Kesetiaanku Kebodohanku

Kesetiaanku Kebodohanku
Menyatukan cinta Keenan


__ADS_3

Sebuah pemandangan yang menyayat hati Malika melihat Keenan memeluk Kartika.


Namun dia harus bisa menerima semua itu meski cinta sudah mulai tumbuh di hati Malika,dia harus bisa melupakan cinta se saatnya itu,karena cinta sejatinya hanyalah Nico.


Ya Malika dan Tiara kebetulan berada di taman yang sama dengan Kartika dan Keenan saat itu,


Malika melihat dengan jelas betapa mereka masih saling mencintai satu sama lain.


Salah besar jika seandainya pernikahan terjadi antara dirinya dan Keenan,


Akan banyak hati yang terluka jika seandainya pernikahan itu benar-benar terjadi.


Malika menitikkan air mata saat melihat sepasang kekasih itu berpelukan,entah karena cemburu atau apa,Malika pun tidak mengerti dengan perasaannya.


...


"Maafkan aku Keenan"


Ucap Kartika pada Keenan dengan pelukannya yang erat.


"Kau tidak pantas untuk meminta maaf,justru akulah yang harus meminta maaf padamu"


Jawab Keenan membalas pelukan Kartika padanya.


"Sebenarnya semua yang terjadi di masa lalu..."


"Sut..jangan bicara apapun lagi,aku sudah mengetahui semuanya,"


Keenan menghentikan ucapan Kartika dengan jari telunjuknya pada bibir Kartika,


Dia meminta Kartika untuk tidak membicarakan lagi tentang masa lalunya yang pahit,


Karena dia juga sudah tahu semuanya.


"Jadi kamu juga sudah tahu?"


Tanya Kartika.


"Ya aku sudah melihat semuanya,aku melihat Lidya mengakui semua kesalahannya padamu"


Kartika pun kembali memeluk Keenan.


"Aku sangat merindukanmu dalam setiap waktu,aku sangat mencintaimu"


Ucap Kartika tidak melepaskan pelukannya.


Seketika Keenan pun tersadar jika Malika berada tepat diantar mereka,


Keenan pun terkejut dengan kedatangan Malika dan Tiara.


"Malika"


Ucap Keenan membuat pelukan Kartika pun terlepas.


Malika berjalan menuju Keenan dan Kartika,


"Malika"


Kartika pun tidak menyangka jika Malika berada disana dan melihat semuanya.


"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan Malika"


Kartika coba menepis semua yang terjadi untuk menjaga hati Malika yang kini sedang hilang ingatan.

__ADS_1


Malika pun hanya terdiam menatap Keenan dan Kartika.


"Malika aku..."


"Aku sangat bahagia melihat kalian bahagia"


Sebuah kalimat yang keluar dari mulut Malika membuat semuanya terdiam,apa sebenarnya maksud Malika.


Malika tersenyum pada Keenan dan Kartika,


"Kalian tidak usah takut,aku sangat bahagia untuk cinta kalian yang kembali bersatu"


Ucap Malika sambil memegang tangan Keenan dan Kartika kemudian menyatukannya dalam satu genggaman.


"Tapi kamu.."


"Pak Keenan tidak usah memikirkan saya lagi,jagalah cinta bapak jangan sampai dia pergi lagi"


Jawab Malika dengan senyumnya yang tenang.


"Malika maafkan aku"


Ucap Kartika,


Malika pun meminta untuk tidak meminta maaf padanya,karena dia tahu jika mereka saling mencintai,maka akan salah baginya jika dia hrus memisahkan dua hati yang saling mencintai itu.


Malika pun meminta Keenan untuk segera menikahi Kartika.


Sebuah permintaan yang membuatnya semakin heran dengan tingkah Malika.


"Menikah,tapi aku sudah berjanji pada ibumu untuk menikahi mu"


Ucap Keenan.


"Janji pada ibuku,sudahlah bapak jangan pikirkan semua itu,


"Jadi maksud kamu,ingatanmu sudah kembali"


Malika tersenyum pada Keenan,dia tidak bisa menyembunyikan rahasia ini dari mereka.


"Saya ingin berterimakasih pada bapak,karena selama ini pak Keenan begitu sangat menyayangi dan memperhatikan saya dengan sangat baik dan tulus.hingga jujur ya,


Sebenarnya hati saya memang sudah jatuh hati pada pak Keenan,namun saya menyadari jika perasaan ini salah,maafkan saya pak?"


Ucap Malika menceritakan semua perasaan hatinya pada Keenan.


Keenan yang juga sudah mencintai Malika dibuat dilema antar Kartika dan Malika,


Cinta pertamanya kini telah kembali ke pelukannya,namun cintanya yang baru juga sudah mengakui perasaannya.


Entah apa yang harus Keenan lakukan.


"Menikahlah dengan Kartika,demi saya"


Ucap Malika sebelum dia pergi diantara keduanya.


Malika pun akhirnya pergi dengan pesan terakhir pada Keenan untuk menikahi Kartika.


Malika sangat tahu betul Kartika sangat mencintai Keenan saat dia menceritakan semua masa lalunya tadi pagi.


Malika tidak ingin menjadi penghalang cinta mereka,meski hatinya terluka,namun dia yakin sakitnya tidak akan berlangsung lama,seiring berjalannya waktu,semua akan kembali membaik.


"Aku salut sama kamu Malika"

__ADS_1


Ucap Tiara memuji keberanian Malika mengungkapkan perasaannya pada Keenan dan menyatukan cinta lamanya kembali.


Malika hanya tersenyum mendengar pujian dari sahabatnya itu,


Tiara pun mengajak Malika untuk bernostalgia menemui tempat mereka sering berkumpul dulu.


Tiara dan Malika pergi ke alun-alun kota Bandung,mereka duduk termenung memandang gedung tinggi di depannya.


"Jadi dewasa itu tidak asik ya"


Ucap Malika pada Tiara dengan menahan dagunya.


"Benar Malika,andai selamanya kita menjadi seorang anak kecil,pasti seru ya,kita tidak akan pernah memikirkan sulitnya mencari jati diri"


Disaat kedua termenung akan masa depan mereka dan keinginannya,


Bau aroma donat madu kesukaan Malika tercium dengan sangat kuat,hingga membuat Malika bangkit dari lamunannya.


Malika melihat ke arah aroma donat tersebut dan ternyata


"Ini kue kesukaanmu"


Ucap Nico membawakan sebungkus donat kesukaan Malika.


Malika sangat terkejut dengan kedatangan Nico,


"Nico...kau ada disini?"


Tanya Malika pada Nico,dia tidak menyangka jika Nico ada di hadapannya,


Malika mengingat pemuda yang telah menyelamatkan nya saat di culik oleh Lidya adalah Nico,namun dia mengira jika Nico kembali pergi ke Jakarta bersama Clara,itu sebabnya dia tidak ada menghubunginya.


"Ya ini aku,cintamu"


Senyum Nico kembali setelah sekian lama,Tiara memberitahu Nico jika ingatan Malika sudah kembali,maka dengan segera dia ingin menemui Malika.


Malika pun memeluk Nico dan menangis di bahunya.


"Maafkan aku co,maafkan aku"


Ucap Malika sedih, dia tidak bisa membayangkan jika pernikahan dirinya dengan Keenan benar akan terjadi,


Malika tidak bisa membayangkan itu semua.


Air mata pun tak mampu dia tahan lagi.


"Sudah,kamu jangan bersedih lagi,semua sudah terjadi dan sekarang ingatanmu sudah kembali saja aku sangat bersyukur karena kamu masih mengingatku sebagai kekasihmu"


Jawab Nico mengusap air mata Malika.


Tiara hanya tersenyum bahagia melihat kedua sahabatnya kembali bahagia.


"Tapi bagaimana dengan ibumu sekarang Malika,apa yang akan kamu katakan pada ibumu?"


Tanya Tiara pada Malika mengenai Bu Arum.


Malika pun masih tidak tahu apa yang akan dia bicarakan pada ibunya untuk semua kejadian yang telah terjadi diantara semuanya.


Ingatannya yang sudah kembali berhasil menyatukan cinta Keenan dan Kartika,begitupun dengan cintanya pada Nico,namun di samping itu hal yang paling besar masih belum Malika selesaikan.


Sebenarnya apa alasan Bu Arum tidak mau merestui hubungannya dengan Nico,apa salahnya dan mengapa?


Semua menjadi pikiran Malika saat ini,

__ADS_1


Sebagai sahabat Tiara pun akan selalu mendukung keputusan dan langkah Malika selagi masih berada di jalan yang benar.


,


__ADS_2