
Wajah pak Sekda merah hitam menahan marah setelah berbicara dengan Mulan di telepon.
"Hasan kamu panggilkan Kuaket dan Camat Samsul" kata pak Sekda pada ajudannya.
"Siap pak" ucap ajudan meninggalkan ruang tamu Sekda.
"Bu hubungi kembali si Andree Lee" perintah pak Sekda.
Beberapa pejabat penting Kota Tapus memandang pak Sekda dengan prihatin.
"Pak sekda...Ada yang bisa kami bantu?" tanya kepala SATPOL PP Kota Tapus.
"Si Mulan minta di nikah hari ini juga" kata pak sekda seperti pada dirinya sendiri.
Ibu susanti menyerahkan teleponnya yang sudah tersambung dengan Andree Lee pada pak sekda.
"Ndree .. bapak mau bicara ... kamu bawa Mulan kerumah sekarang" perintah Sekda.
"Siap pak.." ucap Andree Lee.
"Tapi kaki Saya belum begitu sehat masih perlu perawatan pak Sekda, Permintaan Mulan pernikahan kami di laksanakan di rumah ki Jaka Baya" ucap Andree Lee
"Mulannya mana?" tanya pak sekda.
"Mulan sedang melakukan ritual mandi kembang di rumah ki Jaka Baya" Andree Lee mengarahkan vidio yang memperlihatkan Mulan sedang di mandikan oleh ki Jaka Baya.
"Andree, hentikan ritual kalian dan bawa Mulan ke sini sekarang atau jangan pernah kesini selamanya" ucap pak Sekda sangat marah.
Kemarahan pak sekda bukan saja karena Mulan dan Andree Lee melakukan ritual perdukunan tapi mereka sudah mulai mengatur pak sekda. Handphone lalu di matikan dan di serahkan kembali pada ibu Susanti.
__ADS_1
"Bu.... Bapak percaya dengan isu kalau Mulan yang bersama Andree Lee bukan anak kita" ucap pak sekda pada Susanti.
"Apa tidak terlalu dini mengatakan ini pak, kalau dia bukan anak kita lalu dimana Mulan yang anak kita" tanya Susanti.
"Itu yang jadi masalahnya sekarang, Hmmm kalian sudah tau apa yang terjadi dengan anak kami, ini suatu yang sangat memusingkan. Tapi siapapun adanya Mulan, akan saya nikahkan hari ini juga" kata pak Sekda.
Suasana di ruang tamu makin mencekam melihat perubahan raut wajah pak Sekda, semua tamu tidak berani bicara mereka takut menambah keruh suasana hati pak Sekda.
****
Sementara itu di rumah ki Jaka Baya ratu Ledisya, putri Mulani dan ki Jaka Baya berusaha menyiasati pak Sekda dan ibu Susanti untuk datang kerumah ki Jaka Baya, di ruang khusus praktek ki jaka baya terlihat juga, tiga orang duta bangsa Jarjud dan dua orang Tiraw yang telah di persiapkan untuk menggantikan peran Sekda dan ibu Susanti. Sedangkan ki Jaka Baya sendiri di gagas untuk memerankan Gubernur Sulaiman.
Namun di sisi lain pak Sekda kota tapus menyadari kalau Mulan yang ada bersama Andree Lee bukan Mulan anaknya. sehingga saat Mulan minta pak Sekda nenikahkannya dirumah ki Jaka Baya dengan tegas pak sekda menolak. Menyadari penolakan dari pak Sekda putri Mulani meminta Andree Lee mengawasi situasi di rumah Sekda jika memungkinkan dia sendiri yang akan mengexsekusi pak Sekda dan ibu Susanti.
Dirumah pak Sekda ibu Susanti berkeras untuk memenuhi keinginan Mulan. demikianlah persiapan acara yasinan akhirnya berubah menjadi persiapan pernikahan Mulan. Ajudan Andree Lee yang di tugaskan mengawasi rumah Sekda, mengambil tempat duduk di ruang tunggu. Tak jauh dari seorang gadis yang mengenakan jaket parka merah marun yang duduk menyendiri. Dari balik kaca mata hitamnya Gadis berjaket merah marun mengawasi ajudan Andree Lee yang setiap lima belas menit mengambil vidio lalu melaporkan keadaan pada Andree Lee.
Sehabis sholat Asar di ruang tamu rumah dinas Sekda Kota Tapus, terlihat ibu Susanti matanya mulai berkaca kaca saat Mulan mengancam akan melaksanakan pernikahan di rumah ki Jaka Baya sekalipun tanpa di hadiri pak Sekda dan ibu Susanti.
Pak Sekda mulai luluh untuk mempertimbangkan permintaan istrinya. tepat saat pak Sekda ingin memanggil ajudannya supaya mempersiapkan kendaraan untuk mereka kerumah ki Jaka Baya, ajudanya datang dengan tergesa gesa memasuki ruang tamu.
"Izin pak Sekda... melaporkan kalau di luar nona Mulan telah datang bersama Albara" ucap Ajudan.
Sekda kota tapus dan ibu Susanti seperti tersadar dari mimpi mendengar laporan ajudan Sekda Kota Tapus. tapi berbagai perasaan campur aduk timbul saat menyadari kalau ada dua personal yang sama sama berujud Mulan putri mereka.
"Bawa mereka masuk" ucap sekda Kota Tapus.
Semua yang ada di ruang tamu dengan penuh tanda tanya memandang Mulan dan Albara memasuki ruang tamu.
"Ibu..." Mulan tak bisa menahan diri menghambur memeluk ibu Susanti, hal yang selalu dia lakukan saat dalam kesedihan.
__ADS_1
"Mulan... bukankah kamu bersama Andree Lee nak?" sapa Ibu Susanti.
"Tidak bu.... Mulan tak pernah bersama Andree" ucap Mulan.
Ibu Susanti secara naluriah merasa sangat akrab dengan Mulan, dia merasakan seperti menemukan barang yang hilang. Perlakuan Mulan terhadapnya telah membangkitkan semua kenangan brsama Mulan putrinya.
"Peluk ibu nak" pinta ibu Susanti saat Mulan beralih ke Sekda Kota Tapus.
Mulan kembali menghambur ke pelukan ibu Susanti tangisnya tak bisa di bandung lagi, demikian juga dengan ibu Susanti mereka bertangisan haru.
"Ceritakan apa yang terjadi pada mu nak Mulan" kata pak Sekda dengan air mata juga meleleh membasahi pipinya.
Mulan menceritakan bagaimana dia terkurung di goa Tiraw, hanya bertahan hidup dengan mengkonsumsi jamur dan ikan yang ada di goa. setelah Mulan bercerita maka jelaslah bagi mereka yang hadir kalau Mulan yang selama ini bersama Andree Lee benar benar Mulan jadi jadian.
****
Di ruang tunggu ajudan Andree Lee segera melaporkan akan kedatangan Mulan dengan Albara pada Andree Lee, mendapat laporan dari Andree Lee kalau Mulan ada di rumah dinas, Putri Mulani menjadi makin tak sabar ingin menyingkirkan Sekda Kota Tapus sekeluarga. segera dia menuju ruang khusus di mana ratu Ledisya dan duta bangsa Jarjud berada.
"Bunda Ratu... kebetulan saat ini Mulan juga berada di rumah dinas Sekda, bagaimana kalau Mulani, menyamperi mereka lalu memaksa ibu Susanti mengikuti Mulani ke sini. Dengan adanya ibu susanti kita bisa mengancam Sekda dan Mulan untuk datang kesini" kata putri Mulani.
"Boleh juga, mumpung di sini ada duta bangsa Jarjud, dengan bantuan mereka Mulan akan mudah di taklukkan" ucap Ratu Ledisya.
Ratu Ledisya menyadari kalau Mulan dan Albara memiliki kesakitan tinggi, mangkanya dia berusaha memancing Sekda dan ibu Susanti mendatangi rumah ki Jaka Baya. Jika dia sendiri keluar sekalipun di bantu duta bangsa Jarjud pasti akan menimbulkan kehebohan.
Setelah upaya mereka secara halus menemui kebuntuan. Ratu Ledisya menyetujui ide putri Mulani untuk menculik ibu Susanti lalu memaksa Sekda dan Mulan menyerahkan diri.
"Cuma usahakan putri Mulani tidak melakukan hal yang menarik perhatian, karena semenjak kemaren hingga saat ini awak media juga sedang berkumpul di rumah Sekda untuk memberitakan perkembangan kasus Mulan" saran ki Jaka Baya.
Ki Jaka Baya makin semangat setelah di iming imingi duta bangsa Jarjud, untuk menjadikan dirinya sebagai pemeran pengganti Gubernur Sulaiman terpilih.
__ADS_1
"Apapun caranya angenda pertama kerja sama multi mahluk harus terlaksana dengan sukses, kami pasti akan membantu semua keperluan dalam pelaksanaannya" ucap Duta bangsa Jarjud.