
Selama perjalanan ratu Ristie tidak banyak bicara terlihat jelas ke tidak puasan nya terhadap kebijakan Kaisar, yang memaksakan program serentak birahi pada rakyatnya.
Setelah lama berjalan mereka memasuki lingkungan istana yang sangat megah dengan bangunan bergaya modern.
"Waw Ini bagunan termegah yang pernah Mulan lihat" ucap Mulan saat melihat bangunan istana yang dilengkapi dengan taman yang indah dan pepohonan rindang.
Jaraknya hanya beberapa kilometer ke arah selatan dari hutan bambu yang baru saja mereka lewati. Istana Ristie itulah nama yang tertulis di gerbang masuk komplek, merupakan tempat tinggal resmi keluarga Kaisar Velon Romir.
Memasuki lingkungan istana Mulan makin terperangah dengan kemewahan bangunan. Bangunan ini terlihat menggabungkan tradisi arsitektur islam dan Melayu. Beberapa bahan yang digunakan dalam dekorasi istana tersebut juga sangat mewah antara lain, marmer, granit, kaca, dan sutra terbaik.
Di balik tembok istana, terhampar pula padang rumput yang luas. Sebuah mata air membentuk telaga tidak jauh dari istana mengalir membentuk sungai kecil yang jernih meliuk-liuk di antara rerumputan. Aliran air menuntun ke sebuah tempat yang oleh warga manusia harimau disebut kota Maduni.
Kesenangan Mulan dengan keindahan dan kenyamanan fasilitas istana, harus terganggu dengan kedatangan pengawal ratu Ristie. Mungkin sudah tugas mereka berjaga jaga saat ratu Ristie sudah kembali. Mulai dari gerbang istana hingga pintu masuk bangunan utama sudah dijaga penuh oleh pasukan manusia harimau dengan senjata lengkap.
Dua ajudan Ristie juga sudah mendampingi ratu Ristie siap melaksanakan setiap perintah kapan saja. Ratu Ristie membawa Mulan ke teras belakang lantai dua istana. Merupakan teras dari bangunan utama yang terhubung degan ruang keluarga. Disini kebiasaan ratu Ristie menghabiskan waktu senggang bercengkrama dengan anggota keluarga atau bersama ajudannya.
Istana ratu Ristie yang memiliki luas 48 meter persegi ini benar-benar menawan dan memberikan suasana kemegahan. Pemandangan yang sangat indah di belakang istana terlihat jelas ini paling baik untuk dinikmati dari teras ini di malam hari, ketika lampu lampu di atas padang rumput dinyalajan. Berbagai species binatang buruan yang aktif pada malam hari juga akan terlihat di padang rumput yang hijau.
"Mulan jika kamu butuh makan atau minum, kamu tingal bilang sama pelayan atau kamu bisa bikin sendiri di sana" ucap Ristie menunjukkan sebuah ruangan di sebelah kiri teras.
Seorang ajudan terlihat mendekati meja di mana Mulan dan ratu Ristie duduk.
"Ini pesanan yang mulya Ratu" ucap ajudan menyerahkan sebuah bungkusan.
__ADS_1
"Yang mulya di lobi istana utusan Kaisar Hebel Romir mau menghadap" ucap sang ajudan.
"Iya ... bawa dia kesini" ucap ratu Ristie.
"Mulan ini topeng yang sering saya gunakan saat melakukan penyamaran, silahkan di pakai semoga nyaman dengan nya" ucap Ristie.
Mulan mencoba topeng yang terlihat seperti kulit tipis dan lentur dan pas bangat dengan wajahnya.
"Kamu cantik sekali dengan topeng ini, bahkan kamu tidak terlihat sedang menggunakan topeng, jika suamimu melihat kamu begini pasti tidak akan mengenal kamu lagi" puji Ristie.
Saat itu seorang lelaki tegap di dampingi ajudan Ristie datang menghadap.
"Izin yang mulya, saya di utus menyampaikan kebijakan Kaisar tentang gerakan serentak birahi Nasional" ucap utusan kaisar memberikan sebuah kotak kayu yang di ukir sangat indah, berisi kebijakan Kaisar.
"Ya saya terima dan akan saya pelajari dulu" ucap Ristie.
"Braaaak" Ristie tiba tiba menggebrak meja matanya menjadi merah taring tajam dan kuku telah keluar pertanda dia marah sekali.
"Katakan pada kaisar kalau Ristie tidak akan melakukan sutik hormon gertak birahi, dan tidak akan menghadiri peringatan hari birahi Nasional" ucap ratu Ristie.
"Yang mulya, suami yang mulya Velon Romir sudah tiada, kenapa tidak gunakan hari birahi Nasional untuk mencari jodoh baru" ucap utusan kaisar.
"Seeet Seeet" tiba tiba ratu resti sudah bergerak cepat cakarnya yang tajam telah menancap di kedua bahu utusan kaisar, utusan kaisar tak mampu mengelak dan sebelum dia bisa berbuat apa apa tubuhnya telah di banting ratu Ristie dengan keras.
"Brrrrak" tubuh utusan kaisar terbanting dengan keras.
__ADS_1
Belum sempat dia berdiri tubuhnya telah diseret ratu Ristie lalu di lemparkan keluar istana melalui teras, di susul suara gedebuk yang sangat keras saat tubuhnya menyentuh tanah.
"Hmmmm mereka seperti sengaja memancing keributan" guman Ristie.
Mulan sempat ternganga melihat gerakan ratu Ristie yang sangat cepat, dia sendiri hampir tidak bisa mengikuti gerakannya. Kalau saja Mulan tidak pernah bertemu sebelumnya pastilah Mulan akan menghindar ketakutan saat melihat tempramen ratu Ristie yang telah berubah liar. Tapi karena Mulan sudah bersama ratu Ristie selama sehari semalam perubahan pada ratu Ristie tidaklah begitu menakutkan.
"Saya butuh istirahat, kalian kembali lagi besok pagi" ucap Riste pada dua orang ajudannya.
Setelah Ajudannya pergi ratu Ristie mencoba membuka kotak kayu yang berisi kebijakan kaisar. Sebuah kotak yang di buat khusus untuk orang orang penting. Harum semerbak tercium oleh Mulan saat kotak terbuka.
"Mulan .... tahan napas" kata ratu Ristie kembali menutup kotak kayu di depannya.
Namun terlambat baik ratu Riste atau Mulan sudah sempat mencium wangi wangian yang keluar dari kotak tersebut.
"Keparat.. mereka sangat licik peti ini sudah di bubuhi bubuk hormon gertak birahi" ucap Riste pandang matanya makin buas dan liar.
"Mulan kamu bisa gunakan kamar di sebelah kiri" ratu Ristie menunjukkan sebuah kamar yang bersebelahan dengan dapur keluarga.
Mulan merasa sedikit lega setelah dapat syial dari ratu Ristie, segera saja dia menuju kamar yang di maksud ratu Ristie. Saat Mulan memasuki kamar kembali dia ternganga melihat disein kamar yang sangat mewah, Warna utama desain kamar berwarna silver, membuat kamar ini menjadi lebih glamor, suvenir pribadi, buku, dan Novel novel favorit menjadi unsur terpenting dari desain kamar yang diletakkan di sudut-sudut kamar. Dari kamar ini Mulan juga bisa menikmati pemandangan kerlap-kerlip lampu di area padang rumput yang tiada matinya.
Mulan tidak peduli lagi dengan segala pemandangan, matanya mulai terasa berbinar binar perasaannya mulai berubah, gejolak biologis di tubuhnya mulai tergugah. Saat merasa seperti ini Mulan berharap Albara ada di sampingnya.
Menyadari ada suatu yang janggal dengan dirinya, Mulan mencoba mengatur napas sambil berdo'a supaya selalu di beri keselamatan oleh yang maha Kuasa. Namun setiap upaya yang di lakukan Mulan seperti tidak mengubah keadaan dirinya, justru jiwanya makin bergejolak, ya sebuah gejolak ingin bercinta.
Sehabis mandi Mulan mencoba berbaring, namun kembali gairahnya menggelora, Mulan sangat ingin Albara suaminya ada di sisinya, hingga dia bisa menyentuh tubuhnya, dia ingin menyentuh kulit Albara yang lembut tapi penuh otot ototnya menonjol.
__ADS_1
Biasanya Mulan merasa sangat sedih jika mengalami hal seperti ini, tapi gejolak jiwanya tidak berhenti dengan kesedihannya bahkan gairahnya membuat dia ingin ada laki laki di sisinya, siapapun dia asal sanggup memberikan kepuasan bercinta baginya.