
Setelah pindah ke kontrakan, aku melihat istriku sangat antusias menjalani harinya sebagai seorang istri, meskipun jelas dia faham, bahwa aku masih belum mencintainya. Tapi dia tidak pernah menyerah, dia terus berusaha untuk membahagiakanku, dan sikapnya membuatku semakin di hantui rasa bersalah.
Dia terus menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri, tampa rasa lelah, tampa rasa bosan. Sementara aku masih asyik dengan kekasihku Agung. Aku berada di persimpangan jalan yang sulit ku tentukan, aku sungguh kehilangan arah.
Aku ingin sembuh, aku ingin menjadi pria sejati yang bisa hanya setia pada seorang istri, tapi nyatanya inginku sangat sulit untuk di wujudkan. Sulit bagiku berpaling dari Agung yang sudah sekian lama menemani hariku. Ketika di luar rumah aku menikmati siangku bersama Agung, dan ketika di dalam rumah aku menikmati malamku bersama Anjani.
Setiap hari istriku tidak pernah bosan menyiapkan makanan, menyiapkan pakaian, dan menyiapkan segala kebutuhanku. Dia juga tidak pernah absen untuk menyalimiku ketika berangkat dan pulang kerja. Dia menyambutku dengan senyuman manisnya, dia menyiapkan aku air panas untuk mandi. Ah, sungguh istriku adalah istri idaman bagi semua pria normal.
Diapun tidak pernah mengeluh dengan uang belanja yang aku berikan, dia hanya akan tersenyum dan menerima uang belanja yang ku berikan. Padahal sesungguhnya uang gajiku sudah di bagi tiga, uang gajiku di pakai untuk menghidupi keluargaku, di pakai untuk uang peganganku, dan sisanya di berikan kepada Anjani untuk biaya hidup kami sehari-hari.
__ADS_1
Sungguh istriku adalah istri yang sempurna, seperti yang di katakan Ibunya. Aku sering tersenyum sendiri dalam diamku, mengingat sikap manisnya di mataku.
Hidupku ketika di rumah terasa sempurna jika bersama istriku.
Tapi, sungguh aku bingung, ajakan dan godaan dari Agung untuk menuntaskan hasratnya sungguh tidak bisa aku tolak. Hingga suatu hari Agung memanggilku untuk datang ke kosannya, padahal aku sudah berjanji pada istriku untuk konsultasi ke Dokter kandungan, untuk program kehamilan.
Aku bingung, tapi pada akhirnya aku memilih untuk menemui kekasihku, aku tahu Anjani kecewa, tapi jika sudah berhubungan dengan Agung aku bisa melupakan semuanya, termasuk janjiku pada istriku.
Ah ... sial!!!! Aku melihat bayangan istriku pergi tergesa-gesa dari rumah ini, segera aku menyadari rumah ini tidak di kunci dari semenjak aku datang.
__ADS_1
Bagaimana ini?? Apa aku pura-pura tidak tau saja?? Atau saat ini adalah waktunya untukku jujur saja?? Tidak!. Sebaiknya aku diam saja, hingga dia yang bertanya padaku, dan aku akan menjelaskannya. Aku sungguh tidak memiliki keberanian untuk membuka percakapan dengannya.
Hingga aku mengumpulkan segenap keberanianku untuk pulang ke rumah. Aku sungguh takut istriku akan meninggalkan aku. Aku masuk ke dalam rumah, dan ku lihat dia sedang menonton tv dengan tatapan hampa, aku sangat mengerti akan hatinya kini. Dia pasti sangat marah padaku. Tapi aku mencoba bersikap biasa saja, seolah tidak ada yang terjadi. Aku berusaha melewatinya dan langsung masuk kamar mandi, setelah selesai mandi, aku membuka kerudung saji di meja makan, ah, ternyata dia tidak memasak, aku mendongakkan kepala menatapnya yang masih asyik dengan layar tv.
Bahkan ketika aku bertanya kepadanyapun dia tidak menjawabnya sama sekali. Ah, lagi-lagi aku tidak menyukai sikapnya kali ini, entah kenapa? Tapi aku benci ketika dia mendiamkan aku.
Akhirnya aku memutuskan untuk membeli makanan di luar, aku mengajaknya makan bersama, tapi tetap saja dia masih diam. Apa ini karma untukku??? Aku sering mendiamkannya, dan sekarang malah aku yang di diamkan, aku tau hatinya pasti sangat hancur ketika melihat kenyataan bahwa aku pria penyuka sesama.
Manusia memang serakah, kini aku jadi ingin memiliki keduanya, aku tidak ingin kehilangan Agung ataupun Anjani, tapi kini Anjani memdiamkan aku. Bahkan ketika tidurpun dia tidak ingin satu kamar denganku. Bagaimana ini??? Apakah mungkin aku telah mencintai dua orang sekaligus???.
__ADS_1
Bersambung......................
Dukungannya jangan lupa ya readers, like, koment, dan vote sebanyak banyaknya yaaaaaa....