabuk


...


Keesokan harinya,seperti biasa Malika sudah bersiap untuk berangkat kerja,namun hal sial menimpanya,


Saat hendak mandi,Malika terpeleset hingga jatuh,dan kakinya ter gilir,dia sangat kesakitan hingga memanggil ibunya,


Bu arum yang kala itu masih dalam keadaan memasak terkejut mendengar teriakan anaknya,dia langsung berlari menuju kamar Malika dan melihat Malika sudah terkapar jatuh ke lantai WC,


"Kaki ku sangat sakit Bu"


Ucap Malika


"Ya ampun memangnya apa yang sudah terjadi hingga kamu bisa terjatuh seperti ini?"


Tanya Bu Bu Arum,panik,


Dia segera membangunkan Malika dan membawanya ke dalam kamar,


"Yasudah kau minta ijin saja hari ini,kau tidak usah dulu bekerja"


Pinta Bu Arum pada Malika,


"Tidak bisa Bu,banyak sekali tugas hari ini yabg harus Malika selesaikan,terlebih lagi Malika baru disana,masa baru masuk sudah minta libur".


Jawab Malika,


Keduanya pun sedikit berdebat karena kasih sayang mereka yang terlalu besar,


Bu Arum khawatir dengan kondisi malika,


Sedangkan Malika memang sedang semangat bekerja hari ini,


Akhirnya Malika memaksakan diri untuk berangkat bekerja,


"Kau yakin tidak apa-apa,ibu sangat khawatir nak?"


Ucap Bu Arum sebelum Malika berangkat ,


"Malika tidak apa-apa bu,doakan saja Malika ya"


Pinta Malika untuk selalu mendoakan yang terbaik untuknya,


Bu Arum pun mengecup kening Malika,


***


Nico pun sudah bangun,dia tersadar dirinya kini sudah berada di dalam mes,


"Kau sudah bangun co?"


Andre menyambut paginya dengan pertanyaan,


"Kenapa aku bisa ada disini Dre,bukannya semalam kita pergi ke bar"


"Kau mabuk berat,hingga tak sadarkan diri,aku dan teman-temanku membawa kamu kesini"


Jawab Andre,


Nico tidak percaya jika dirinya ikut mabuk seperti Andre dan teman-temannya yang lain,tapi setelah Andre menunjukan foto dan video mereka yang sedang berpesta,Nico menyadari bahwa semua benar terjadi,


Dalam hati kecil Nico ada rasa bersalah,mungkin karena dia belum terbiasa melakukan hal dosa minum minuman keras seperti yang lain,

__ADS_1


Kali pertama Nico minum alkohol dengan sengaja,dan itupun sampai dia mabuk berat,


Astaga,rasanya Nico memang tidak bisa mempercayainya,namun apalah daya semua bukti membuatnya percaya bahwa dia memang sudah mabuk semalam,


"Ku lihat kau sangat menikmati sekali minuman itu semalam co,hehe,"


Ucap Andre meledek Nico,


"Ah kau,sudahlah aku mau mandi dulu"


Nico menepis ledekan Andre dan segera bergegas untuk mandi dan bekerja,


Waktu untuk mengabari Malika seakan sudah dilupakan Nico seiring dengan semua kesibukannya,


Nico tidak menyadari bahwa setiap waktu Malika selalu menantikan kabar darinya,walau hanya satu pesan atau panggilan saja,


Nico dan Andre pun mulai bekerja,


Karena ponsel Nico lowbat,Nico ikut mengecas hp nya di dekat meja Clara,Dan meninggalkan ponselnya,


Saat Nico sibuk bekerja,tiba-tiba saja dering ponsel Nico berbunyi,


Banyak sekali pesan masuk di ponselnya,


Clara yang penasaran coba melihat isi pesan di handphone Nico,


Tertulis pesan


"Aku sangat rindu kamu co,pulanglah sebentar,3 Minggu lagi hari jadi kita yang ke 7 tahun,kau masih ingatkah? I love u"


Pesan Malika pada Nico yang terbaca oleh Clara,


Hati Clara memanas membaca pesan dari Malika kepada Nico,


Dia baru tahu ternyata Nico sudah mempunyai pacar,dan itupun sudah berjalan lama,


Clara yang menyadari bahwa dirinya sudah menaruh hati pada Nico merasa cemburu dengan semua pesan dari Malika pada Nico,


Clara membaca semua obrolan mereka yang sangat manis dan romantis,


"Tidak bisa aku biarkan,aku harus berbuat sesuatu"


Pikir Clara berencana untuk menghancurkan hubungan Malika dan Nico,


***


Malika pun tiba di kantor lebih awal,karena dia tidak ingin sampai kejadian kemarin terulang kembali,


Malika cukup trauma dengan fitnah yang dibuat Lidya padanya,


Dengan kaki yang dia rasakan sakit,


Malika berjalan pelan dan sedikit menahan supaya langkahnya tetap stabil,


Dan karena terlalu pagi,saat Malika hendak naik ke lantai 1 dari basemen,lipat belum menyala,


Malika pun sedih,Karen itu artinya dia harus menaiki tangga darurat untuk naik ke lantai 1,


"Astaga,bagaimana ini,jika kakiku tidak sakit,maka aku akan berlari menaiki anak tangga darurat itu,tapi "


Malika bingung,


Dengan terpaksa Malika pun berjalan pelan menuju anak tangga darurat pertama,


Baru saja Malika menginjakkan kakinya di anak tangga pertama,langkahnya melemah hingga membuatnya hampir terjatuh,


Dan untunglah pak Keenan datang tepat waktu sebelum Malika benar-benar jatuh,


Pak Keenan menangkap tubuh Malika yang hampir terjatuh dari anak tangga,dan untuk kedua kalinya pak Keenan berhasil menyelamatkan Malika saat hendak terjatuh,


"Terimakasih pak,"

__ADS_1


Ucap Malika berterimakasih kepada pak Keenan,


"Lipat sedang di perbaiki,itu sebabnya tidak menyala,"


Ucap pak Keenan menjelaskan bahwa lipat kantor sedang dalam perbaikan,


Dilema untuk Malika saat itu juga,bagaimana dia bisa naik ke atas dalam keadaan kakinya yang ter gilir,


Pak keenan menyuruh Malika untuk naik terlebih dahulu,


Namun Malika tidak menjawab permintaannya,


Menyadari ada yang tidak beres dengan Malika,


Pak Keenan pun langsung memangku Malika menaiki anak tangga darurat,


"Hah"


Malika terkejut dengan aksi pak Keenan kepadanya,


Mimpi apa semalam Malika,


"Astaga pak,turunkan saya,tidak sepantasnya bapak melakukan ini"


Pinta Malika meminta pak Keenan menurunkannya,


Pak Keenan tidak menjawab,karena dia fokus berjalan memangku Malika sampai lantai 1,


Saat tiba di lantai satu,pak Keenan membawa Malika duduk diatas sopa ruang tunggu tamu,disana pak keenan yang sudah menyadari bahwa kaki Malika bermasalah coba membantunya,


Karena kepolosan Malika,


Saat pak keenan duduk dihadapan kakinya coba menampar pak Keenan,


Dan tiba-tiba saja,


"Kreuk.."


Suara tulang kaki Malika yang Ter gilir pun berbunyi,


"Aww"


Malika berteriak kesakitan,


"Sakit"


Ucap Malika,


"Lebih baik sakit sedikit sekarang,daripada selamanya kamu akan merasa kesakitan"


Pak Keenan pun berlalu meninggalkan Malika,


Saat Malika berdiri,


Malika pun sadar,ternyata pak Keenan coba menolongnya membetulkan kakinya yang ter gilir,


"Kakiku,sekarang tidak sakit lagi"


Ucap Malika bahagia karena kakinya sembuh,


"Kau memang terlihat sangat sombong dan dingin pak,tapi ternyata kau sangat baik"


Ucap hati Malika tersenyum mengingat pak Keenan yang telah menolongnya dari lantai bawah sampai tiba dilantai 1,


Malika melihat ke sekitar,


"Untunglah belum ada siapa-siapa,jadi tidak ada yang tahu kalau pak Keenan sudah menolongku"


Ucapnya lagi saat melihat ke arah sekitar,


...

__ADS_1


Tanpa Malika dan pak Keenan sadari,ternyata saat itu Lidya sudah berada disana,dia memotret semua perlakuan pak Keenan kepada Malika,


Lidya sangat dendam kepada Malika,hingga dia akan terus mengganggu Malika sampai malika pergi dari perusahaan dia bekerja


__ADS_2